Perdana Menteri Australia Beri Dukungan Agar Julian Assange Bebas

Reporter

Tempo.co

Senin, 20 Juni 2022 18:15 WIB

Anthony Albanese | Alex Ellinghausen/Pool via REUTERS/File Photo

TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese memberi dukungan pada salah satu pendiri WikiLeaks Julian Assange agar dia dibebaskan. Namun Albanese menolak membuat seruan publik kepada Amerika Serikat agar membatalkan tuntutan terhadap Assange, yang seorang warga negara Australia. 

 
 
"Ada sejumlah orang yang berfikir jika Anda menulis dengan huruf besar di Twitter dan memberikan tanda seru akan terasa sangat penting. (Bagi saya) tidak," kata Albanese. 
 
 
Julian Assange. AP/Kirsty Wigglesworth, File
 
 
Albanese meyakinkan dia ingin memimpin sebuah pemerintahan yang menjalin hubungan secara diplomatik dan sepatutnya dengan mitra-mitra Australia. Dia pun menilai kasus Assange sudah jelas. 
 
 
 
"Meskipun saya secara pribadi tidak bersimpati dengan banyak tingkah yang sudah diperbuat Assange, namun saya tidak dapat melihat apa yang membuatnya harus dipenjara di Inggris," kata Albanese. 
 
 
Seruan agar Pemerintah Australia melakukan intervensi publik atas nama Assange, meningkat setelah pada Jumat lalu, 17 Juni 2022, Inggris menyetujui ekstradisi Assange ke Amerika Serikat. Aktivitas pembela transparansi itu terancam hukuman 175 tahun penjara dengan 18 dakwaan, yang sebagian besar melanggar undang-undang mata-mata Amerika Serikat. 
 
 
Tim kuasa hukum Assange akan melawan putusan itu lewat sistem pengadilan di Inggris. 
 
 
Di antara mereka yang menyerukan agar Pemerintah Australia bertindak adalah Bob Carr, mantan Perdana Menteri negara bagian New South Wales. Dia memprotes Pemerintah Australia yang bahkan tidak melakukan protes paling samar ketika Pemerintahan Donald Trump dulu meningkatkan kampanye untuk membawa Assange ke penjara Amerika Serikat. 
 
 
 
 
 
 
Sumber : RT.com
 
 

Baca juga: Menhub Yakin Industri Penerbangan Nasional dan Global Pulih dalam Waktu Dekat

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.






Mantan Perdana Menteri Tunisia Hamadi Jebali Ditahan Polisi

10 jam lalu

Mantan Perdana Menteri Tunisia Hamadi Jebali Ditahan Polisi

Polisi Tunisia menangkap Mantan Perdana Menteri Hamadi Jebali atas dugaan tindak pencucian uang, namun oposisi memberikan perhatian pada catatan hak asasi manusia sejak Presiden Kais Saied merebut kekuasaan eksekutif tahun lalu.


Buya Hamka Selesaikan Tafsir Al-Azhar 30 Jilid Selama 2 Tahun Dipenjara Orde Lama

16 jam lalu

Buya Hamka Selesaikan Tafsir Al-Azhar 30 Jilid Selama 2 Tahun Dipenjara Orde Lama

Buya Hamka meninggal dunia di Jakarta dalam usia 73 tahun pada 24 Juni 1981. Dijebloskan penjara Orde Lama, diselesaikannya 30 jilid Tafsir A;-Azhar.


Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

1 hari lalu

Australia Boikot KTT Kontra-Terorisme ASEAN Pimpinan Myanmar dan Rusia

Australia dilaporkan akan memboikot pertemuan kontra-terorisme ASEAN yang diketuai bersama oleh junta militer Myanmar dan Rusia


Menjajal Aksesibilitas Moda Transportasi untuk Difabel di Perth, Australia, Ada Ramp Hidrolik

1 hari lalu

Menjajal Aksesibilitas Moda Transportasi untuk Difabel di Perth, Australia, Ada Ramp Hidrolik

Tempo mencoba aksesibilitas bagi difabel di moda transportasi umum, yakni bus dan kereta, di Perth, Australia.


Indonesia Pernah Punya Perdana Menteri, dari Sutan Sjahrir, Bung Hatta hingga Djuanda

2 hari lalu

Indonesia Pernah Punya Perdana Menteri, dari Sutan Sjahrir, Bung Hatta hingga Djuanda

Indonesia sempat menggunakan sistem parlementer, dan pernah memiliki perdana menteri. Antara lain Bung Hatta, Sjahrir, Soekiman, Natsir hingga Djuanda


Australia Buka Pintu Kerja Sama dengan TransJakarta

2 hari lalu

Australia Buka Pintu Kerja Sama dengan TransJakarta

TransJakarta dan Australia bekerja sama mentransformasi layanan setelah pandemi, dengan tujuan meningkatkan jumlah penumpang.


Australia Pertimbangkan Ikut Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2023

3 hari lalu

Australia Pertimbangkan Ikut Bidding Tuan Rumah Piala Asia 2023

Federasi sepak bola Asia (AFC) sedang membuka kesempatan kepada para anggotanya untuk menggantikan Cina menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.


Soekiman Wirjosandjojo Sang Perdana Menteri, Berakhir karena Mosi Tidak Percaya

4 hari lalu

Soekiman Wirjosandjojo Sang Perdana Menteri, Berakhir karena Mosi Tidak Percaya

Tak banyak kenal Soekiman Wirjosandjojo dan perjuangannya. Ia perdana menteri ke-6 Indonesia. Jabatannya dicopot karena mosi tidak percaya, karena ini


Eksklusif: Melihat dari Dekat Perkuliahan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

6 hari lalu

Eksklusif: Melihat dari Dekat Perkuliahan Narapidana di Lapas Pemuda Tangerang

Kesan penjara yang seram, kumuh, dan menakutkan hilang seketika begitu kaki melangkah memasuki Lapas Pemuda Tangerang


Inggris Beri Lampu Hijau Ekstradisi Julian Assange ke Amerika

6 hari lalu

Inggris Beri Lampu Hijau Ekstradisi Julian Assange ke Amerika

Inggris tidak melihat mengekstradisi Julian Assange sebagai hal yang akan melanggar hak-haknya.