Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

149 WNI Tewas di Rutan Imigrasi Sabah, Mendagri Malaysia: Kadang Orang Mati Saat Berjalan

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

image-gnews
Malaysia mendeportasi WNI bermasalah berjumlah 146 orang, kesalahan mereka beragam seperti ilegal, tdk memiliki paspor, menyalahi izin tinggal , dan lainnya, 22 Februari 2017. Foto: Imigrasi
Malaysia mendeportasi WNI bermasalah berjumlah 146 orang, kesalahan mereka beragam seperti ilegal, tdk memiliki paspor, menyalahi izin tinggal , dan lainnya, 22 Februari 2017. Foto: Imigrasi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Malaysia Hamzah Zainudin menanggapi laporan kematian WNI di tahanan imigrasi Sabah, dengan mengatakan bahwa orang tidak boleh terlalu cepat menuding pihak berwenang.

Sebelumnya, Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) melaporkan bahwa 149 WNI meninggal saat berada di lima Rumah Tahanan Imigrasi di Sabah selama periode 18 bulan, antara 2021 dan 2022. 

“Jika kita menahan seseorang, itu berarti mereka telah melakukan kejahatan. Ketika seseorang melakukan kejahatan, mereka harus melalui proses hukum yang ada,” katanya dalam sebuah acara di Putrajaya seperti dikutip dailyexpress.com.my, Selasa, 28 Juni 2022.

“Jika kita menahan seseorang yang melakukan kejahatan dan kita menempatkan mereka di depot, dan kemudian mereka mati, siapa yang harus kita salahkan?”

Hal itu disampaikan Hamzah saat dimintai komentar terkait laporan kematian di rumah detensi imigrasi di Sabah.

“Jika saya tahu seseorang akan mati dan (oleh karena itu) tidak boleh ditempatkan di depo (imigrasi), saya hebat sekali,” katanya.

“Kadang-kadang orang mati bahkan saat berjalan… Mereka bahkan tidak harus berada di depo. Jadi, ini seharusnya tidak menjadi masalah.”

LSM Indonesia, Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB), merilis laporan yang menyatakan bahwa Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta mencatat 149 WNI meninggal saat berada di lima Rutan Sabah selama periode 18 bulan, antara 2021 dan 2022.

Laporan tersebut juga menyalahkan kondisi buruk di pusat-pusat penahanan imigrasi untuk kesehatan para tahanan, dengan KBMB juga mengklaim bahwa para tahanan tidak dirujuk ke rumah sakit ketika mereka sakit.

Departemen Imigrasi adalah lembaga di bawah Kementerian Dalam Negeri Malaysia.

Laporan kematian pekerja migran Indonesia ini mendapat tanggapan dari anggota Komisi I DPR RI Sukamta, yang meminta pemerintah memberikan perhatian ekstra untuk mengungkap kebenarannya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Saya minta Kemenlu untuk segera menindaklanjuti temuan ini, apalagi juga muncul kabar adanya penyiksaan yang selama ini dialami tahanan WNI di sana," ujar Sukamta dalam keterangan tertulis di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Adanya informasi yang beredar di beberapa media massa bahwa kejadian penyiksaan WNI telah berlangsung bertahun-tahun, menurut Sukamta juga perlu diungkap secara menyeluruh.

Untuk mengoptimalkan proses penyidikan, ia mengusulkan dibentuk tim adhoc yang terdiri dari Kemenlu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), interpol Indonesia, juga melibatkan perwakilan dari organisasi pekerja migran.

"Saya berharap kasus ini bisa segera diungkap, karena sangat ironis jika temuan ini betul terjadi," kata Sukamta.

Ia mengatakan pemerintah juga perlu segera membuat langkah dan kebijakan yang tegas agar tidak terulang kejadian yang sama di masa depan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan telah mempelajari laporan dari Koalisi Buruh Migran Berdaulat itu. Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa seluruh data tersebut akan ditelusuri dan dimintakan penjelasan dari otoritas di Malaysia.

Kemlu menilai serius laporan berjudul “Seperti di Neraka: Kondisi di Pusat Tahanan Imigrasi di Sabah, Malaysia" itu.

Kemlu akan menghubungi KBMB untuk memperoleh data rinci WNI atau pekerja migran Indonesia yang dinyatakan meninggal di rumah tahanan imigrasi di Sabah serta data para deportan yang mengalami penganiayaan selama berada di Depot Tahanan Imigresen (DTI) di Sabah.

“Perwakilan RI di Sabah yaitu KJRI Kota Kinabalu dan KRI Tawau akan bertemu Pengarah Jabatan Imigresen Negeri Sabah pada hari ini. Pertemuan dimaksudkan untuk meminta keterangan dan kejelasan atas temuan KBMB, sebagai upaya Pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI atau pekerja migran Indonesia di wilayah Sabah," ujar Judha.

Ia mengatakan Pemerintah Indonesia juga akan mengambil langkah lanjutan secara bilateral jika data tersebut terkonfirmasi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Rupiah Rp 16.475 HIPMI Sebut Momen yang Mengkhawatirkan, Profil Kresna Life yang Menang Gugatan Lawan OJK

14 menit lalu

Pegawai tengah menghitung uang pecahan 100 dolar Amerika di Penukaran Valuta Asing PT Ayu Masagung, Jakarta, Kamis 20 Juni 2024. Rupiah spot berbalik melemah pada perdagangan Kamis (20/6) pagi. Pukul 09.10 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.391 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,16% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.365 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan
Terkini: Rupiah Rp 16.475 HIPMI Sebut Momen yang Mengkhawatirkan, Profil Kresna Life yang Menang Gugatan Lawan OJK

HIPMI menyampaikan keprihatinannya atas melemahnya nilai tukar rupiah yang terperosok di posisi Rp 16.475 per dolar AS pada Jumat, 21 Juni 2024.


Guru Besar UI Sebut Sekitar 15 Ribu WNI Bekerja di Sarang Bisnis Judi Online Kamboja

10 jam lalu

Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. (Dok. Sixerhood)
Guru Besar UI Sebut Sekitar 15 Ribu WNI Bekerja di Sarang Bisnis Judi Online Kamboja

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana mengatakan banyak WNI yang bekerja di bisnis judi online Kemboja


Gangguan Server PDN, Pakar: Ada Kemungkinan Terkena Serangan Ransomware

12 jam lalu

ilustrasi serangan virus ransomware. shutterstock.com
Gangguan Server PDN, Pakar: Ada Kemungkinan Terkena Serangan Ransomware

Jika masalah yang dihadapi oleh PDN merupakan masalah teknis tentu tidak akan memakan waktu selama ini.


Update Gangguan Server PDN Kominfo Hari Kedua di Bandara Soekarno-Hatta: Belum Pulih, Masih Manual

17 jam lalu

Suasana Terminal 3 keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, pukul 14:56 WIB pada Jumat, 21 Juni 2024. Tempo/ Mochamad Firly Fajrian
Update Gangguan Server PDN Kominfo Hari Kedua di Bandara Soekarno-Hatta: Belum Pulih, Masih Manual

Suasana di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada siang hari ini terpantau lebih lengang ketimbang kemarin usai ramai gangguan pada server PDN.


Segudang Kemungkinan Pemicu Gangguan Imigrasi Bandara, Mana yang Paling Berbahaya?

20 jam lalu

Server imigrasi mengalami gangguan termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 20 Juni 2024. Foto Istimewa
Segudang Kemungkinan Pemicu Gangguan Imigrasi Bandara, Mana yang Paling Berbahaya?

Ada banyak kemungkinan di balik hambatan sistem imigrasi, dari kendala listrik hingga serangan siber terhadap pusat data nasional.


Penyebab Layanan Imigrasi hingga PPDB Terganggu

22 jam lalu

Server imigrasi mengalami gangguan termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 20 Juni 2024. Foto Istimewa
Penyebab Layanan Imigrasi hingga PPDB Terganggu

Layanan imigrasi hingga proses PPDB di berbagai terganggu sejak kemarin. Akibat server PDN bermasalah.


Terkini Bisnis: Antrean di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Harga MinyaKita Naik Minggu Depan

23 jam lalu

Antrian panjang di Bandara Soekarno Hatta akibat gangguan server imigrasi. FOTO/istimewa
Terkini Bisnis: Antrean di Layanan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Harga MinyaKita Naik Minggu Depan

Suasana antrean penumpang di Bandara Soekarno-Hatta saat cek paspor di layanan imigrasi di hari kedua gangguan server PDN Kominfo.


Hari Kedua Gangguan Server PDN Kominfo, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta: Antrean Cek Imigrasi Lumayan Panjang

1 hari lalu

Server imigrasi mengalami gangguan termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 20 Juni 2024. Foto Istimewa
Hari Kedua Gangguan Server PDN Kominfo, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta: Antrean Cek Imigrasi Lumayan Panjang

Karena sistem masih gangguan, layanan perlintasan Imigrasi Soekarno-Hatta masih dilakukan secara manual.


KPK Larang 3 Orang Bepergian ke Luar Negeri untuk Penyidikan Korupsi di Basarnas

1 hari lalu

Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Juru Bicara KPK yang baru saat sesi perkenalan dengan awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024. KPK resmi menunjuk mantan Penyidik berasal dari institusi Polri, Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Jubir KPK menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh oleh Ali Fikri. Selain itu, Tessa Mahardhika juga pernah mengikuti seleksi untuk jabatan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.  TEMPO/Imam Sukamto
KPK Larang 3 Orang Bepergian ke Luar Negeri untuk Penyidikan Korupsi di Basarnas

KPK mengeluarkan surat larangan bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang untuk kepentingan penyidikan dugaan korupsi pengadaan di Basarnas.


KJRI akan Temui Lagi Revi Cahya WNI yang Sempat Dilaporkan Hilang di Osaka Jepang

1 hari lalu

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. ANTARA/Yashinta Difa/aa.
KJRI akan Temui Lagi Revi Cahya WNI yang Sempat Dilaporkan Hilang di Osaka Jepang

KJRI Osaka telah bertemu dengan Revi Cahya, WNI yang dilaporkan hilang pada 10 Juni lalu. Ternyata Revi ditahan otoritas Jepang