Barbados Resmi Jadi Republik, Copot Ratu Elizabeth II Sebagai Kepala Negara

Reporter

Pangeran Charles dari Inggris menghadiri pertemuan dengan Gubernur Jenderal Barbados, Sandra Mason, saat berkunjung ke Barbados, 19 Maret 2019. Tim Rooke/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, JakartaBarbados resmi mencopot Ratu Elizabeth dari Inggris sebagai kepala negara. Negeri indah di Kepulauan Karibia ini membentuk republik baru pada Selasa dengan Sandra Mason sebagai presiden pertama. Barbados memutuskan ikatan kolonial selama 400 tahun sejak kapal-kapal Inggris pertama tiba di sana.

Republik baru lahir menjelang tengah malam pada Selasa. Ratusan orang yang berjejer di Jembatan Chamberlain di ibu kota, Bridgetown menyambut dengan sorak sorai. Sebuah salut 21-senjata ditembakkan saat lagu kebangsaan Barbados dimainkan di Heroes Square yang ramai.

Pangeran Charles, pewaris takhta Inggris, berdiri dengan muram ketika standar kerajaan Ratu Elizabeth diturunkan dan negara baru Barbados diumumkan. Keputusan Barbados ini diperkirakan akan dilakukan negara bekas koloni Inggris lainnya dengan Ratu Elizabet sebagai penguasa.

"Kita, rakyat Barbaos harus memberikan republik ini spirit dan substansi. Kami harus membentuk masa depan sendiri. Kami dan lainnya adalah penjaga bangsa, kami adalah rakyat Barbados," ujar Sandra Mason.

Selain Barbados, Ratu Elizabeth II adalah penguasa di 15 kerajaan lain termasuk Inggris Raya, Australia, Kanada dan Jamaika. "Pembentukan republik ini menawarkan awal yang baru," kata Pangeran Charles.

Ratu Elizabeth II juga menyampaikan pesan kepada presiden baru. Ia mengucapkan selamat kepada rakyat Barbados yang memiliki tempat khusus di hatinya.

"Saya mengirimi Anda dan semua orang Barbados, harapan baik saya yang terhangat untuk kebahagiaan, kedamaian, dan kemakmuran Anda di masa depan," katanya.

Dalam perayaan tersebut, penyanyi Rihanna yang merupakan warga negara Barbados dinyatakan sebagai pahlawan nasional. Pemberian gelar pahlawan nasional itu diberikan oleh Perdana Menteri Mia Mottley, pemimpin gerakan republik Barbados.

Republik Barbados terbentuk 55 tahun sejak negara ini mendeklarasikan kemerdekaan. Pulau kecil ini melepaskan hampir semua ikatan kolonial dengan Inggris sejak 1625.

Sementara Inggris menganggap perbudakan sebagai dosa masa lalu, beberapa orang Barbados meminta kompensasi dari Inggris.

Aktivis David Denny merayakan pembentukan republik tetapi ia menentang kunjungan Pangeran Charles. Ia mencatat keluarga kerajaan selama berabad-abad diuntungkan dari perdagangan budak.

"Gerakan kami juga ingin keluarga kerajaan membayar ganti rugi," kata Denny dalam sebuah wawancara di Bridgetown.

Kerajaan Inggris pada awalnya menggunakan rakyat Barbados untuk bekerja keras di perkebunan tembakau, kapas, nila dan gula. Selama beberapa dekade, rakyat Barbados menjadi budak pertama yang benar-benar menguntungkan Inggris.

Baca: Barbados Akhirnya Punya Presiden Sendiri setelah 55 Tahun Merdeka

REUTERS






Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2022, Intip Koleksi Mobil Harry Kane

21 jam lalu

Cetak Gol Pertama di Piala Dunia 2022, Intip Koleksi Mobil Harry Kane

Harry Kane berhasil mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2022 pada pertandingan babak 16 besar melawan Senegal, Senin dini hari WIB, 5 Desember 2022


Hari Disabilitas Internasional, Inggris Luncurkan Aplikasi Akses Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

1 hari lalu

Hari Disabilitas Internasional, Inggris Luncurkan Aplikasi Akses Pekerjaan Bagi Penyandang Disabilitas

Di Hari Disabilitas Internasional, Inggris meluncurkan akses ketenagakerjaan yang memudahkan bagi penyandang disabilitas.


Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

1 hari lalu

Miliarder Rusia Mikhail Fridman Konfirmasi Tidak Ditahan Inggris

Miliarder Mikhail Fridman pada Sabtu, 3 Desember 2022, mengumumkan kalau dia dalam kondisi baik-baik saja, tidak dalam kondisi ditahan Inggris


Benteng Victoria di Kota Ambon, Tempat Pahlawan Pattimura Dihukum Gantung Belanda

2 hari lalu

Benteng Victoria di Kota Ambon, Tempat Pahlawan Pattimura Dihukum Gantung Belanda

Benteng Victoria terletak di Desa Uritetu, Sirimau, Ambon. Belanda gunakan benteng ini sebagai pusat pemerintahan. Pattimura dihukum gantung di sini.


Rasisme Masih Ada di Istana Buckingham, Ini Kata PM Sunak

3 hari lalu

Rasisme Masih Ada di Istana Buckingham, Ini Kata PM Sunak

PM Rishi Sunak, yang pernah jadi korban rasisme mengatakan, negaranya telah berbuat banyak untuk mengikisnya namun masih belum sepenuhnya hilang.


Ford Tambah Investasi Mobil Listrik Rp 2,7 Triliun di Inggris

3 hari lalu

Ford Tambah Investasi Mobil Listrik Rp 2,7 Triliun di Inggris

Pabrik mobil di Halewood memainkan peran yang sangat penting sebagai investasi pertama Ford dalam manufaktur komponen mobil listrik di Eropa.


Ditolak Rumah Sakit Hingga Tewas, Kematian Bocah Muslim Inggris dalam Penyelidikan

3 hari lalu

Ditolak Rumah Sakit Hingga Tewas, Kematian Bocah Muslim Inggris dalam Penyelidikan

Inggris menggelar investigasi independen atas kematian seorang anak laki-laki Muslim berusia lima tahun karena ditolak rumah sakit


Ratu Elizabeth Dikabarkan Idap Kanker Sumsum Tulang Sebelum Meninggal, Ini Gejalanya

3 hari lalu

Ratu Elizabeth Dikabarkan Idap Kanker Sumsum Tulang Sebelum Meninggal, Ini Gejalanya

Penulis Gyles Brandreth menyatakan bahwa Ratu Elizabeth menderita kanker, meskipun penyebab resmi kematiannya adalah usia tua.


Ukraina dan Inggris Sepakat Kerja Sama Perdagangan Digital

5 hari lalu

Ukraina dan Inggris Sepakat Kerja Sama Perdagangan Digital

Perjanjian dengan Inggris ini merupakan pertama bagi Ukraina, yang mencari dukungan ekonomi setelah invasi Rusia.


Inggris Panggil Duta Besar China atas Perlakuan terhadap Jurnalis BBC

5 hari lalu

Inggris Panggil Duta Besar China atas Perlakuan terhadap Jurnalis BBC

Menlu Inggris James Cleverly mengatakan dia telah memanggil Dubes China untuk memprotes serangan terhadap jurnalis BBC