Presiden NUG Berharap Kepemimpinan Indonesia di ASEAN Selesaikan Krisis Myanmar

Keluarga menunggu di luar penjara Insein saat Junta Myanmar membebaskan tahanan termasuk orang-orang yang memprotes kudeta militer, di Yangon, Myanmar 18 Oktober 2021. [REUTERS/Stringer]

TEMPO.CO, Jakarta - Penjabat Presiden National Unity Government (NUG) Myanmar, Duwa Lashi La, meyakini presidensi Indonesia di Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tahun depan, akan membuat banyak perubahan dalam menyelesaikan masalah di Myanmar. Di tengah situasi mengerikan perang junta militer melawan rakyat di Myanmar, ASEAN diharapkan dapat menjadi agen dalam menghentikan krisis ini.

Baca: Myanmar Tak Diundang Lagi ke Bali Democracy Forum

Duwa Lashi La mengatakan, Indonesia memiliki kesamaan nilai dengan Myanmar. Jika ingin berdiri di sisi demokrasi, Indonesia harus berjalan bersama rakyat Myanmar. "Ini mungkin karena kita memiliki pengalaman yang sama: berada di bawah kediktatoran dalam waktu yang lama. Kami yakin kepemimpinan Indonesia akan membuat banyak kemajuan," ujarnya saat wawancara khusus dengan Tempo secara virtual, Jumat, 25 November 2022.

Myanmar dilanda krisis sejak junta militer pada awal tahun lalu menggulingkan pemerintah sipil terpilih yang dipimpin oleh peraih Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi. Gerakan perlawanan termasuk pasukan bersenjata, muncul di sejumlah wilayah di Myanmar. Namun junta militer melawannya dengan kekuatan mematikan. 

NUG didirikan oleh sebagian besar politikus Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) setelah kudeta. Duwa Lashi La diangkat sebagai Wakil Presiden NUG pada 16 April 2021 dan menjadi penjabat presiden setelah Presiden NUG Win Myint ditahan junta militer.

Kepada Tempo, Duwa Lashi La menyebut bahwa Tatmadaw atau Militer Myanmar telah membunuh 2.500 orang serta menangkap dan menahan 13 ribu orang. Dalam beberapa kesempatan, junta kerap membantah menargetkan warga sipil dan hanya merespons serangan "teroris".

Indonesia menerima tongkat estafet keketuaan ASEAN dari Kamboja sekitar tiga pekan lalu. Saat penyerahan presidensi di Phnom Penh, Presiden RI Joko Widodo mengatakan ASEAN harus menjadi kawasan yang stabil, damai, dan menjadi jangkar stabilitas dunia. Mengenai masalah Myanmar, Jokowi menyerukan supaya junta militer dapat mengimplementasikan lima butir konsensus yang disepakati oleh para Pemimpin ASEAN. 

Konsensus dibuat oleh para pemimpin negara-negara anggota ASEAN pada April 2021 dengan lima poin yakni dialog konstruktif, penghentian kekerasan, mediasi antara berbagai pihak, pemberian bantuan kemanusiaan, dan pengiriman Utusan Khusus ke Myanmar. Di bawah keketuaan Indonesia, penerapan konsensus itu akan diawasi oleh para menteri luar negeri anggota ASEAN.

Duwa Lashi La menyatakan, paling tidak Indonesia dapat melakukan tiga hal dalam menyelesaikan krisis Myanmar. Pertama, mendukung pengungsi internal korban bombardir junta militer. Kedua, bekerja sama dengan negara ASEAN lain seperti Thailand untuk program bantuan lintas batas. Ketiga, tekanan langsung baik secara politik atau ekonomi kepada Tatmadaw.

"Kami percaya situasinya akan berubah dan (Indonesia) akan belajar dari Kamboja. Jika Indonesia bersimpati kepada rakyat dan menghormati keinginan rakyat Myanmar, kita bisa menyelesaikan masalah ini," kata Duwa Lashi La.

Untuk keketuaan 2023, Indonesia mengusung tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth. Presiden Jokowi mengatakan, ASEAN harus menjadi kawasan yang bermartabat serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.

Saat ditemui oleh Tempo di kantornya pada Kamis, 1 Desember 2022, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Sidharto R. Suryodipuro menggarisbawahi tantangan beragam yang akan dihadapi Indonesia pada keketuaan ASEAN pada tahun depan, terlepas dari krisis Myanmar. Khusus mengenai krisis Myanmar, Sidharto mengatakan, prinsip umum harus ada dialog dengan semua pihak adalah kepastian.

Sejauh ini, Indonesia belum menentukan secara khusus strategi lebih lanjut dalam menangani Myanmar, termasuk kerangka waktu dalam implementasi konsensus. Sidharto menekankan bahwa segala kesepakatan harus melibatkan seluruh anggota ASEAN. Indonesia, yang memiliki sejumlah pengalaman dalam mediasi konflik akan menangani Myanmar ini dengan berbeda.

Simak: 2.000 Pejuang Dilaporkan Tewas Melawan Junta Myanmar

DANIEL AHMAD | ABDUL MANAN






Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

15 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Jadi Tuan Rumah Asean-BAC, Bos Kadin: Asia Tenggara Episentrum Pertumbuhan Global

1 hari lalu

Jadi Tuan Rumah Asean-BAC, Bos Kadin: Asia Tenggara Episentrum Pertumbuhan Global

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Asean-Business Advisory Council atau BAC 2023.


Tips Harga Motor Bekas Tetap Tinggi

1 hari lalu

Tips Harga Motor Bekas Tetap Tinggi

Konsumen dan pedagang motor bekas sangat jeli dalam melihat rekam jejak servis yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya.


Menlu Retno Marsudi: Krisis Myanmar Tak Mungkin Selesai dalam Setahun

1 hari lalu

Menlu Retno Marsudi: Krisis Myanmar Tak Mungkin Selesai dalam Setahun

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ragu krisis politik yang terjadi di Myanmar dapat selesai dalam satu tahun keketuaan ASEAN.


Heru Budi Hartono Sebut Jakarta Siap Mendukung Serta Sukseskan KTT ASEAN 2023

2 hari lalu

Heru Budi Hartono Sebut Jakarta Siap Mendukung Serta Sukseskan KTT ASEAN 2023

Heru Budi meminta dukungan masyarakat Jakarta untuk memeriahkan hingga rangkaian acara KTT ASEAN berakhir.


Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

2 hari lalu

Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

Jokowi yakin ASEAN akan terus berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik.


Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

2 hari lalu

Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

Jokowi meyakini ASEAN masih penting dan relevan bagi rakyat dan kawasan. Ia yakin ASEAN akan berkontribusi bagi stabilitas di Indo-Pasifik.


Junta Myanmar Gelar Pemilu, Dinilai Hanya Akal-akalan

3 hari lalu

Junta Myanmar Gelar Pemilu, Dinilai Hanya Akal-akalan

Junta militer Myanmar mengumumkan persyaratan, yang dinilai tidak masuk akal, bagi partai politik untuk mengikuti pemilihan tahun ini.


Junta Myanmar Cabut Amnesti untuk Penasehat Ekonomi Suu Kyi Asal Australia

5 hari lalu

Junta Myanmar Cabut Amnesti untuk Penasehat Ekonomi Suu Kyi Asal Australia

Junta Myanmar mencabut amnesti atau pengampunan penjara atas seorang ekonom Australia, Sean Turnell.


PBB: Penanaman Opium Myanmar Melonjak di Bawah Junta Militer

5 hari lalu

PBB: Penanaman Opium Myanmar Melonjak di Bawah Junta Militer

PBB dalam laporannya menyebut penanaman opium di Myanmar melonjak 33 persen pada tahun lalu