Google Beli Gedung Rp14 Triliun di London, Yakin Kantor Tetap Penting

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Salah satu micro kitchen di kantor Google untuk Asia Pasifik di Singapura, 13 Desember 2019. TEMPO | Gangsar Parikesit

    Salah satu micro kitchen di kantor Google untuk Asia Pasifik di Singapura, 13 Desember 2019. TEMPO | Gangsar Parikesit

    TEMPO.CO, Jakarta - Raksasa teknologi Google menghabiskan  1 miliar dolar atau sekitar Rp14,3 triliun untuk membeli sebuah gedung di London, yang saat ini mereka sewa karena yakin kantor masih sangat penting sebagai tempat bekerja di masa mendatang meski saat ini orang mulai terbiasa bekerja di rumah.

    Google, yang mempekerjakan 6.400 orang di Inggris, merencanakan renovasi senilai jutaan pound untuk kantornya di dalam pengembangan Central Saint Giles yang dibelinya, dekat dengan Covent Garden di pusat kota London.

    "Kami memiliki hak istimewa untuk beroperasi di Inggris selama hampir 20 tahun, dan pembelian kami atas Central Saint Giles mencerminkan komitmen berkelanjutan kami terhadap pertumbuhan dan kesuksesan negara," kata Ruth Porat, CFO perusahaan induk Google, Alphabet, Jumat, 14 Januari 2022.

    Google berencana untuk merombak gedung disesuaikan untuk kerja tim secara langsung dan memiliki ruang pertemuan untuk pekerjaan hibrida, serta menciptakan lebih banyak ruang untuk individu.

    Renovasi baru juga akan menampilkan ruang kerja di luar ruangan untuk memungkinkan bekerja di udara segar, kata perusahaan itu.

    Google mengatakan pada akhirnya akan memiliki kapasitas untuk 10.000 pekerja kantornya di Inggris, termasuk yang sedang dikembangkan di area King's Cross di London.

    "Investasi dalam pekerjaan dari Google ini adalah kepercayaan besar di Inggris sebagai pusat teknologi terkemuka dunia," kata Menteri Keuangan Rishi Sunak dalam sebuah pernyataan.

    Google mengatakan bulan lalu bahwa mereka menunda rencana kembali ke kantor secara global di tengah meningkatnya kekhawatiran atas varian Omicron dari virus corona.

    Gedung Central Saint Giles dimiliki oleh perusahaan patungan Legal & General Investment Management Real Assets dan Mitsubishi Estate London Limited.

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?