Kerusuhan di Penjara Ekuador, 15 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Reporter

Anggota keluarga narapidana berkumpul di luar penjara Santo Domingo de los Tsachilas setelah pihak berwenang Ekuador melaporkan bahwa mereka berhasil memadamkan kerusuhan dan menangkap kembali beberapa narapidana yang melarikan diri, di Santo Domingo, Ekuador 9 Mei 2022. REUTERS/Johanna Alarcon

TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya 15 orang tahanan tewas dan banyak yang terluka dalam kerusuhan terbaru di Ekuador. Kerusuhan ini menghantam sistem penjara bermasalah.

Kerusuhan terjadi pada Senin, 3 Oktober di penjara Cotopaxi No 1 di Latacunga.  "Kerusuhan menyebabkan 15 orang tewas dan 20 luka-luka," kata juru bicara SNAI, badan yang mengelola penjara Ekuador.

Lebih dari 400 narapidana tewas dalam kekerasan penjara sejak Februari 2021. Kekerasan ini dikaitkan oleh pemerintah Presiden konservatif Guillermo Lasso dengan perang geng atas kendali wilayah dan rute perdagangan narkoba.

Pihak berwenang sedang berupaya mengidentifikasi mayat-mayat itu, menurut para pejabat. Sementara Oswaldo Coronel, gubernur provinsi Cotopaxi, yang mencakup Latacunga, mengatakan kepada wartawan bahwa keamanan telah dipulihkan.

Coronel mengatakan 14 dari yang terluka telah dibawa ke rumah sakit. Latacunga terletak sekitar 80km (50 mil) selatan ibukota Ekuador, Quito.

Pada Juli, 12 tahanan tewas di sebuah penjara di Santa Domingo. Dua bulan sebelumnya kekerasan serupa terjadi di lembaga yang sama dengan menewaskan 43 orang pada Mei.

Komisi Hak Asasi Manusia Inter-Amerika mengatakan Ekuador tidak memiliki kebijakan komprehensif untuk sistem penjaranya. Para narapidana juga dibiarkan dalam gedung yang penuh sesak dan berbahaya.

Keluarga percaya jumlah mereka yang tewas dalam kerusuhan penjara jauh lebih tinggi. Mereka menyerukan reformasi sistem. Bersama-sama mereka telah membentuk Komite Keluarga untuk Keadilan di Penjara yang menuntut negara bertanggung jawab atas kelalaian selama beberapa dekade itu.

Ada sekitar 33.500 orang di penjara Ekuador. Jumlah ini 11,3 persen di luar kapasitas maksimum, menurut angka resmi.

Baca: Aksi Protes di Ekuador Mulai Berdampak ke Sektor Bisnis

AL JAZEERA






Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditangkap, 4 Kali Gasak Apple MacBook di Tangerang

2 hari lalu

Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Ditangkap, 4 Kali Gasak Apple MacBook di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap PA (22), pencuri spesialis pecah kaca mobil yang beraksi di empat lokasi selama bulan November ini.


Prediksi Piala Dunia 2022 Ekuador vs Senegal, Duel Penentu ke Babak 16 Besar

2 hari lalu

Prediksi Piala Dunia 2022 Ekuador vs Senegal, Duel Penentu ke Babak 16 Besar

Duel Ekuador vs Senegal dalam pertandingan terakhir Grup A Piala Dunia 2022 di Stadion Internasional Khalifa, Selasa, 29 November pukul 22.00 WIB,


Ron Vlaar Hadiri Nobar Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador di GBK, Ini Prediksinya

6 hari lalu

Ron Vlaar Hadiri Nobar Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador di GBK, Ini Prediksinya

Legenda Timnas Belanda, Ron Vlaar, menilai skuad yang dibawa Louis van Gaal ke Piala Dunia 2022 berisi para pemain berkualitas.


3 Sindikat Pembobol ATM di Jakarta Barat Ditangkap, Incar ATM Terpencil

6 hari lalu

3 Sindikat Pembobol ATM di Jakarta Barat Ditangkap, Incar ATM Terpencil

Sebanyak 11 tersangka pembobol ATM ditangkap. Mereka terancam sembilan tahun penjara.


11 Pelaku dari 3 Kelompok Pembobol ATM Ditangkap, Raup Rp 400 Juta

7 hari lalu

11 Pelaku dari 3 Kelompok Pembobol ATM Ditangkap, Raup Rp 400 Juta

Sebelas pelaku yang tergabung ke dalam tiga kelompok sindikat pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri atau pembobol ATM ditangkap polisi.


Harun Yahya hingga Chamoy Thipyaso Divonis Penjara Sampai Ribuan Tahun

9 hari lalu

Harun Yahya hingga Chamoy Thipyaso Divonis Penjara Sampai Ribuan Tahun

Harun Yahya, pemimpin sekte di Turki, hingga Chamoy Thipyaso penipu belasan ribu masyarakat Thailand, dijatuhi hukuman penjara hingga ribuan tahun.


Vonis Penjara Harun Yahya 8.658 Tahun, Begini Rangkaian Modus Pemerasannya

10 hari lalu

Vonis Penjara Harun Yahya 8.658 Tahun, Begini Rangkaian Modus Pemerasannya

Adnan Oktar alias Harun Yahya dijatuhi hukuman penjara 8.658 tahun oleh Pengadilan Istanbul, Turkiye. Begini modus pemerasan yang dilakukannya.


Myanmar Beri Pengampunan pada Ribuan Tahanan

14 hari lalu

Myanmar Beri Pengampunan pada Ribuan Tahanan

Di antara ribuan tahanan yang mendapat pengampunan dari Pemerintah Myanmar adalah tahanan WNA.


Warga Cina Divonis 20 Tahun Penjara dengan Tuduhan Mencuri Data Perdagangan

14 hari lalu

Warga Cina Divonis 20 Tahun Penjara dengan Tuduhan Mencuri Data Perdagangan

Xu dihukum penjara 20 tahun atas tuduhan merencanakan mencuri rahasia perdagangan sejumlah perusahaan penerbangan Amerika Serikat


Siap-siap Tonton Qatar vs Ekuador Pertandingan Pembuka Piala Dunia 2022, Sama-sama untuk Pembuktian

15 hari lalu

Siap-siap Tonton Qatar vs Ekuador Pertandingan Pembuka Piala Dunia 2022, Sama-sama untuk Pembuktian

Qatar memiliki misi untuk menang di laga perdana mereka dalam Piala Dunia. Sedangkan, Ekuador memiliki misi kembali di Piala Dunia 2022 ini.