Turki Blokir Akses VOA dan Deutsche Welle, Erdogan Makin Represif?

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara selama konferensi pers setelah KTT NATO, di Brussels, Belgia, 24 Maret 2022. REUTERS/Gonzalo Fuentes/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta -  Turki telah memblokir akses ke Voice of America yang berbasis di AS dan radio Jerman Deutsche Welle karena tidak mengajukan lisensi.

Pada bulan Februari, Deutsche Welle dan Voice of America (VOA) mengatakan mereka tidak akan mengajukan izin di Turki seperti yang diminta oleh pengawas media Turki RTUK di bawah undang-undang peraturan media negara itu, yang dianggap bertujuan untuk meningkatkan penyensoran.

Ilhan Tasci, anggota dewan RTUK dari oposisi utama CHP, mengatakan di Twitter bahwa akses ke layanan bahasa Turki Deutsche Welle, DW Turkce, dan VOA telah diblokir berdasarkan keputusan pengadilan.

"Akses ke DW Turkce dan Voice of America, yang tidak mengajukan izin, telah diblokir oleh Pengadilan Kriminal Perdamaian Ankara, atas permintaan dewan RTUK," kata Tasci.

"Inilah kebebasan pers dan demokrasi maju Anda!" kata dia menambahkan.

Sebagian besar media arus utama Turki dipandang dekat pemerintah, dengan liputan yang mendukung Presiden Tayyip Erdogan dan sekutunya. Akibatnya, banyak orang Turki memilih media alternatif, beberapa milik asing, dan media sosial untuk berita.

RTUK, yang dewan pembuat kebijakannya didominasi oleh partai AK Erdogan dan sekutunya, sering kali mendenda lembaga penyiaran yang kritis terhadap pemerintah.

Perdebatan rancangan undang-undang tentang media yang dijuluki "RUU sensor" oleh para kritikus ditunda sampai parlemen dibuka kembali pada musim gugur, kata seorang wakil AKP, Mahir Unal, minggu ini. 

Turki juga merupakan salah satu pemenjara jurnalis terkemuka secara global dan telah sering dikritik oleh sekutu Barat dan kelompok hak asasi manusia atas catatan hak asasi manusianya. Mereka juga menuduh pemerintah Erdogan menggunakan kudeta militer yang gagal pada tahun 2016 sebagai dalih untuk memberangus perbedaan pendapat.

Pemerintah menyangkal melakukan sensor pers dan mengatakan tindakan yang diambil diperlukan karena beratnya ancaman yang dihadapi Turki.

Reuters






Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

6 hari lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

7 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

8 hari lalu

Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

Presiden Erdogan menyatakan serangan Turki ke Irak dan Suriah masih dalam tahap awal.


Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

8 hari lalu

Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Indonesia dan Turki kerap saling bantu menghadapi berbagai bencana.


Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

9 hari lalu

Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pihaknya akan membasmi milisi Kurdi secepat mungkin dengan tank dan tentara.


Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

9 hari lalu

Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

KH Muhammad Subki mengharapkan Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia mampu gemakan Islamic Center di Indonesia.


AS dan Rusia Kompak Desak Turki Menahan Diri di Suriah

10 hari lalu

AS dan Rusia Kompak Desak Turki Menahan Diri di Suriah

Desakan ini dilontarkan AS dan Rusia setelah Turki melakukan serangan udara dan mengancam akan melancarkan serangan darat terhadap Kurdi di Suriah


Erdogan: Turki akan Produksi Tepung dari Gandum Rusia untuk Negara Miskin

10 hari lalu

Erdogan: Turki akan Produksi Tepung dari Gandum Rusia untuk Negara Miskin

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya akan memproduksi tepung dari gandum Rusia untuk pengiriman gratis ke negara miskin


Ribuan Orang di Suriah Menghadiri Pemakaman Korban Serangan Turki

10 hari lalu

Ribuan Orang di Suriah Menghadiri Pemakaman Korban Serangan Turki

Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, serangan Turki ke pangkalan milisi Kurdi menewaskan sedikitnya 35 orang.


Harun Yahya hingga Chamoy Thipyaso Divonis Penjara Sampai Ribuan Tahun

10 hari lalu

Harun Yahya hingga Chamoy Thipyaso Divonis Penjara Sampai Ribuan Tahun

Harun Yahya, pemimpin sekte di Turki, hingga Chamoy Thipyaso penipu belasan ribu masyarakat Thailand, dijatuhi hukuman penjara hingga ribuan tahun.