Paus Memohon Putin dan Zelensky Setop Perang Rusia Ukraina

Reporter

Umat berkumpul di Lapangan Santo Petrus saat Paus Fransiskus memimpin misa Minggu Palma di Vatikan 29 Maret 2015. REUTERS/Max Rossi - RTR4VBST

TEMPO.CO, Jakarta - Paus Fransiskus untuk pertama kalinya secara langsung mengimbau Presiden Rusia Vladimir Putin menghentikan perang Rusia Ukraina. Paus mengatakan bahwa dia dihantui oleh sungai darah dan air mata.

Kepala Gereja Katolik juga mengutuk pencaplokan empat wilayah Ukraina. Dia mengatakan pencaplokan wilayah itu berisiko meningkatkan eskalasi nuklir dan mendesak Putin memikirkan bangsanya sendiri. Pernyataan itu diungkapkan Paus dalam pidato yang didedikasikan untuk Ukraina di Lapangan Santo Petrus.

Seorang pejabat Vatikan mengatakan pidato yang berapi-api itu begitu suram sehingga mengingatkan pada seruan perdamaian radio oleh Paus Yohanes XXIII pada tahun 1962 selama Krisis Rudal Kuba. Paus Francis sering mengutuk invasi Rusia ke Ukraina dan kematian yang disebabkannya, tetapi permohonan itu adalah pertama kalinya yang diajukan secara pribadi langsung kepada Putin.

“Permohonan saya terutama ditujukan kepada Presiden Federasi Rusia, memohon dia untuk menghentikan spiral kekerasan dan kematian ini, bahkan karena cinta kepada rakyatnya sendiri,” kata Paus Fransiskus.

Dia juga meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mempertimbangkan proposal untuk menghentikan pertempuran. “Di sisi lain, menderita oleh penderitaan besar penduduk Ukraina setelah agresi yang dideritanya, saya menyampaikan seruan yang sama harapannya kepada Presiden Ukraina untuk terbuka terhadap proposal perdamaian yang serius,” katanya.

Dia membuat seruan dalam nama Tuhan untuk mengakhiri konflik. Menurut Paus perang Rusia Ukraina tidak masuk akal dan dunia mempertaruhkan konflik nuklir. Fransiskus kemudian men-tweet seruan kepada kedua pemimpin itu dalam bahasa Rusia dan Ukraina.

Dua hari lalu, Putin memproklamirkan pencaplokan empat wilayah Ukraina yang diduduki sebagian. Putin mengatakan penduduk wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson, dan Zaporizhia yang diduduki Ukraina sebagai warga negara Rusia selamanya.

Ukraina dan sekutu Barat mengutuk pencaplokan itu sebagai tindakan ilegal. Kyiv mengatakan akan terus berjuang untuk merebut kembali semua wilayah Ukraina yang diduduki oleh Rusia.

“Saya sangat menyesalkan situasi buruk yang telah tercipta dalam beberapa hari terakhir, dengan lebih banyak tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional,” kata Paus Fransiskus.

Ihwal etnis Rusia yang tinggal di Ukraina, Paus Fransiskus mengatakan perlu juga menghormati hak-hak minoritas dan kekhawatiran mereka. 

Paus Fransiskus mengatakan "menyedihkan" bahwa dunia belajar tentang geografi Ukraina melalui nama-nama tempat seperti Bucha, Irpin, Mariupol, Izyum, Zaporizhzhia dan tempat-tempat lain di mana orang-orang menderita. "Penderitaan dan ketakutan yang tak terlukiskan," ujar Paus.

Baca: Konsulat Rusia di New York Dicoret-coret Cat Merah, Buntut Putin Caplok Ukraina

AL JAZEERA






Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

3 jam lalu

Zelensky Tantang Elon Musk Datang ke Ukraina, Tolak Damai dengan Rusia

Zelensky menolak usulan Elon Musk soal perdamaian dengan Rusia. Ia menyuruh Elon Musk untuk datang ke Ukraina.


Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

6 jam lalu

Joe Biden Calonkan Lynne Tracy Jadi Duta Besar Amerika untuk Rusia

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia saat ini menjadi salah satu jabatan diplomatik Amerika yang paling penting dan menantang.


Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

7 jam lalu

Mantan Presiden China Jiang Zemin Wafat, Putin: Dia Teman Baik Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin adalah salah satu pemimpin dunia pertama yang memberikan penghormatan terakhir terhadap eks presiden China Jiang Zemin


Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

7 jam lalu

Patung Catherine yang Agung dari Kekaisaran Rusia Dipindahkan

Dewan Kota Odesa di selatan Ukraina memutuskan untuk merelokasi ke museum patung Catherine yang Agung dari Rusia.


Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

9 jam lalu

Menlu Rusia Buka Suara Soal Nuklir, Hindari Konfrontasi dengan Negara Besar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan pentingnya menghindari segala jenis konfrontasi militer antara kekuatan nuklir.


Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

11 jam lalu

Bom Surat di Kedubes Ukraina di Spanyol Meledak, Seorang Pegawai Terluka

Sebuah bom yang dikirim melalui surat meledak di Kedubes Ukraina di Spanyol. Seorang petugas keamanan terluka.


PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

11 jam lalu

PBB Upayakan Ekspor Amonia dari Rusia ke Ukraina Dibuka Lagi

Amonia adalah bahan utama untuk pupuk nitrat. PBB sedang mengupayakan agar ekspor ammonia berjalan lagi.


NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

14 jam lalu

NATO: Putin Paksa Warga Ukraina Membeku di Musim Dingin

Pemimpin NATO Jens Stoltenberg menyebut Putin menggunakan musim dingin yang turun sebagai "senjata perang".


Rusia Punya 6.000 Hulu Ledak, Bakal Fokus Kembangkan Senjata Nuklir 2023

15 jam lalu

Rusia Punya 6.000 Hulu Ledak, Bakal Fokus Kembangkan Senjata Nuklir 2023

Rusia akan fokus mengembangkan senjata nuklir tahun depan dengan membangun infrastruktur.


Kepala Intel Putin Bahas Nuklir dan Ukraina dengan Direktur CIA

1 hari lalu

Kepala Intel Putin Bahas Nuklir dan Ukraina dengan Direktur CIA

Kepala badan intelijen luar negeri Rusia membahas masalah nuklir dan Ukraina dalam pertemuan dengan Direktur CIA di Turki