Selebgram Tewas Terjebak Baku Tembak Geng Narkoba Saat Liburan di Meksiko

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Selebgram berusia 25 tahun, Anjali Ryot tewas dalam baku tembak antara kartel narkoba di Meksiko. (FACEBOOK | The Style Lagoon)

    Selebgram berusia 25 tahun, Anjali Ryot tewas dalam baku tembak antara kartel narkoba di Meksiko. (FACEBOOK | The Style Lagoon)

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang selebgram perempuan bernama Anjali Ryot tewas terjebak dalam baku tembak antara kartel narkoba di pantai Karibia, Meksiko. Ryot adalah satu dari dua turis yang tewas. Seorang korban tewas lainnya bernama Jennifer Henzold, 35, warga negara Jerman.

    Insiden horor itu juga melukai tiga turis lain dari Jerman dan Belanda, menurut kantor kejaksaan di negara bagian Quintana Roo dilansir dari News.com.au.

    Ryot, yang berusia 25 tahun, sedang merayakan ulang tahunnya di bar La Malquerida di tempat liburan populer Tulum. Nahas baginya, dia malah terjebak di tengah baku tembak pada Rabu malam pukul 22.40 waktu setempat.

    Paramedis menyatakan Anjali Ryot meninggal di tempat kejadian. Sedangkan Henzold dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal.

    Walikota Tulum Marciano Dzul Caamal mengatakan kepada wartawan bahwa para korban tidak memiliki hubungan dengan para pelaku penembakan. "Saya mengutuk keras peristiwa tragis yang terjadi semalam di Tulum di mana dua orang kehilangan nyawa dan tiga lainnya terluka," katanya dalam unggahan di Twitter, Kamis pekan lalu.

    Salah satu tersangka penembak, José Antonio Lira Pérez, 24, ditangkap setelah dilacak oleh kamera ke fasilitas medis. Saat itu dia tengah dirawat karena luka-luka.

    Beberapa jam sebelum kejadian, Anjali Ryot yang merupakan keturunan India dan tinggal di California, membagikan video di akun Instagram-nya. Dalam video itu ia sedang berjalan di dekat sebuah platform di hotel Cielo Maya dan beristirahat di tempat tidur gantung. Beberapa hari sebelumnya, dia juga membagikan foto sedang bersantai di dermaga tepi laut di Tulum.

    Anjali Ryot memiliki pengikut online yang besar lebih dari 42.000 dan bekerja di LinkedIn sejak Juli.

    Ini adalah serangan fatal kedua yang terjadi dalam enam bulan terakhir di Tulum. Sebelumnya sekelompok pria bersenjata menembak mati seorang sopir taksi di bar Rosa Negra pada bulan September, Mereka juga menembak mati seorang penjaga keamanan.

    Walikota Dzul mengakui bahwa kekerasan di Tulum meningkat akibat persaingan geng narkoba. Adapun pemerintah Jerman telah mengeluarkan peringatan kepada para pelancong di Tulum dan Playa del Carmen, agar tidak keluar dari hotel mereka.

    Baca: Fakta Tentang Otoniel, Raja Narkoba Paling Berbahaya Setelah Pablo Escobar

    NEWS.COM.AU

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Semeru: Fakta dan Data...

    Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanis pada 4 Desember 2021. Erupsi Semeru kali ini diduga akibat curah hujan tinggi dan sejumlah faktor.