TKI Asal Bali Sakit Parah di Turki, Surati Jokowi Ingin Pulang ke Indonesia

Reporter

Warga melambaikan bendera Turki saat menunggu waktu salat Jumat pertama di Hagia Sophia yang kini resmi dijadikan masjid, di Istanbul, Turki, 24 Juli 2020. REUTERS/Umit Bektas

TEMPO.CO, Jakarta - Kisah tenaga kerja Indonesia atau TKI yang terlantar di luar negeri kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah I Gusti Ayu Vira Wijayantari, perempuan asal Bali yang bekerja sebagai terapis spa di Turki.

Dilansir dari Antara, Vira, nama panggilannya, sempat menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo. Surat itu ditembuskan kepada Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Dalam suratnya, Vira asal Bangli ini, meminta agar dipulangkan ke Indonesia. Surat itu ditulis pada 14 Agustus 2022.

Dalam suratnya, Vira menceritakan kronologi hingga dia bekerja di Turki. Dia mengaku mengalami eksploitasi hingga pelecehan seksual.

Di salah satu tempat kerjanya, Hotel Lonicera, Vira bekerja lebih dari 8 jam sehari. Ia juga menyatakan kesulitan mendapat hari libur serta gaji yang diterima tidak sesuai kontrak dan sering dibayar telat.

Namun, saat dia mencoba berdiskusi dengan agen penyalurnya dari Bali, pekerja migran Indonesia ini tidak menemukan solusi. Agen penyalurnya bernama Anak Agung Raka Murtini, yang di dalam suratnya disebut Bu Gung, justru meminta Vira tetap bekerja terlepas dari kondisi kesehatannya yang memburuk dan hak-haknya sebagai pekerja tidak terpenuhi.

Oleh karena itu, Vira kabur dari tempat kerjanya yang pertama. Dia berharap mendapat pekerjaan lebih baik hingga ia pindah kerja sebanyak empat kali.

Di tempat kerja yang ketiga, Vira mengaku sempat menerima pelecehan dari kliennya. Saat melapor ke atasan, aduan itu tidak ditindaklanjuti oleh perusahaan.

Di tempat kerja terakhir, Vira mengaku mendapat perlakuan lebih baik dari atasan dan perusahaan. Namun, kesehatannya memburuk dalam waktu sebulan terakhir.

“Pada 18 Juli 2022, saya muntah darah, sekitar 2 minggu saya muntah-muntah, dan saya tidak dapat berjalan karena masalah di perut dan paru-paru. Hingga 13 Agustus, saya belum dapat bekerja sebagaimana mestinya,” tulis Vira di dalam suratnya.

Oleh karena itu, ia memohon kepada Presiden Jokowi agar dapat memulangkan dirinya kembali ke rumahnya di Bangli, Bali.

Menurut Kementerian Luar Negeri, aduan Vira sudah ditindaklanjuti oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara, Turki. KBRI berupaya membawa Vira ke tempat penampungan atau shelter.

Upaya itu bertujuan untuk memastikan perlindungan terhadap Vira. “Kasus ini sudah ditangani KBRI Ankara, (saat ini Vira) sedang diupayakan dibawa ke shelter (di KBRI Ankara),” kata Direktur perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI Judha Nugraha saat dihubungi di Denpasar, Selasa, 16 Agustus 2022.

Ia juga menyampaikan Kementerian Luar Negeri RI telah menghubungi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bali untuk memeriksa perekrut. Bila ditemukan pelanggaran maka akan ditindak tegas.

Sebelumnya, sejumlah pekerja migran Indonesia atau PMI asal Bali di Inggris juga terlantar. Mereka terjerat utang hingga puluhan juta rupiah kepada perusahaan perekrut. Dana itu untuk membayar visa hingga tiket pesawat.

Baca: Nestapa TKI Pemetik Buah di Inggris, Terpaksa Gadaikan Rumah setelah Terlilit Utang

ANTARA 






Kemendagri: Kepres Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Terbit Pekan Depan

2 jam lalu

Kemendagri: Kepres Soal Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan Terbit Pekan Depan

Kepres Jokowi soal Pj Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan diperkirakan akan terbit pekan depan. Heru Budi Hartono dikabarkan akan mengisi kursi itu.


Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

4 jam lalu

Kata KSAL Yudo Margono Soal Panglima TNI. Kandidat Terkuat?

Apa jawaban Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono soal calon Panglima TNI? Mengapa nama Yudo penting untuk dipertimbangkan Jokowi?


Pertugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

9 jam lalu

Pertugas Imigrasi Sering Tanyakan Soal ini Bagi Pemohon Paspor

Berikut pertanyaan yang paling sering ditanyakan saat membuat paspor untuk kepentingan berlibur, pendidikan dan bekerja. Apa saja?


ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

10 jam lalu

ESDM Sebut RI Tak Akan Bangun PLTU Baru Kecuali Proyek Strategis Nasional

Kementerian ESDM menyatakan pembangunan PLTU yang sudah ada dalam proyek strategis nasional tetap dijalankan.


Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

10 jam lalu

Kemendagri Serahkan 3 Calon Pj Gubernur DKI Pengganti Anies ke Jokowi, Sesuai Usulan DPRD

Kemendagri telah menyerahkan tiga nama calon Penjabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi.


Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

1 hari lalu

Polri Sebut Aturan Pengamanan Sepak Bola Belum Selaras dengan Regulasi FIFA

Mabes Polri yang diwakilkan Wakil Komandan Korps Brimob menyatakan sudah ada prosedur pengamanan, tapi belum selaras dengan FIFA.


Anggaran KUR Pertanian 2023 Akan Ditambah Jadi Rp 100 T, Mentan: Terobosan Jokowi yang..

1 hari lalu

Anggaran KUR Pertanian 2023 Akan Ditambah Jadi Rp 100 T, Mentan: Terobosan Jokowi yang..

Pemerintah akan menambah alokasi anggaran KUR di sektor pertanian tahun depan menjadi Rp 100 triliun. Apa sebabnya?


Mentan Akan Tarik Penyuluh Pertanian di Bawah Koordinasi Kementan

1 hari lalu

Mentan Akan Tarik Penyuluh Pertanian di Bawah Koordinasi Kementan

Mentan mengaku, ia telah menyampaikan keinginan itu sejak bertahun-tahun lalu.


Ketua MPR RI Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

1 hari lalu

Ketua MPR RI Apresiasi Parlemen Turki Dukung Pembentukan Forum MPR Dunia

MPR RI menyambut baik rencana kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia


Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

1 hari lalu

Penjelasan Setpres soal Momen Jokowi Tak Salami Kapolri di HUT TNI

Kejadian tersebut terjadi selepas Jokowi menyaksikan parade defile dari TNI dari atas mimbar yang ada di depan Istana.