Cina Tolak Sebut Tindakan Rusia di Ukraina sebagai Invasi

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Seorang prajurit Ukraina memegang senapan mesin di parit pada posisi di garis depan dekat desa Travneve di wilayah Donetsk, Ukraina, 21 Februari 2022. REUTERS/Gleb Garanich
Seorang prajurit Ukraina memegang senapan mesin di parit pada posisi di garis depan dekat desa Travneve di wilayah Donetsk, Ukraina, 21 Februari 2022. REUTERS/Gleb Garanich

TEMPO.CO, Jakarta -  Cina menolak menyebut langkah Rusia di Ukraina sebagai "invasi" dan mendesak semua pihak untuk menahan diri.

Pemerintah Cina menyarankan warganya di Ukraina untuk tinggal di rumah atau setidaknya mengambil tindakan pencegahan dengan mengibarkan bendera Cina jika mereka perlu mengemudi ke mana pun.

"Cina memantau dengan cermat situasi terbaru. Kami meminta semua pihak menahan diri untuk mencegah situasi menjadi tidak terkendali," kata Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina dalam jumpa pers di Beijing, Kamis, 24 Februari 2022.

Pernyataan Hua dikemukakan menanggapi serangan pasukan Rusia ke Ukraina, Kamis dini hari. Pada briefing media harian yang padat di Beijing, Hua juga mengatakan perbedaan cara pandang jurnalis atas tindakan Rusia.

"Ini mungkin perbedaan antara Cina dan Anda orang Barat. Kami tidak akan terburu-buru mengambil kesimpulan," katanya.

"Mengenai definisi invasi, saya pikir kita harus kembali ke cara melihat situasi saat ini di Ukraina. Masalah Ukraina memiliki latar belakang sejarah yang sangat rumit yang berlanjut hingga hari ini. Mungkin tidak semua orang ingin melihatnya."

Serangan Rusia di Ukraina terjadi beberapa minggu setelah Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan timpalannya dari Cina Xi Jinping tepat sebelum Olimpiade Musim Dingin di Beijing.

Kedua belah pihak mengumumkan kemitraan strategis yang bertujuan untuk melawan pengaruh AS, dan mengatakan bahwa mereka "tidak akan memiliki bidang kerja sama 'terlarang'".

Xi dan Putin telah mengembangkan kemitraan yang erat selama bertahun-tahun, tetapi tindakan Rusia di Ukraina menempatkan Cina, yang memiliki prinsip kebijakan luar negeri non-intervensi yang sering dinyatakan, dalam posisi canggung, kata para ahli. 

Ditanya apakah Putin telah memberi tahu Cina bahwa dia berencana untuk menyerang Ukraina, Hua mengatakan Rusia, sebagai kekuatan independen, tidak perlu meminta persetujuan dari Cina.

"Ini secara independen memutuskan dan menerapkan diplomasi dan strateginya sendiri sesuai dengan penilaian dan kepentingan strategisnya sendiri," katanya.

"Dan saya juga ingin menambahkan bahwa setiap kali kepala negara bertemu, mereka tentu saja akan bertukar pandangan tentang masalah yang menjadi perhatian bersama."

Cina diperkirakan akan mendukung Rusia secara diplomatik dan mungkin secara ekonomi jika terjadi invasi ke Ukraina, tetapi tidak secara militer. Hua, dalam menanggapi sebuah pertanyaan pada hari Kamis, mengatakan bahwa Cina tidak memberikan dukungan militer apa pun kepada Rusia.

Zhang Jun, Duta Besar Cina untuk PBB, juga meminta semua pihak yang terlibat dalam krisis untuk tetap menahan diri dan menghindari eskalasi situasi lebih jauh.

"Cina percaya bahwa pintu solusi damai untuk masalah Ukraina belum sepenuhnya tertutup dan tidak boleh ditutup. Saat ini, untuk menghindari konflik yang semakin intensif, Cina akan terus mempromosikan perdamaian dan pembicaraan dengan caranya sendiri," kata Zhang.

Cina menyatakan bahwa masalah Ukraina memiliki sejarah yang kompleks, dan evolusi situasi adalah hasil dari efek gabungan dari berbagai faktor.

Konflik Rusia Ukraina berlangsung sejak bubarnya Uni Soviet pada 1991. Ukraina condong ke Barat, membuat hubungan mereka dengan Rusia tidak mulus. Pada 2014, Rusia merebut Krimea dari tangan Ukraina menyusul jatuhnya presiden pro-Rusia Viktor Yanukovych dalam sebuah gerakan reformasi. 

REUTER | GLOBALTIMES




Berita Selanjutnya





Mengikuti Tren di Cina, Populasi Shanghai Turun setelah Lockdown Covid-19

1 jam lalu

Suasana sepi distrik Lujiazui di Shanghai, China, 19 Desember 2022. Lujiazui merupakan distrik keuangan yang biasanya ramai. REUTERS/Aly Song
Mengikuti Tren di Cina, Populasi Shanghai Turun setelah Lockdown Covid-19

Ibu kota komersial Cina, Shanghai, mengalami penurunan populasi pada 2022.


Zelensky Undang Xi Jinping Mengunjungi Ukraina

1 jam lalu

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Zelensky Undang Xi Jinping Mengunjungi Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah menyampaikan undangan kepada Pemimpin Cina Xi Jinping untuk berkunjung ke negaranya.


Cina Gertak Presiden Taiwan ihwal Pertemuan dengan Ketua DPR AS

2 jam lalu

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen memberi isyarat saat berdiri di depan tentara saat berkunjung ke pangkalan militer di Chiayi, Taiwan 25 Maret 2023. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins
Cina Gertak Presiden Taiwan ihwal Pertemuan dengan Ketua DPR AS

Cina ancam akan memberi pembalasan jika Ketua DPR AS Kevin McCarthy bertemu Presiden Taiwan Tsai Ing-wen selama rencana transitnya ke AS bulan depan.


AS: Tidak Ada Indikasi Rusia Telah Memindahkan Senjata Nuklir ke Belarusia

2 jam lalu

Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan teropong saat mengamati latihan militer
AS: Tidak Ada Indikasi Rusia Telah Memindahkan Senjata Nuklir ke Belarusia

AS belum melihat tanda-tanda bahwa Rusia telah memindahkan senjata nuklir ke negara tetangga Belarusia atau di mana pun


Perang Makin Ganas, Ukraina Butuh Lebih Banyak Kaki Palsu

3 jam lalu

Dmytro Zilko, seorang tentara dan pasien klinik, melakukan latihan menggunakan prostesis baru di klinik prostetik di Kyiv, Ukraina, 9 Maret 2023. REUTERS/Alina Yarysh
Perang Makin Ganas, Ukraina Butuh Lebih Banyak Kaki Palsu

Luka pecahan peluru dari tembakan artileri Rusia tanpa henti di garis depan menyebabkan banyak tentara cacat di Ukraina.


5 Fakta Belarusia, Negara yang Disebut Sediakan Tempat Senjata Nuklir Rusia untuk Serang Ukraina

3 jam lalu

Prajurit unit pasukan khusus Belarus melakukan atraksi dalam acara
5 Fakta Belarusia, Negara yang Disebut Sediakan Tempat Senjata Nuklir Rusia untuk Serang Ukraina

Belarusia merupakan negara yang berada di kawasan Eropa Timur. Simak fakta-fakta menarik tentang negara Belarusia.


Jack Ma Setahun Menghilang, Ke Mana Saja Pendiri Alibaba Itu Bersembunyi?

3 jam lalu

CEO Alibaba Group Jack Ma (tengah) menyemarakkan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Ahad, 2 September 2018. Jack Ma hadir sebagai wakil Kota Hangzhou, lokasi penyelenggaraan Asian Games 2022. ANTARA/INASGOC/Wahyudin
Jack Ma Setahun Menghilang, Ke Mana Saja Pendiri Alibaba Itu Bersembunyi?

Alasan pendiri Alibaba Group Jack Ma, tinggal berpindah negara, termasuk di Tokyo Jepang setelah hengkang dari Cina sekitar setahun lalu.


AS Dukung Pembentukan Pengadilan Khusus untuk Agresi terhadap Ukraina

6 jam lalu

Suasana gedung apartemen yang dihancurkan oleh serangan militer Rusia di kota Borodianka yang rusak berat selama invasi Rusia ke Ukraina, di luar Kyiv, Ukraina 16 Februari 2023. REUTERS/Valentyn Ogirenko
AS Dukung Pembentukan Pengadilan Khusus untuk Agresi terhadap Ukraina

Selain AS, Ukraina, Uni Eropa termasuk Belanda secara terbuka mendukung gagasan pengadilan khusus.


Pria Rusia Dihukum Penjara karena Putrinya Lukis Gambar Anti-Perang

16 jam lalu

Warga negara Rusia Alexei Moskalyov, yang dituduh mendiskreditkan angkatan bersenjata negara selama konflik militer Rusia-Ukraina, menghadiri sidang pengadilan di kota Yefremov di wilayah Tula, Rusia, 27 Maret 2023. SOTA/Handout via REUTERS
Pria Rusia Dihukum Penjara karena Putrinya Lukis Gambar Anti-Perang

Rusia memberlakukan undang-undang yang mengancam orang-orang yang mengkritik militer dengan hukuman penjara maksimum 15 tahun.


Menhan Ukraina Berterima Kasih pada Inggris untuk Tank-tank Fantastis

16 jam lalu

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov dan Komandan Pasukan Serangan Udara Maksym Myrhorodskyi berfoto di depan tank tempur utama British Challenged 2, pengangkut personel lapis baja Stryker dan Cougar A.S. dan kendaraan tempur infanteri Marder Jerman, di tengah serangan Rusia di Ukraina, dalam sebuah lokasi tidak diketahui di Ukraina, dalam gambar selebaran ini dirilis 27 Maret 2023. Press Service of the Defence Ministry of Ukraine/Handout via REUTERS
Menhan Ukraina Berterima Kasih pada Inggris untuk Tank-tank Fantastis

Inggris mengirim 14 tank ke Ukraina, yang sedang mempersiapkan kemungkinan serangan balasan terhadap pasukan Rusia yang menginvasi 13 bulan lalu.