2.000 Pejuang Dilaporkan Tewas Melawan Junta Myanmar

Reporter

Duwa Lashi La, penjabat presiden NUG Myanmar

TEMPO.CO, Jakarta - National Unity Government (NUG) mencatat sekurangnya 2.000 warga pejuang pro-demokrasi tewas dalam memerangi junta militer di Myanmar sejak kudeta.

NUG sebagai pemerintah sipil Myanmar yang diakui dunia, juga mendesak sekutu untuk memberikan bantuan militer seperti halnya Ukraina.

Baca juga: Nur Hassan Wirajuda Sarankan Strategi Baru dalam Selesaikan Krisis Myanmar

"Kami menganggap (kematian) sebagai harga yang harus kami bayar," kata penjabat presiden NUG, Duwa Lashi La dalam konferensi Reuters NEXT dari lokasi yang dirahasiakan di Myanmar pada Kamis.

Namun, ia mengatakan pejuang oposisi telah membunuh sekitar 20 ribu tentara junta, meski tidak mungkin untuk mengkonfirmasi angka secara independen.

"Jika saja kami menerima dukungan yang sama seperti yang diterima Ukraina dari AS dan Uni Eropa, penderitaan orang-orang yang dibantai akan segera berhenti," kata dia.

Sementara itu, negara-negara Barat telah menyuarakan dukungan untuk NUG dan memberikan sanksi kepada komandan dan kompi junta.

Namun, mereka telah menghentikan bantuan militer untuk oposisi. Barat mengatakan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara regional (ASEAN) adalah tempat terbaik untuk mengatasi krisis.

Duwa Lashi La merupakan seorang mantan guru dan pengacara berusia tujuh puluhan. Dia meninggalkan rumahnya di Negara Bagian Kachin di Myanmar utara bersama keluarganya.

Militer telah mencap dia dan rekan-rekannya, termasuk Aung San Suu Kyi, sebagai teroris dan melarang warga berkomunikasi dengan mereka. Namun, pemerintah sipil paralelnya mendapat dukungan luas.

Situasi di Myanmar memanas sejak kudeta militer pada Februari tahun lalu. Krisis politik itu menjungkirbalikan Myanmar sebagai negara demokrasi selama satu dekade. Junta bahkan menggunakan kekuatan mematikan untuk menghancurkan protes.

Selain 2.000 kematian dalam pertempuran, lebih dari 2.500 warga sipil tewas. Sebagian besar tewas dalam penumpasan protes. Angka ini dikonfirmasi oleh Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, kelompok hak asasi yang memantau kerusuhan selama aksi menentang junta Myanmar.

PBB mencatat lebih dari 1,3 juta orang telah mengungsi sejak kudeta. PBB juga mempertimbangkan untuk menyebut serangan militer merupakan kejahatan perang.

Baca juga: Myanmar Beri Pengampunan pada Ribuan Tahanan

REUTERS






Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

8 jam lalu

Misi Scholz Cari Dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan Gagal

Misi Kanselir Jerman Olaf Scholz mencari dukungan untuk Ukraina ke Amerika Selatan tampaknya hanya bertepuk sebelah tangan.


Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

10 jam lalu

Rusia Klaim Rebut Benteng Ukraina di Vuhledar

Pasukan Rusia mengklaim menguasai sekitar 25 daerah di Wilayah Kharkiv, setelah menyerang dalam beberapa hari ini.


NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

13 jam lalu

NATO Terang-terangan Siap Perang dengan Rusia, Minta Korsel Bantu Ukraina

NATO menyatakan siap melakukan konfrontasi langsung dengan Rusia di Ukraina.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

14 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

16 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

19 jam lalu

Politisi Prancis Sebut Zelensky Gila Minta Rudal hingga Jet Tempur Barat

Zelensky meminta bantuan jet tempur dari Barat untuk melawan Rusia. Permintaan ini ditertawakan oleh seorang politisi Prancis.


Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

19 jam lalu

Joe Biden Tolak Permintaan Ukraina soal Pengiriman Jet Tempur F-16

Presdien AS Joe Biden menolak permintaan pengiriman jet tempur F-16 seperti yang diminta oleh Ukraina.


NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

1 hari lalu

NATO Desak Korea Selatan Tingkatkan Dukungan Militer untuk Ukraina

Presiden Yoon Suk-yeol mengatakan undang-undang Korea Selatan melarang memasok senjata ke negara yang terlibat konflik, termasuk Ukraina


Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

1 hari lalu

Perusahaan Rusia Janjikan Rp1 Miliar Bagi Tentara yang Hancurkan Tank Leopard 2 Ukraina

Perusahaan Fores mengatakan akan membayar lima juta rubel kepada tentara Rusia pertama yang menghancurkan salah satu tank Leopard 2 Ukraina


Anggota DPR RI Soroti Perang Rusia Ukraina Kian Panas usai Kiriman Tank Barat

1 hari lalu

Anggota DPR RI Soroti Perang Rusia Ukraina Kian Panas usai Kiriman Tank Barat

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar menyoroti perang Rusia Ukraina yang tak kunjung usai.