5 Alasan China Mesra dengan Taliban, dari Soal Uighur Hingga Jalur OBOR

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Sejak Taliban kembali berkuasa di Afghanistan, China termasuk negara yang terang-terangan menyatakan dukungannya. Dalam berbagai kesempatan, China siap menjalin hubungan dengan Taliban.

    Berikut 5 alasan China mendukung kekuasaan Taliban di Afghanistan:

    1. China Minta Bantuan Taliban Melawan Ekstrimis Uighur

    Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertemu dengan perwakilan Taliban pada Rabu lalu di Tianjin. Wang minta dibantu melawan kelompok ekstremis Uighur di Xinjiang, East Turkestan Islamic Movement (ETIM).

    Dilansir Reuters, Wang mengatakan ia berharap Taliban membantu melawan ETIM yang merupakan ancaman langsung terhadap keamanan nasional China.

    Kelompok yang bertekad menjadikan Xinjiang sebagai negara Islam itu dianggap teroris oleh PBB, Uni Eropa, dan beberapa negara lain secara khusus, seperti Malaysia, Pakistan, Rusia, Turki, Inggris, dan Uni Emirat Arab.

    2. China Punya Perusahaan Tambang di Afghanistan

    Tiga tahun lalu, Cina berhasil menggaet lisensi untuk mengelola tambang tembaga di Aynak, di kawasan selatan Kabul. Produksi di tambang tembaga terbesar dunia ini dimulai sejak 2014.

    Presiden Afghanistan saat itu, Hamid Karzai memuji China karena negara pertama yang bersedia menanam modal di sektor pertambangan Afghanistan.

    Perjanjian dengan Afghanistan ini memberi Cina hak untuk menambang minyak di provinsi Sar-i-Pul dan Fariab, kawasan tempat militer Jerman bertugas saat itu. Di sana diperkirakan, ada sumber minyak bumi sebanyak 87 juta barel, jumlah yang kecil bila dibandingkan kebutuhan minyak dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.