Selandia Baru Akhirnya Wajibkan Tenaga Kesehatan dan Guru Divaksinasi Penuh

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lambton Quay sepi pada hari pertama lockdown untuk mengekang penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Wellington, Selandia Baru, 18 Agustus 2021. [REUTERS/Praveen Menon]

    Lambton Quay sepi pada hari pertama lockdown untuk mengekang penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Wellington, Selandia Baru, 18 Agustus 2021. [REUTERS/Praveen Menon]

    TEMPO.CO, JakartaSelandia Baru akhirnya mewajibkan guru serta pekerja di sektor kesehatan dan disabilitas divaksinasi Covid-19 dua dosis. Hal ini dikatakan Perdana Menteri Jacinda saat memperpanjang pembatasan di Auckland selama seminggu lagi, Senin, 11 Oktober 2021.

    Selandia Baru sedang memerangi wabah Covid-19 Varian Delta yang sangat menular sehingga memaksanya untuk meninggalkan strategi lama menghilangkan virus corona di tengah melonjaknya kasus infeksi. 

    Negeri Kiwi itu akhirnya beralih strategi menjadi hidup dengan virus corona melalui vaksinasi yang lebih tinggi.

    "Selandia Baru berada di salah satu momen tersulit dan paling menantang dalam pandemi Covid-19 sejauh ini," kata Ardern kepada wartawan di Wellington.

    Namun, ia mengatakan "ada jalan yang jelas ke depan" dalam beberapa bulan ke depan untuk hidup dengan lebih sedikit pembatasan dan lebih banyak kebebasan begitu negara itu mencapai tingkat vaksinasi yang lebih tinggi.

    Sekitar 2,38 juta warga Selandia Baru telah sepenuhnya divaksinasi, atau sekitar 57% dari populasi yang memenuhi syarat. Pemerintah berjanji mengakhiri penguncian setelah vaksinasi mencapai 90% dari populasi.

    Pekerja sektor kesehatan dan disabilitas harus divaksinasi penuh sebelum  1 Desember, sementara sekolah dan staf pendidikan awal harus mendapatkan dua dosis mereka sebelum 1 Januari 2022, kata Menteri Tanggap Covid-19 Chris Hipkins.

    Keputusan vaksinasi diwajibkan muncul ketika Selandia Baru melaporkan 35 kasus baru, semuanya di Auckland, turun dari 60 pada hari Minggu, menjadikan total kasus dalam wabah saat ini menjadi 1.622.

    Setelah berhasil mengendalikan virus tahun lalu, Selandia Baru mencatat lebih dari 4.600 kasus dan 28 kematian.

    Sekitar 1,7 juta orang di Auckland melakukan penguncian pada pertengahan Agustus untuk memberantas wabah Delta, serentetan kasus komunitas besar pertama di negara itu sejak awal pandemi.

    Pihak berwenang pekan lalu melonggarkan beberapa pembatasan di Auckland termasuk boleh meninggalkan rumah untuk terhubung dengan orang lain di luar ruangan, dengan batas 10 orang, serta pergi ke pantai dan taman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.