"

Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

Reporter

Tank Leopard 2 menembak selama latihan militer di pangkalan militer tentara Jerman Bundeswehr di Bergen, Jerman, 17 Oktober 2022. REUTERS/Fabian Bimmer
Tank Leopard 2 menembak selama latihan militer di pangkalan militer tentara Jerman Bundeswehr di Bergen, Jerman, 17 Oktober 2022. REUTERS/Fabian Bimmer

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah perusahaan Rusia mengatakan akan menawarkan uang tunai lima juta rubel atau sekitar Rp1 miliar kepada tentara pertama yang menghancurkan atau menangkap tank Leopard 2 buatan Barat di Ukraina.

Baca juga: Boris Johnson: Putin Pernah Mengancam Saya dengan Rudal

Seperti dilansir Reuters Senin 30 Januari 2023, perusahaan Rusia, Fores, sebuah perusahaan yang berbasis di Ural yang membuat proppant untuk industri energi - menawarkan pembayaran tunai kepada tentara Rusia yang "menangkap atau menghancurkan" tank Leopard 2 buatan Jerman atau tank Abrams buatan AS.

Perusahaan mengatakan akan membayar lima juta rubel kepada tentara Rusia pertama yang menghancurkan salah satu tank, dan 500.000 rubel untuk serangan berikutnya. Fores menambahkan akan membayar hadiah 15 juta rubel atau Rp3,2 miliar untuk tentara yang merusak jet tempur buatan Barat, seandainya mereka dikirim ke Ukraina.

Janji ini dilontarkan setelah Kremlin bersumpah pasukan Rusia akan memusnahkan tank Barat yang dikirim ke Ukraina.

Amerika Serikat, Jerman, dan beberapa negara Eropa lainnya bersiap untuk mengirim puluhan tank tempur canggih ke Kyiv selama beberapa bulan ke depan. Bantuan ini diharapkan membantu meningkatkan kapasitas militer Ukraina saat perang mendekati 12 bulan.

Keputusan tersebut dikritik oleh Kremlin sebagai eskalasi yang berbahaya, dan juru bicara Dmitry Peskov mengatakan tank-tank Barat akan "terbakar" di garis depan. Tank-tank tersebut belum dikirim ke Kyiv, dan bisa memakan waktu beberapa bulan sebelum sebagian besar pengiriman yang dijanjikan dikirim.

Sejak awal konflik, kementerian pertahanan Rusia mengklaim telah menghancurkan ratusan senjata Barat.

Kyiv sebelumnya menolak pernyataan tersebut, menyoroti misalnya bahwa Rusia telah mengklaim telah menghancurkan lebih banyak bantalan peluncur roket HIMARS buatan AS daripada yang pernah dikirim ke negara tersebut.

Pengiriman senjata canggih Barat sebelumnya, khususnya HIMARS, disebut mampu membalikkan gelombang perang 11 bulan. Senjata ini membantu Kyiv mengamankan serangkaian kemenangan mengejutkan dan mendorong mundur pasukan Rusia dari wilayah yang direbut pada awal invasi.

Baca juga: Ukraina Klaim Barat Janjikan 321 Tank untuk Lawan Rusia

REUTERS








Duta Besar Rusia Harap Visa on Arrival untuk Warganya Tak Dicabut

10 menit lalu

Petugas menggiring warga negara Rusia berinisial SS (tengah) dan warga negara Australia berinisial JDA (kanan) yang akan dideportasi saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Bali, Selasa, 14 Maret 2023. Imigrasi Denpasar mendeportasi SS karena menyalahgunakan izin tinggalnya dengan bekerja sebagai artis stand-up comedy di Bali serta mendeportasi JDA yang dilimpahkan Polda Bali ke imigrasi karena diduga melakukan tindak pidana narkotika selama berada di Bali. ANTARA/Fikri Yusuf
Duta Besar Rusia Harap Visa on Arrival untuk Warganya Tak Dicabut

Usulan dari Gubernur Bali soal pencabutan VoA bagi WNA Rusia dan Ukraina itu telah disampaikan ke Menteri Hukum dan HAM.


Bank Dunia: Pemulihan dan Pembangunan Kembali Ukraina Butuh US$411 miliar

1 jam lalu

Warga berjalan di samping rumah yang rusak akibat serangan militer Rusia, di kota Hlevakha, di luar Kyiv, Ukraina 26 Januari 2023. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Bank Dunia: Pemulihan dan Pembangunan Kembali Ukraina Butuh US$411 miliar

Ukraina bukan hanya perlu memperbaiki kerusakan fisik tetapi juga membangun ekonomi yang hancur karena invasi Rusia.


Patriark Ekumenis Kecam Dukungan Gereja Ortodoks Rusia atas Konflik Ukraina

2 jam lalu

Perdana Menteri Lituania Ingrida Simonyte dan Patriark Ekumenis Konstantinopel Bartholomew bertemu di kantor pusat pemerintah Lituania di Vilnius, Lituania, 21 Maret 2023. Kantor Perdana Menteri Lituania/Laima Penek/Handout via REUTERS
Patriark Ekumenis Kecam Dukungan Gereja Ortodoks Rusia atas Konflik Ukraina

Menurut Patriark Ekumenis Bartholomew, Gereja Ortodoks Rusia harus ikut bertanggung jawab atas konflik di Ukraina


WNA Bermasalah di Bali: Turis Rusia Kembali Dideportasi, Usulan Pencabutan VoA Sedang Dibahas

11 jam lalu

Ilustrasi wisatawan asing Bali. Dok. Kemenpar
WNA Bermasalah di Bali: Turis Rusia Kembali Dideportasi, Usulan Pencabutan VoA Sedang Dibahas

Di media sosial juga banyak ditemukan unggahan mengenai kegiatan WNA di Bali yang diduga bekerja secara ilegal.


Serangan Drone Rusia Menewaskan Empat Warga Ukraina di Wilayah Kyiv

12 jam lalu

Tim penyelamat bekerja di lokasi bangunan yang rusak berat akibat serangan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia di Ukraina, di kota Rzhyshchiv, di wilayah Kyiv, Ukraina 22 Maret 2023. Layanan pers Layanan Darurat Negara Ukraina/Handout via REUTERS
Serangan Drone Rusia Menewaskan Empat Warga Ukraina di Wilayah Kyiv

Serangan drone itu terjadi ketika Presiden China Xi Jinping meninggalkan Moskow dengan janji persahabatan.


Zelensky Kunjungi Pasukan di Dekat Garis Depan Bakhmut

12 jam lalu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berfoto dengan tentara Ukraina di posisi dekat garis depan, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di wilayah Donetsk, Ukraina 22 Maret 2023. Layanan Pers/Handout Kepresidenan Ukraina via REUTERS
Zelensky Kunjungi Pasukan di Dekat Garis Depan Bakhmut

Kunjungan Zelensky terjadi beberapa hari setelah Putin datang ke Mariupol, wilayah industri Donbas yang diduduki Rusia.


Inggris Kirim Amunisi Berisi Uranium ke Ukraina, Putin: Rusia Harus Menanggapi

21 jam lalu

Tank Challenger 2 Angkatan Darat Inggris tiba di Paldiski, Estonia, 22 Maret 2017.  Inggris mengirim 800 pasukan tempur, tank berat, tank ringan, kendaraan artileri, dan persenjataan lain ke estonia untuk bergabung dengan negara NATO lain. Sean Gallup/Getty Images
Inggris Kirim Amunisi Berisi Uranium ke Ukraina, Putin: Rusia Harus Menanggapi

Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk rencana Inggris untuk mengirim amunisi tank yang mengandung uranium terdeplesi ke Ukraina.


Perang Ukraina: Rusia dan China Makin Lengket, Barat Kirim Rp 238 T dan Tank ke Kyiv

22 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Cina Xi Jinping menghadiri pertemuan di Kremlin di Moskow, Rusia, 20 Maret 2023. Putin mengatakan kepada Xi dalam pertemuannya bahwa dia telah melihat proposal Cina tentang bagaimana menyelesaikan konflik di Ukrain. Sputnik/Sergei Karpukhin/Pool via REUTERS
Perang Ukraina: Rusia dan China Makin Lengket, Barat Kirim Rp 238 T dan Tank ke Kyiv

Putin dan Xi Jinping mempererat Rusia dan China. Barat mengirim bantuan keuangan ratusan triliun dan tank tempur ke Ukraina.


PM Jepang Keliling Situs Pembantaian Bucha, Tunjukkan Solidaritas bagi Ukraina

1 hari lalu

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengunjungi situs kuburan massal, di kota Bucha, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di luar Kyiv, Ukraina 21 Maret 2023. REUTERS/Valentyn Ogirenko
PM Jepang Keliling Situs Pembantaian Bucha, Tunjukkan Solidaritas bagi Ukraina

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida berkeliling kota Bucha dan menggarisbawahi dukungan tegas untuk Ukraina melawan invasi Rusia.


Putin dan Xi Jinping Empat Jam Bahas Gencatan Senjata di Ukraina

1 hari lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin bersalaman dengan Presiden Cina Xi Jinping saat melakukan pertemuan di Kremlin di Moskow, Rusia, 20 Maret 2023. Sputnik/Sergei Karpukhin/Pool via REUTERS
Putin dan Xi Jinping Empat Jam Bahas Gencatan Senjata di Ukraina

Kremlin menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Cina Xi Jinping membahas proposal Beijing untuk gencatan senjata di Ukraina.