Gara-gara Srikaya, Taiwan Ancam Laporkan Cina ke WTO

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Buah Srikaya. Pixabay.com/An Nhien

    Buah Srikaya. Pixabay.com/An Nhien

    TEMPO.CO, Jakarta - Taiwan mengancam akan melaporkan Cina ke Organisasi Dagang Dunia (WTO) perihal rencana negeri tirai bambu tersebut melarang impor srikaya Taiwan. Dikutip dari kantor berita Reuters, Cina hendak melarang impor srikaya Taiwan karena faktor hama.

    Otoritas Bea Cukai Cina mengklaim beberapa kali mendeteksi hama jenis Planococcus minor pada srikaya Taiwan. Menurut mereka, berbahaya jika impor diteruskan sehingga mereka meminta seluruh kantor bea cukai untuk tidak memasukkan produk srikaya asal taiwan.

    "Cina telah bertindak sewenang-wenang, tanpa menunjukkan bukti ilmiah, dan memberikan pengumuman (pelarangan) menjelang Festival Musim Gugur yang dirayakan di Cina dan Taiwan," ujar Menteri Agrikultur Taiwa, Chen Chi-chung dalam keterangan persnya, Ahad, 19 September 2021.

    Chi-chung berkata, jika Cina tidak merespon keluhan Taiwan, maka pihaknya akan membawa masalah impor srikaya ke WTO. Dengan begitu, kasus tersebut bisa diselesaikan dengan mekanisme sengketa WTO. Adapun Taiwan menetapkan deadline 30 September bagi Cina untuk menentukan tanggapan dan sikap.

    Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu, mengecam aksi Cina. Menurutnya, Cina menggunakan segala cara untuk menyerang Taiwan. Isu perdagangan, kata ia, menjadi senjata Cina yang baru setelah langkah militer.

    "Dengan kasus ini, Cina ingin bergabung ke standar tinggi Kesepakatan Progressif dan Komprehensif Kerjasama Trans-Pasifik? Apakah ini lelucon?" ujar Wu menegaskan.

    Sebagai catatan, srikaya adalah salah satu buah ekspor andalan Taiwan. Meski kebanyakan dikonsumsi di tingkat domestik, buah itu juga populer di Cina. Selain srikaya, produk ekspor andalan Taiwan lainnya adalah mangga dan nanas.

    Nah, Cina sudah dua kali melarang impor dari Taiwan. Februari lalu, Cina melarang impor nanas dari Taiwan untuk alasan yang sama, hama. Larangan itu juga tanpa bukti ilmiah.

    Isu impor tersebut tak ayal memperburuk hubungan Taiwan - Cina. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Taiwan mengklaim sebagai negara independen, bukan bagian dari Cina. Cina berpandangan sebaliknya, memandang Taiwan bagian darinya, bersama Macau dan Hong Kong. Perbedaan tersebut kerap berujung perdebatan di antara keduanya, bahkan langkah militer di mana Cina mengirim jet tempur ke Taiwan.

    Baca juga: Pesawat Militer Cina Kembali Terobos Zona Pertahanan Udara Taiwan

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Persebaran Pengungsi di Indonesia Menurut UNHCR

    PBB mengucurkan dana untuk program respons sosial ekonomi inklusif untuk menghadapi Covid-19. UNHCR mendata persebaran penerima manfaat di Indonesia.