Utusan LGBTQIA+ AS Ditolak MUI, Kemlu Analogikan Buah Tangan Tak Sesuai Budaya

Reporter

Jessica Stern (Twitter/@OutRightIntl)

TEMPO.CO, Jakarta -Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) menanggapi rencana kunjungan Utusan Khusus Amerika Serikat untuk Hak LGBTQIA+ Jessica Stern ke Indonesia. Kedatangan Stern ke Indonesia ini mendapat penolakan dari Majelis Ulama Indonesia.

Baca juga: Kehadirannya Ditolak MUI, Ini Sosok Jessica Stern Utusan Khusus Biden soal LGBTQI+

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, pihaknya masih mengkonfirmasi lawatan itu. Dia tidak mau terlalu berkomentar, tetapi menggambarkan anjangsana itu dengan analogi kunjungan di antara sepasang kawan.

Menurut Faizasyah, jika seseorang mau mengunjungi kawannya, tentunya yang bersangkutan akan mengatur jadwal, tempat, hingga waktu yang sesuai dengan koleganya. Di sisi lain, pihak yang ingin berkunjung juga dapat memberitahukan bahwa ia juga akan melakukan kegiatan lain.

"Karena selain mengujungi teman tersebut ada baik atau eloknya digambari kita akan ketemu siapa sebagai tamu. Demikian kita menghormati dan memberikan penghargaan kepada teman kita yang akan kita kunjungi," kata Faizasyah saat jumpa pers Kemlu RI di Jakarta pada Jumat, 2 Desember 2022.

Faizasyah menambahkan, lazimnya jika seseorang berkunjung kepada seorang kawan, ia juga kerap membawa buah tangan. Saat membawa hadiah itu seseorang harus punya pertimbangan apakah itu cocok dengan kawan yang ingin dia datangi.

"Sebagai teman yang baik tentunya kita tidak akan membawa sesuatu yang tidak berkenan atau tidak disukai, tidak cocok dengan selera dari teman yang akan kita kunjungi," ujar Faizasyah.

"Misalnya teman kita tidak bisa mengkonsumsi makanan yang tidak halal. Akanlah tidak etis, tidak tepat apabila kita membawa sesuatu yang tidak cocok dengan budaya dan tradisi yang ada atau dimiliki teman kita tersebut di situlah peta hubungan teman. Saya rasa menjadi satu logika dalam melihat satu permasalahan."

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyebutkan, Stern akan ke Indonesia pada 7-9 Desember 2022. Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menyatakan, pihaknya menolak dengan tegas recana kunjungan itu.

Kedutaan Besar Amerika Serikat sudah didekati untuk dimintai tanggapan, tapi belum memberikan respons mengenai masalah ini.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, melalui situs resmi menyebutkan, selain mengunjungi Indonesia, beberapa hari sebelumnya utusan khusus soal LGBTQ juga akan melawat ke Vietnam dan Filipina. 

"Selama kunjungannya, Utusan Khusus Stern akan bertemu dengan pejabat pemerintah dan perwakilan dari masyarakat sipil untuk membahas hak asasi manusia, termasuk memajukan HAM bagi LGBTQI+," tulis keterangan tersebut, dikutip, Jumat, 2 Desember 2022.

Jessica Stern ditunjuk langsung oleh Presiden Joe Biden sebagai Utusan Khusus AS untuk memajukan Hak Asasi Manusia Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer, dan Interseks (LGBTQI+) pada Juni 2021. Stern akan mengawasi implementasi Memorandum Presiden 4 Februari 2021 tentang Memajukan Hak Asasi Manusia LGBTQI+ di Seluruh Dunia.

Baca juga: Senat AS Meloloskan RUU Perlindungan Pernikahan Sesama Jenis

DANIEL AHMAD






Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

10 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

11 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

11 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

13 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

14 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

15 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

15 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

16 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

16 jam lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

17 jam lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar