Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penembakan Sinagoga, Warga Israel Bakal Diizinkan Bawa Senjata

Reporter

image-gnews
Seorang pria melihat lokasi penangkapan terduga pelaku insiden serangan penembakan di luar Kota Tua Yerusalem 28 Januari 2023. REUTERS/Ronen Zvulun
Seorang pria melihat lokasi penangkapan terduga pelaku insiden serangan penembakan di luar Kota Tua Yerusalem 28 Januari 2023. REUTERS/Ronen Zvulun
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Sabtu malam berjanji akan membalas dengan keras, cepat, dan tepat terkait penembakan di sinagoga Yerusalem Timur pada Jumat malam. Serangan itu menewaskan tujuh warga Israel dan melukai tiga orang lainnya.

"Kami tidak mencari eskalasi, tapi siap untuk skenario apa pun," kata Netanyahu, usai sidang kabinet keamanan pada Sabtu, seperti dikutip dari The Times of Israel.

Dia menambahkan, kabinetnya juga akan menambah pemberian izin senjata bagi warga sipil yang memenuhi syarat untuk membela diri dari serangan.

Kontrol senjata di Israel relatif ketat, dan lisensi senjata api umumnya hanya diberikan kepada mereka yang dapat menunjukkan kebutuhan akan keamanan ekstra dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari mereka.

Pelaku penembakan di depan sinagoga diketahui bernama Alqam Khairi (21). Pelaku yang tewas ditembak polisi Israel itu tak masuk dalam radar pasukan keamanan Israel.

Khairi juga tak berafiliasi dengan faksi perlawanan Palestina mana pun sehingga serangan itu dianggap sebagai aksi individu. Polisi Israel mengatakan Sabtu pagi bahwa mereka telah menahan 42 kerabat dan rekan Khairi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Serangan paling mematikan dalam 30 tahun terakhir itu membuat Israel murka. Negara Yahudi itu pun mengerahkan lebih banyak pasukan ke Tepi Barat.  Seorang juru bicara militer Israel mengatakan, satu batalion tambahan dikirim ke Tepi Barat untuk memperkuat personel yang ada.

Beberapa jam setelahnya, seorang remaja berusia 13 tahun kembali melakukan serangan dengan senjata api yang melukai dua orang di Kota Tua Yerusalem. Kedua serangan mematikan di Israel ditengarai sebagai pembalasan atas kematian 10 warga Palestina di Jenin, Tepi Barat oleh militer Israel. Diantara para korban ada seorang nenek dan dua anak-anak.

Baca juga: Penembakan Terjadi Lagi di Yerusalem, Pelakunya Bocah Palestina 13 Tahun

THE TIMES OF ISRAEL

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ingin Akhiri Perang, Hamas Minta AS Tekan Israel Terima Proposal Gencatan Senjata

1 jam lalu

Ingin Akhiri Perang, Hamas Minta AS Tekan Israel Terima Proposal Gencatan Senjata

Hamas meminta Amerika Serikat ikut menekan Israel agar menerima proposal gencatan senjata guna mengakhiri perang di Gaza.


Pecah Rekor, UNHCR Sebut Pengungsi Tahun Lalu Tembus 117,3 Juta Orang

1 jam lalu

Seorang pengungsi etnis Rohingnya tertidur saat sejumlah pengungsi lainnya menunaikan ibadah shalat berjamaah di tempat penampungan sementara di Desa Karang Gading, Labuhan Deli, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa, 4 Januari 2024. United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) saat ini masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat sekitar untuk memastikan kondisi 157 pengungsi etnis Rohingya mendapatkan keselamatan dan kelayakan tempat tinggal. ANTARA FOTO/Yudi
Pecah Rekor, UNHCR Sebut Pengungsi Tahun Lalu Tembus 117,3 Juta Orang

UNHCR mencatat jumlah orang di dunia yang terpaksa mengungsi pada 2023 mencapai rekor 117,3 jiwa, dengan konflik sebagai faktor pendorong utama.


MUI Sarankan Indonesia Siapkan Diplomasi Jalur Kedua untuk Bela Palestina, Apa Itu?

1 jam lalu

Ratusan massa menggelar aksi bela Palestina di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS), Sabtu, 8 Juni 2024. Massa aksi membawa bendera hitam dan putih dan kain hiam Panjang bertuliskan kalimat syahadat yang dibentangkan di depan Kedubes AS. TEMPO/Martin Yogi Pardamean
MUI Sarankan Indonesia Siapkan Diplomasi Jalur Kedua untuk Bela Palestina, Apa Itu?

MUI menyayangkan ada pihak-pihak yang memanfaatkan penderitaan rakyat Palestina untuk melancarkan agenda khilafah.


Hizbullah Tembakkan 250 Roket ke Israel untuk Balas Dendam Tewasnya Komandan

3 jam lalu

Pria memegang bendera Hizbullah dan Palestina saat pendukung Hizbullah melakukan protes solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Beirut, Lebanon, 27 Oktober 2023. REUTERS/Amr Alfiky/File Foto
Hizbullah Tembakkan 250 Roket ke Israel untuk Balas Dendam Tewasnya Komandan

Hizbullah menembakkan 250 roket dalam sehari ke Israel, terbanyak sepanjang sejarah. Roket-roket ini untuk membalas dendam kematian komandannya.


Prabowo dan MBS Bertemu, Bahas Penguatan Bilateral hingga Isu Palestina

4 jam lalu

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad bin Salman (MBS) bin Abdulaziz Al Saud di Jeddah, Arab Saudi, Rabu, 12 Juni 2024. Foto: Istimewa
Prabowo dan MBS Bertemu, Bahas Penguatan Bilateral hingga Isu Palestina

Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas kenaikan kuota haji 20.000 untuk tahun ini dan implementasi inisiatif Rute Makkah.


Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

6 jam lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Viral Gurauan Siswa SMP Singgung Palestina, Berujung Minta Maaf dan Wajib Lapor

Banyak warganet yang menyayangkan perilaku lima siswa SMP itu, karena dinilai tidak memiliki empati terhadap masyarakat Palestina.


KPAI Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Siswa SMP yang Bercanda soal Konflik Palestina

6 jam lalu

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah (kedua dari kiri), saat memberikan pidato pada konferensi pers Laporan Akhir Tahun KPAI 2023, di Jakarta, Senin (22 Januari 2024). (ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)
KPAI Imbau Masyarakat Tak Sebarkan Video Siswa SMP yang Bercanda soal Konflik Palestina

KPAI mengingatkan bahwa anak-anak yang bercanda soal konflik di Palestina masih di bawah umur.


Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

6 jam lalu

Gerai Starbucks di Jakarta, Minggu, 12 November 2023. Di samping itu, MUI baru saja mengeluarkan fatwa haram untuk sejumlah produk dari perusahaan yang terafiliasi dengan Israel. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Gaduh Boikot Produk Israel, PHRI Minta Pemerintah Klarifikasi dan Dialog dengan Masyarakat

PHRI menyatakan berita-berita boikot di berbagai platform media membuat klarifikasi perusahaan yang dituding terafiliasi dengan Israel tenggelam.


KPAI Kritik Pendidikan Karakter di Indonesia Usai Viral Video Siswa SMP Bercanda soal Palestina

9 jam lalu

Seorang anak Palestina memegang boneka di kamp pengungsi Al-Faraa dekat Tubas, di Tepi Barat yang diduduki Israel pada 10 Juni 2024. Pasukan Israel juga telah menghancurkan infrastruktur kamp, termasuk saluran pembuangan limbah, listrik, dan jaringan air, dan listrik telah diputus. REUTERS/Raneen Sawafta
KPAI Kritik Pendidikan Karakter di Indonesia Usai Viral Video Siswa SMP Bercanda soal Palestina

KPAI menilai kasus siswa SMP yang bercanda soal konflik di Palestina membuktikan kurang optimalnya pendidikan karakter anak di Indonesia.


Siswa SMP 216 yang Bergurau Soal Palestina Dapat Sanksi Wajib Lapor

16 jam lalu

Petugas mengamati suasana SMP 216 Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  menginstruksikan seluruh sekolah untuk meliburkan siswa dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA selama 14 hari guna mengatisipasi penyebaran virus corona COVID-19. ANTARA
Siswa SMP 216 yang Bergurau Soal Palestina Dapat Sanksi Wajib Lapor

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan membina ke lima siswa SMP yang bercanda terhadap konflik di Palestina, termasuk orang tua, sekolah, dan seluruh siswa di sekolah tersebut.