Cetak Rekor, India Suntik Vaksin Covid untuk 22 Juta Penduduk di Ultah PM Modi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 COVISHIELD yang diproduksi oleh Serum Institute of India, pada seorang penggembala dalam perjalanan vaksinasi di Lidderwat dekat Pahalgam, di distrik Anantnag, Kashmir selatan, 10 Juni 2021. Kementerian Kesehatan India melaporkan bahwa 94.052 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. REUTERS/Sanna Irshad Mattoo

    Seorang petugas kesehatan menyuntikan vaksin Covid-19 COVISHIELD yang diproduksi oleh Serum Institute of India, pada seorang penggembala dalam perjalanan vaksinasi di Lidderwat dekat Pahalgam, di distrik Anantnag, Kashmir selatan, 10 Juni 2021. Kementerian Kesehatan India melaporkan bahwa 94.052 kasus Corona tercatat dalam 24 jam terakhir. REUTERS/Sanna Irshad Mattoo

    TEMPO.CO, Jakarta - India mencetak rekor vaksinasi covid-19 di hari ulang tahun Perdana Menteri Narendra Modi. Pada Jumat, 17 September 2021, India menyuntikkan vaksin covid-19 kepada 22,6 juta orang penduduk, tiga kali lipat dibandingkan hari-hari biasa selama sebulan terakhir.

    Pemberian vaksin itu adalah hadiah ulang tahun untuk Modi yang berusia 71 tahun India sedang dikritik akibat naiknya kasus infeksi dan kematian di India pada April dan Mei.

    "Setiap orang India akan bangga dengan rekor angka vaksinasi hari ini," kata Modi di Twitter. "Mari kita tingkatkan vaksinasi untuk mengalahkan covid-19."

    Puncak vaksinasi India sebelumnya sebesar 14,1 juta pada 31 Agustus, dengan rata-rata harian 7 juta dosis dalam 30 hari terakhir.

    Sejak beberapa pekan terakhir, angka vaksinasi covid-19 terus naik berkat melonjaknya produksi AstraZeneca. Serum Institute of India (SII), pembuat vaksin terbesar di dunia akan memasok 200 juta dosis vaksin AstraZeneca untuk program imunisasi India bulan ini, dibandingkan sekitar 150 juta pada bulan sebelumnya , menurut sumber pemerintah yang menolak disebutkan namanya.

    Suplai vaksin juga akan dipasok dari Bharat Biotech sebesar 35 juta dosis Covaxin bulan ini. Sedangkan Cadila Healthcare (CADI.NS) akan menjual 10 juta dosis vaksin DNA covid-19 bulan depan.

    Sumber itu mengatakan produksi vaksin India akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Namun tak tertutup kemungkinan India akan menjadi pemasok utama vaksin covid-19 dengan harga terjangkau di dunia. India, yang menghentikan ekspor vaksin covid-19 pada April, kini memiliki kapasitas produksi lebih dari 2 miliar dosis per tahun.

    Negara berpenduduk 1,35 miliar orang itu telah memberikan lebih dari 792 juta dosis, terbanyak setelah China.

    India telah memberikan setidaknya satu dosis vaksin covid-19 kepada 62 persen dan dua dosis untuk 21 persen penduduknya. Negara ini telah melaporkan lebih dari 33,38 juta kasus virus corona dan 444.248 kematian.

    Baca:Dibayangi Gelombang Covid-19 Ketiga, India Lewati Rekor Vaksinasi Cina

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.