NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

Reporter

Rusia mengerahkan peluncur rudal taktis Iskander-M di wilayah Belgorod, 60 km sebelah timur perbatasan negara Ukraina. Iskander adalah sistem rudal balistik bergerak dengan nama sandi SS-26 Stone oleh NATO, menggantikan rudal Scud Soviet. Foto : wikipedia
Rusia mengerahkan peluncur rudal taktis Iskander-M di wilayah Belgorod, 60 km sebelah timur perbatasan negara Ukraina. Iskander adalah sistem rudal balistik bergerak dengan nama sandi SS-26 Stone oleh NATO, menggantikan rudal Scud Soviet. Foto : wikipedia

TEMPO.CO, Jakarta - Perang Rusia Ukraina memasuki babak baru. Ketua Komite Militer NATO Rob Bauer baru-baru ini mengatakan bahwa aliansi tersebut siap untuk konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina. Bauer adalah seorang laksamana di Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Ia mengatakan kepada saluran televisi Portugis, RTP, bahwa NATO berfokus pada persenjataan kembali karena tujuan strategis Presiden Rusia Vladimir Putin melampaui Ukraina dan mungkin dapat diperluas ke negara-negara tetangga.

Baca: Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Bantuan negara-negara anggota NATO termasuk Amerika Serikat ke Ukraina, seolah tanpa batas. Sejumlah negara mengumumkan akan mengirimkan tank ke Ukraina untuk membantu melawan invasi Rusia. Jerman dan Amerika Serikat adalah dua negara yang akan mengirimkan tank Leopard 2 dan tank Abrams besar-besaran ke Ukraina. 

Selain itu Amerika Serikat akan mengirimkan bantuan militer tambahan senilai US$ 3,75 miliar ke Ukraina, yang mencakup 50 Kendaraan Tempur Infanteri Bradley. Bantuan ini menjadikan keseluruhan bantuan keamanan oleh AS ke Ukraina menjadi sekitar US$ 27,2 miliar sejak Putin melancarkan invasinya Februari lalu ke negara tetangganya itu.

Pada Senin, 30 Januari 2023, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg meminta Korea Selatan mempertimbangkan kembali aturannya untuk tidak mengekspor senjata ke negara-negara yang berkonflik. NATO ingin ekspor senjata ini dapat membantu mempersenjatai Ukraina.

“Saya mendesak Republik Korea untuk melanjutkan dan meningkatkan isu khusus dukungan militer,” katanya dalam sesi tanya jawab setelah berpidato di Chey Institute for Advanced Studies di Seoul.

“Beberapa sekutu NATO yang memiliki kebijakan untuk tidak pernah mengekspor senjata ke negara-negara yang berkonflik telah mengubah kebijakan itu sekarang,” kata Stoltenberg. Ia mengacu pada Jerman, Norwegia, dan Swedia yang sedang mengajukan diri menjadi anggota NATO, sebagai negara yang telah mengubah kebijakan ekspor senjata untuk membantu Ukraina.

“Setelah invasi brutal ke Ukraina, negara-negara ini mengubah kebijakan mereka karena menyadari bahwa ketika Anda menghadapi invasi brutal di mana kekuatan besar Rusia menginvasi negara lain dengan cara terang-terangan seperti yang kita lihat di Ukraina. Jika kita percaya pada kebebasan, demokrasi, jika kita tidak ingin otokrasi dan tirani menang, maka mereka membutuhkan senjata," ujarnya. 

Bulan lalu, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev menyatakan bahwa anggota aliansi militer NATO yang memberikan bantuan kepada Ukraina dapat menjadi target militer yang sah. Medvedev kini menjadi wakil ketua Dewan Keamanan Rusia. Ia mempertanyakan apakah pengiriman senjata ke Ukraina oleh negara-negara NATO dapat dianggap sebagai serangan terhadap Rusia.

"Hari ini pertanyaan utama adalah apakah perang hybrida de facto yang diumumkan di negara kita oleh NATO dapat dianggap sebagai masuknya aliansi ke dalam perang dengan Rusia? Apakah mungkin untuk melihat pengiriman sejumlah besar senjata ke Ukraina sebagai serangan ke Rusia?" ujarnya.

Simak: Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

NEWSWEEK | CNN 








Ukraina Habiskan Rp52 Triliun Per Bulan untuk Kebutuhan Militer

15 menit lalu

Sebuah pembangkit listrik termal dihancurkan oleh serangan udara Rusia di kota Okhtyrka, di wilayah Sumy, Ukraina 14 Maret 2022. Iryna Rybakova/Press service of the Ukrainian Ground Forces/Handout via REUTERS
Ukraina Habiskan Rp52 Triliun Per Bulan untuk Kebutuhan Militer

Menteri Pertahanan Ukraina buka-bukaan soal kebutuhan militer negaranya, termasuk besanya pendanaan di sektor tersebut.


Cerita Mahasiswa Asal Bekasi Puasa di Rusia, Sambil Mengenalkan Masakan Indonesia

12 jam lalu

Mahasiswa Indonesia di Rusia Faiz Arsyad (kanan berbaju hitam) bersantap buka puasa di Hotel Sevastopol bersama kolega pada Jumat, 24 Maret 2023. Sumber: Dokumen Pribadi
Cerita Mahasiswa Asal Bekasi Puasa di Rusia, Sambil Mengenalkan Masakan Indonesia

Mahasiswa Indonesia asal Bekasi di Rusia Faiz Arsyad, harus menjalani puasa Ramadan pada tahun ini sekitar 15 sampai 16 jam setiap harinya - lebih lama dibandingkan menunaikan ibadah di Indonesia.


Dubes Rusia Dipanggil Pemerintah Swedia, Gara-Gara Mengancam Ini

12 jam lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Presiden Finlandia Sauli Niinisto dan Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson menjelang KTT NATO di Madrid, Spanyol 28 Juni 2022. Murat Cetinmuhurdar/Turkish Presidential Press Office/Handout via REUTERS
Dubes Rusia Dipanggil Pemerintah Swedia, Gara-Gara Mengancam Ini

Menteri Luar Negeri Swedia Tobias Billstrom memanggil duta besar Rusia di Stockholm yang mengancam pembalasan militer jika Swedia masuk NATO


Dirut Pupuk Kaltim: Harga Pupuk Makin Gak Karuan, tapi Tahun Ini Mulai Turun

13 jam lalu

Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi. TEMPO/Anton Aprianto
Dirut Pupuk Kaltim: Harga Pupuk Makin Gak Karuan, tapi Tahun Ini Mulai Turun

PT Pupuk Kalimantan Timur, Rahmad Pribadi optimistis harga pupuk akan terus turun dan terjadi rasionalisasi harga pupuk secara global.


Pamer Senjata Nuklir, Rusia Mulai Latihan dengan Rudal Balistik Antarbenua Yars

14 jam lalu

Sistem rudal balistik antarbenua Yars Rusia melaju di sepanjang Lapangan Merah selama parade militer pada Hari Kemenangan, yang menandai peringatan 76 tahun kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia Kedua, di Moskow tengah, Rusia 9 Mei 2021. REUTERS/Maxim Shemetov
Pamer Senjata Nuklir, Rusia Mulai Latihan dengan Rudal Balistik Antarbenua Yars

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pihaknya telah memulai latihan dengan sistem rudal balistik antarbenua Yars, senjata berkekuatan nuklir.


Bos Nuklir PBB Pantau Langsung PLTN Zaporizhzhia di Ukraina

14 jam lalu

Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi berbicara kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy saat mereka mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Air Dnipro, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Zaporizhzhia, Ukraina 27 Maret 2023. Layanan Pers/Handout Kepresidenan Ukraina via REUTERS
Bos Nuklir PBB Pantau Langsung PLTN Zaporizhzhia di Ukraina

Kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi berangkat ke Ukraina tenggara yang diduduki Rusia hari ini untuk mengunjungi PLTN Zaporizhzhia.


Status Keanggotaan NATO Swedia Digantung Turki dan Hungaria

15 jam lalu

Pandangan umum parlemen Hongaria saat memberikan suara untuk ratifikasi keanggotaan NATO Finlandia di Budapest, Hongaria, 27 Maret 2023. REUTERS/Marton Monus
Status Keanggotaan NATO Swedia Digantung Turki dan Hungaria

Swedia dan Finlandia mengajukan permohonan untuk bergabung dengan persekutuan militer NATO tahun lalu menyusul invasi Rusia ke Ukraina.


Ukraina Mulai Gunakan Tank Leopard 2 untuk Tahan Rusia di Bakhmut

16 jam lalu

Tank beraksi saat Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius melihat tank Leopard II yang akan dipasok ke Ukraina di brigade tank Lipperland tentara Jerman dan bagian dari Bundeswehr, di Augustdorf, Jerman, 1 Februari 2023. Jerman akan memasok 14 tank Leopard 2 ke Kyiv. REUTERS/Benjamin Westhoff
Ukraina Mulai Gunakan Tank Leopard 2 untuk Tahan Rusia di Bakhmut

Pasukan Ukraina mulai menggunakan peralatan baru pasokan Barat, termasuk tank canggih Leopard 2 dari Jerman dan bom pintar berpemandu GLSDB dari AS.


Kyiv Minta Warga Rusia Tidak Adopsi Anak-anak Ukraina yang "Dicuri"

16 jam lalu

Anak-anak melepas sepatu mereka di fasilitas untuk orang berkebutuhan khusus, di tengah invasi Rusia ke Ukraina, di Odesa, Ukraina, 6 Juni 2022. REUTERS/Edgar Su
Kyiv Minta Warga Rusia Tidak Adopsi Anak-anak Ukraina yang "Dicuri"

ICC menerbitkan surat yang mendakwa Presiden Putin melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi secara ilegal anak-anak Ukraina ke Rusia.


Rusia dan India Bahas Perluasan Rute Pelayaran Melalui Laut Kutub Utara

16 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi menjelang pertemuan mereka di Hyderabad House di New Delhi, India, 6 Desember 2021. [REUTERS/Adnan Abidi]
Rusia dan India Bahas Perluasan Rute Pelayaran Melalui Laut Kutub Utara

India, yang tidak secara gamblang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina, menjadi pembeli terbesar minyak bumi Rusia setelah China pada 2022