Ledakan di Pemukiman Syiah Kabul Tewaskan 8 Warga, IS Klaim Bertanggung Jawab

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Pejuang Taliban berjaga di dalam Masjid Shah-e Doh Shamshira, saat berlangsungnya pelaksanaan salat Idul Adha di Kabul, Afghanistan, 9 Juli 2022. REUTERS/Ali Khara

TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok militan Negara Islam (IS) mengaku bertanggung jawab atas ledakan mematikan di daerah pemukiman penganut Syiah di Kabul, Jumat, 6 Agustus 2022.

Polisi Afghanistan mengatakan sedikitnya delapan orang tewas dan 18 luka-luka dalam ledakan itu. Kelompok militan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 20 orang tewas dan terluka dalam serangan di Kabul barat itu.

"Ledakan itu terjadi di tempat ramai," kata juru bicara polisi Khalid Zadran.

Video yang diunggah di media sosial konon dari lokasi ledakan, menunjukkan orang-orang bergegas untuk membantu yang terluka setelah insiden itu.

Seorang pejabat senior keamanan Taliban, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan penyelidikan utama mengungkapkan bahwa bahan peledak ditempatkan di gerobak sayur dan ledakan itu mengakibatkan melukai lebih dari 50 orang, termasuk wanita dan anak-anak.

"Kemungkinan jumlah korban tewas akan bertambah karena sebagian besar korban luka dalam kondisi kritis," katanya.

Afiliasi ISIS yang beroperasi di Afghanistan sejak 2014 dipandang sebagai tantangan keamanan paling serius di negara itu sejak Taliban berkuasa pada Agustus tahun lalu.

Kelompok militan garis keras ISIS telah mengklaim serangan baru-baru ini, terutama terhadap komunitas minoritas Syiah.

Reuters






Turki Serang Pos Militer di Allepo, Tiga Tentara Suriah Tewas

5 jam lalu

Turki Serang Pos Militer di Allepo, Tiga Tentara Suriah Tewas

Tiga tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan udara Turki di pos-pos militer di pedesaan Aleppo


Australia Tampung Atlet Olimpiade Afghanistan

7 jam lalu

Australia Tampung Atlet Olimpiade Afghanistan

Australia menampung sejumlah atlet Afghanistan termasuk pembawa bendera Olimpiade Kimia Yousofi yang melarikan diri dari Taliban


Peringati Setahun Berkuasa, Taliban Umumkan 15 Agustus Hari Libur Nasional Afghanistan

2 hari lalu

Peringati Setahun Berkuasa, Taliban Umumkan 15 Agustus Hari Libur Nasional Afghanistan

Memperingati satu tahun keberhasilan pengambilalihan Afghanistan, Taliban mengumumkan tanggal 15 Agustus 2022 sebagai hari libur nasional


71 Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan yang Dibekukan

5 hari lalu

71 Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan yang Dibekukan

Sebanyak 71 ekonom dari Amerika Serikat (AS) maupun internasional mendesak AS untuk mengembalikan aset Afghanistan senilai US$7 miliar


Pemimpin ISIS Tewas Meledakkan Diri di Suriah

6 hari lalu

Pemimpin ISIS Tewas Meledakkan Diri di Suriah

Pemimpin ISIS Abu Salem Al-Iraqi tewas dengan cara meledakkan diri dengan sabuk berisi bom di Suriah.


42 Tentara Mali Tewas Diserang Teroris Afiliasi ISIS

6 hari lalu

42 Tentara Mali Tewas Diserang Teroris Afiliasi ISIS

Empat puluh dua tentara Mali tewas dan 22 terluka dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok teroris afiliasi ISIS, sementara 37 perusuh tewas


Tersangka Pembunuhan 4 Muslim di New Mexico Ditangkap

7 hari lalu

Tersangka Pembunuhan 4 Muslim di New Mexico Ditangkap

Polisi di New Mexico menangkap Muhammad Syed yang mereka sebut tersangka utama dalam penembakan fatal terhadap empat pria Muslim di Albuquerque


1 Tahun Taliban Berkuasa, Wanita Afghanistan Masih Memperjuangkan Haknya

8 hari lalu

1 Tahun Taliban Berkuasa, Wanita Afghanistan Masih Memperjuangkan Haknya

Taliban berkuasa di Afghanistan dalam setahun ini dan kaum wanita berjuang untuk mendapatkan hak, termasuk dalam bidang pendidikan dan pekerjaan.


Ledakan Kembali Menghantam Kabul, Targetkan Kaum Syiah Afghanistan

10 hari lalu

Ledakan Kembali Menghantam Kabul, Targetkan Kaum Syiah Afghanistan

Ibu kota Afghanistan, Kabul kembali dihantam ledakan. Sejumlah umat Syiah diperkirakan menjadi korban.


Gerakkan Puluhan Ribu Pendukung Jumatan di Lapangan Saddam, Siapa Moqtada al-Sadr?

11 hari lalu

Gerakkan Puluhan Ribu Pendukung Jumatan di Lapangan Saddam, Siapa Moqtada al-Sadr?

Puluhan ribu pengikut ulama Syiah, Moqtada al-Sadr, salat Jumat di lapangan Saddam di Baghdad, bagian dari upaya gagalkan pembentukan pemerintahan