Badai Musim Dingin di AS: Ribuan Penerbangan Dibatalkan, 2 Tewas Kecelakaan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Seorang pekerja Kota New York membersihkan salju dari trotoar untuk perjalanan pagi di luar stasiun kereta bawah tanah selama badai salju di Brooklyn, New York City, New York, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Brendan McDermid

    Seorang pekerja Kota New York membersihkan salju dari trotoar untuk perjalanan pagi di luar stasiun kereta bawah tanah selama badai salju di Brooklyn, New York City, New York, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Brendan McDermid

    TEMPO.CO, Jakarta - Badai musim dingin besar menghantam sebagian besar Amerika Serikat bagian timur dengan salju dan angin kencang pada hari Minggu, 16 Januari 2021, menyebabkan gangguan perjalanan yang meluas dan pemadaman listrik di liburan akhir pekan.

    Peringatan cuaca musim dingin membentang lebih dari 1.609 km  dari Alabama ke Maine, dengan gubernur Georgia, Virginia, Carolina Utara, dan Carolina Selatan semuanya menyatakan keadaan darurat akibat badai.

    Lebih dari 200.000 rumah dan bisnis di North Carolina, South Carolina, dan Georgia melaporkan pemadaman listrik, menurut PowerOutage.US, situs web yang melacak pemadaman listrik.

    Di North Carolina, beberapa daerah mengalami rekor hujan salju menyebabkan dua orang meninggal hari Minggu karena kecelakaan di Raleigh.

    Hujan salju tertinggi diperkirakan terjadi di sepanjang punggung Appalachian serta di seberang Great Lakes yang lebih rendah.

    Badai itu melewati wilayah Atlantik Tengah menuju New England pada Minggu malam, membawa salju yang diperkirakan akan berubah menjadi es, hujan es dan akhirnya hujan, kata Layanan Cuaca Nasional.

    Di Kanada, badai diperkirakan akan menurunkan salju setebal 20-40 cm (8-16 inci) hingga Senin pagi di bagian selatan dan timur Ontario, provinsi Kanada yang berbatasan dengan negara bagian New York, badan cuaca pemerintah , Lingkungan Kanada, kata.

    Cuaca buruk melanda tepat ketika sekolah-sekolah di Ontario akan dibuka kembali untuk kelas tatap muka pada hari Senin setelah liburan musim dingin diperpanjang karena varian virus corona Omicron yang sangat menular.

    Lebih dari 3.000 penerbangan di dalam, masuk atau keluar dari Amerika Serikat dibatalkan pada hari Minggu, dan lebih dari 8.000 penerbangan ditunda, menurut data FlightAware.

    American Airlines Group membatalkan lebih dari 660 penerbangan. Lebih dari 90 persen penerbangan masuk dan keluar dari Bandara Internasional Charlotte Douglas di North Carolina, sebuah hub American Airlines, dibatalkan.

    American Airlines mengatakan pihaknya mengizinkan pelanggan yang terkena dampak cuaca untuk memesan ulang penerbangan tanpa biaya.

    Bandara Toronto, yang tersibuk di Kanada, mengalami akumulasi salju setinggi 15 hingga 20 cm.

    Ini adalah akhir pekan panjang di Amerika Serikat karena Senin adalah Hari Martin Luther King Jr., hari libur federal.

    Gubernur Georgia Brian Kemp mengatakan warga harus menghindari perjalanan yang tidak penting di daerah-daerah terkena dampak badai.

    "Jika bisa malam ini dan besok pagi, Anda tetap di rumah," kata Kemp di Twitter, Minggu. "Ini akan berbahaya di banyak bagian negara bagian kita."

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.