Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Orang-orang memegang papan bertuliskan "Keadilan untuk Mahsa Amini", "Perempuan di Iran harus bebas untuk memutuskan" dan "Kami memiliki hak untuk memutuskan bagaimana kami berpakaian" selama protes atas kematian Mahsa Amini di depan kedutaan besar Iran di Buenos Aires, Argentina, 27 September 2022. REUTERS/Agustin Marcarian

TEMPO.CO, JakartaIran memanggil duta besar Inggris untuk kedua kalinya sejak protes nasional meletus bulan lalu, karena menilai Barat memprovokasi demo yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi.

Iran menuduh musuh termasuk Amerika Serikat mendalangi kerusuhan, yang menandai tantangan terbesar bagi penguasa ulama negara itu dalam beberapa tahun dengan pengunjuk rasa menyerukan kejatuhan Republik Islam.

Orang-orang di seluruh Iran telah bergabung dalam protes sejak Mahsa Amini, 22 tahun, meninggal dalam tahanan polisi moral yang menahannya di Teheran pada 13 September karena "pakaian yang tidak pantas".

Video yang dibagikan di media sosial pada Rabu, 5 Oktober 2022, menunjukkan gadis-gadis sekolah menengah di Teheran melepas jilbab mereka dan meneriakkan "Matilah (Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali) Khamenei".  

Pihak berwenang melancarkan tindakan keras mematikan untuk menekan kerusuhan. Saksi mata mengatakan kepada Reuters polisi anti-huru-hara dikerahkan di beberapa kota pada hari Rabu, khususnya di sekitar universitas - titik fokus protes.

"Ada banyak pasukan keamanan di sekitar Universitas Teheran. Saya bahkan takut untuk meninggalkan kampus. Banyak mobil polisi menunggu di luar untuk menangkap mahasiswa," kata seorang mahasiswa Teheran.

Utusan Inggris, yang sebelumnya dipanggil pada 24 September, dipanggil lagi pada Selasa sebagai reaksi atas "komentar intervensionis" dari kementerian luar negeri Inggris, kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan.

Seorang pejabat senior kementerian luar negeri Iran mengatakan "pernyataan sepihak" oleh Inggris menunjukkan "peran dalam skenario agresif teroris yang aktif melawan Republik Islam", kata Tasnim.

Badan itu tidak merinci tuduhan itu, tetapi pejabat itu menambahkan bahwa Teheran akan mempertimbangkan kemungkinan opsi dalam menanggapi tindakan yang tidak biasa dari Inggris.

Kementerian luar negeri Inggris mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya telah memanggil kuasa usaha Iran atas tindakan keras tersebut, di mana kelompok-kelompok hak asasi mengatakan ribuan telah ditangkap dan ratusan terluka, serta 150 demonstran tewas.  

Iran menuduh Washington berusaha menggunakan kerusuhan untuk mengacaukan negara, menyalahkan kelompok pembangkang bersenjata melakukan kekerasan. Banyak orang Iran, termasuk selebritas, telah mengambil bagian atau menawarkan dukungan untuk protes tersebut.

Dalam rekaman yang dikatakan difilmkan di sebuah sekolah di Shiraz pada hari Selasa, sekitar 50 murid perempuan mengepung seorang anggota Basij yang telah diundang untuk memberikan pidato, meneriakkan "Basij sesat" dan "matilah Ali Khamenei". Basji adalah milisi sukarelawan, yang membantu polisi.

Reuters






Pria Iran Ditembak Mati Saat Merayakan Kemenangan Amerika di Piala Dunia 2022

9 jam lalu

Pria Iran Ditembak Mati Saat Merayakan Kemenangan Amerika di Piala Dunia 2022

Seorang pria di Iran ditembak mati oleh petugas keamanan saat merayakan kemenangan lawannya, Amerika Serikat di Piala Dunia 2022.


Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

18 jam lalu

Top 3 Dunia: Polisi China Buru Peserta Unjuk Rasa, Warga Iran Rayakan Kemenangan AS

Top 3 dunia adalah China memburu peserta unjuk rasa, Anwar Ibrahim dituding jadi agen Israel hingga demonstran Iran merayakan kemenangan AS.


Ukraina dan Inggris Sepakat Kerja Sama Perdagangan Digital

1 hari lalu

Ukraina dan Inggris Sepakat Kerja Sama Perdagangan Digital

Perjanjian dengan Inggris ini merupakan pertama bagi Ukraina, yang mencari dukungan ekonomi setelah invasi Rusia.


Amerika Serikat Lawan Iran di Piala Dunia 2022, Banyak Meme Lucu Tersebar di Media Sosial

1 hari lalu

Amerika Serikat Lawan Iran di Piala Dunia 2022, Banyak Meme Lucu Tersebar di Media Sosial

Beberapa penggemar sepak bola menyebut pertandingan Amerika Serikat melawan Iran di Piala Dunia 2022 sebagai pertandingan 'Piala Perang'.


Piala Dunia 2022 , Demonstran Iran Merayakan Kemenangan AS

1 hari lalu

Piala Dunia 2022 , Demonstran Iran Merayakan Kemenangan AS

Demonstran Iran merayakan kemenangan timnas Amerika Serikat dengan membakar kembang api.


Inggris Panggil Duta Besar China atas Perlakuan terhadap Jurnalis BBC

1 hari lalu

Inggris Panggil Duta Besar China atas Perlakuan terhadap Jurnalis BBC

Menlu Inggris James Cleverly mengatakan dia telah memanggil Dubes China untuk memprotes serangan terhadap jurnalis BBC


Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

1 hari lalu

Amerika Serikat Desak Iran Keluar dari Dewan Hak Perempuan PBB

Masa depan Iran di badan kesetaraan dan pemberdayaan perempuan PBB akan ditentukan pada pertengahan Desember mendatang.


Tim Sepak Bola Iran Akhirnya Nyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2022

1 hari lalu

Tim Sepak Bola Iran Akhirnya Nyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2022

Tim nasional sepak bola Iran akhirnya menyanyikan lagu nasional Iran dalam laga melawan tim nasional sepak bola Amerika Serikat di Piala Dunia 2022


Pesan Haru Carlos Queiroz Usai Timnas Iran Tersingkir di Fase Grup Piala Dunia 2022

1 hari lalu

Pesan Haru Carlos Queiroz Usai Timnas Iran Tersingkir di Fase Grup Piala Dunia 2022

Kekalahan timnas Iran dari Amerika Serikat pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup membuat The Melli mengakhiri impian di Piala Dunia 2022.


Kalahkan Wales 3-0, Inggris Bakal Hadapi Senegal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

1 hari lalu

Kalahkan Wales 3-0, Inggris Bakal Hadapi Senegal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022

Inggris berhasil mengalahkan Wales dengan skor 3-0 pada pertandingan di Stadion Ahmad bin Ali. Hadapi Senegal di 16 besar Piala Dunia 2022.