Anwar Ibrahim Siap Umumkan Susunan Kabinet

Reporter

Anwar Ibrahim melambaikan tangan ke para pendukungnya usai persidangan atas tuduhan sodomi yang dihadapinya di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (9/1). REUTERS/Bazuki Muhammad

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengkonfirmasi susunan kabinet yang baru akan diumumkan pada Jumat sore, 2 Desember 2022. Daftar lengkap dewan menterinya sudah diserahkan ke Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Abdullah dari Pahang.

“Pilihan kita terbatas karena seperti saya katakan sebelumnya, kami tidak ingin terlalu banyak menteri atau duta besar yang berstatus menteri supaya dapat menekan pengeluaran. Saya berharap mereka (anggota Kabinet baru) tetap mengabdi kepada negara sehingga kita bisa fokus membangkitkan perekonomian," kata Anwar dalam sambutannya di acara 'Kenduri Rakyat' usai salat Jumat di Muhammad Al-Fateh, Masjid di Taman Jati, 2 Desember 2022.

Baca juga:Zelensky: Lebih dari 1.300 Tahanan Ukraina Dibebaskan sejak Dimulainya Perang

Anwar mengatakan anggota Kabinet Malaysia yang baru nanti, akan dipanggil untuk menghadiri pertemuan khusus pada Senin, 5 Desember 2022. Pertemuan itu untuk membahas dan menyelesaikan kebijakan baru pemerintah.

Sebelumnya pada Senin, 28 November 2022, usai memimpin dewan kepresidenan Pakatan Harapan sejak diangkat sebagai perdana menteri, Anwar menyebut formulasi kabinetnya berbeda dari sebelumnya. Sebab pemerintahan persatuannya melibatkan banyak pihak, dia pun harus mendengarkan semua pandangan.

"Masalahnya, sekarang kabinet akan dirampingkan,” kata Anwar kepada wartawan di luar markas Partai Keadilan Rakyat (PKR).

Koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin oleh Anwar mencakup empat komponen utama, yakni PKR, Parti Tindak Demokratik (DAP), Amanah, dan Organisasi Persatuan Progresif Kinabalu. Dia juga turut membahas pembentukan dewan menteri ini dengan mitra pemerintah persatuannya seperti dari koalisi Barisan Nasional (BN), Gabungan Parti Serawak (GPS), Gabungan Rakyat Sabah (GRS), serta pihak pendukung lainnya.

Anwar mengatakan, sebelumnya isi kabinet bisa saja mencapai 50, 60, sampai 70 anggota, itu pun belum termasuk utusan khusus dan penasihat. Sedari awal dia menyatakan enggan meniru pendahulunya yang membentuk tim pemerintahan yang jumbo.

Menimang Kabinet Anwar

Spekulasi tarik-menarik kepentingan mengenai siapa yang masuk kabinet Anwar tak terhindarkan seperti peran krusial pihak di luar koalisi utama seperti BN yang menolak dipimpin oleh kubu Perikatan Nasional (PN) di bawah Muhyiddin Yasin, sampai akhirnya menjadikan Anwar sebagai perdana menteri.

Sekjen UMNO Ahmad Maslan menyerukan agar Ketua BN Ahmad Zahid Hamidi diikutsertakan dalam pembahasan susunan kabinet. Sementara pihak yang bertolak-belakang dengan UMNO, mendesak agar Ahmad Zahid tidak dimasukkan dalam kabinet karena kasus hukumnya.

Analis politik dari Universitas Malaysia Sarawak Jeniri Amir yakin Anwar akan dengan bebas memilih dewan menterinya. Dia menilai Anwar bakal menunjuk orang-orang kepercayaannya di Pakatan Harapan, terutama yang memiliki jabatan senior seperti Wakil Presiden PKR Rafizi Ramli atau Sekjen DAP Anthony Loke, Presiden Amanah Mohamad Sabu, hingga tokoh perempuan Yeo Bee Yin.

"Jabatan di kabinet bukanlah ganjaran atas dukungan. Sebaliknya, saya yakin dia akan menunjuk mereka yang benar-benar berkualitas, cocok, berpengalaman, memiliki kualitas kepemimpinan, dan dapat mendukung agendanya sebagai perdana menteri," kata Jeniri Amir kepada Tempo.

Jika Ahmad Zahid tidak diangkat sebagai anggota kabinet, Wakil Presiden UMNO Mohamad Hasan dianggap masih berpeluang diangkat menjadi menteri bahkan mungkin wakil perdana menteri. Namun, Anwar pasti akan mempertimbangkan komposisi keberagaman etnik dalam kabinetnya secara padu dan inklusif.

Anwar telah mengindikasikan proses pembentukan kabinet pemerintahannya tidak akan didasari oleh semacam transaksi dari dukungan politik. Dia meminta pihak dalam pemerintahan persatuan mau bergabung dengan tulus.

“Saya ingin mereka mendukung saya berdasarkan kebijakan saya dan komitmen saya terhadap pemerintahan yang baik. Komitmen saya terhadap gerakan antikorupsi dan untuk menyadarkan ekonomi. Itu yang sebenarnya," kata Anwar.

Anwar tak menampik dia mungkin akan mempertimbangkan satu atau dua sosok yang dia perlukan. Namun dia mengingatkan jangan melihat itu sebagai hadiah pada penguasa politik karena telah mendukungnya.

ASTRO AWANI | DANIEL AHMAD

Baca juga: Komisi Eropa Tak Mau Minta Maaf karena Ungkap Jumlah Korban Tewas di Perang Ukraina

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

11 jam lalu

Tunjuk Putrinya sebagai Penasihat Ekonomi, PM Malaysia Anwar Ibrahim Picu Kontroversi

Anwar Ibrahim mengatakan bahwa Nurul Izzah tidak dibayar untuk peran penasihat senior.


Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

1 hari lalu

Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

Pameran produk ekonomi kreatif Malaysia di Kota Batam direncanakan akan digelar rutin setiap tahun.


Pembakaran Al Quran di Swedia, Anwar Ibrahim Akan Sebar 1 Juta Kitab Suci ke Seluruh Dunia

2 hari lalu

Pembakaran Al Quran di Swedia, Anwar Ibrahim Akan Sebar 1 Juta Kitab Suci ke Seluruh Dunia

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan pendistribusian Al Quran ke seluruh dunia merupakan cara paling jitu untuk menanggapi aksi Paludan


50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

3 hari lalu

50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

Rangkaian acara tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk usaha kreatif pengusaha Malaysia tetapi juga Kota Batam.


Kedutaan Swedia di Malaysia Digeruduk Ormas, Protes Pembakaran Al Quran

4 hari lalu

Kedutaan Swedia di Malaysia Digeruduk Ormas, Protes Pembakaran Al Quran

Sekitar 30 organisasi masyarakat berkumpul di luar Kedutaan Swedia di Kuala Lumpur hari ini untuk memprotes pembakaran Al Quran.


Pengadilan Luksemburg Menangkan Malaysia Melawan Gugatan Rp224 Triliun

4 hari lalu

Pengadilan Luksemburg Menangkan Malaysia Melawan Gugatan Rp224 Triliun

Pengadilan Luksemburg memenangkan Malaysia dari keharusan membayar ganti rugi sebesar hampir Rp224 triliun terhadap keturunan Sultan Sulu


Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer, Terbawa Sampai Malaysia

4 hari lalu

Bocah Bangladesh Main Petak Umpet di Kontainer, Terbawa Sampai Malaysia

Seorang bocah laki-laki di Bangladesh terbawa sampai ke Malaysia saat bermain petak umpet. Ia berada di dalam kontainer selama 6 hari.


Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

5 hari lalu

Inilah Perbandingan Biaya Haji Indonesia dengan Malaysia 2023

Sebagai negara serumpun dengan mayoritas penduduk beragama Islam, perbandingan biaya haji di Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan.


Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

6 hari lalu

Duta Besar Vincent Piket: Tidak Ada Diskriminasi Minyak Sawit

Uni Eropa menegaskan tidak ada diskriminasi minyak sawit, di tengah meningkatnya tensi dengan Indonesia dan Malaysia.


Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

6 hari lalu

Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

Rumah tapak jabatan menteri yang akan dibangun di IKN menelan biaya Rp 537,1 Miliar. Seperti apa fakta rumah tapak jabatan menteri itu? Simak deretan faktanya.