Top 3 Dunia: 6 Negara Larang Pelancong dari RI Hingga Rekor Covid-19 di Malaysia

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang pesawat menggunakan baju hazmat berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 5 Juli 2021. Sebelum penerapan PPKM Darurat, penumpang di bandara tersebut mencapai 60 ribu hingga 70 ribu penumpang per harinya. ANTARA/Fauzan

    Seorang penumpang pesawat menggunakan baju hazmat berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 5 Juli 2021. Sebelum penerapan PPKM Darurat, penumpang di bandara tersebut mencapai 60 ribu hingga 70 ribu penumpang per harinya. ANTARA/Fauzan

    TEMPO.CO, Jakarta - Awal pekan ini tiga isu mengisi berita terpopuler Tempo Dunia di antaranya enam negara yang melarang masuk turis Indonesia, Israel izinkan sewa rahim agar pasangan LGBTQ punya anak, hingga kasus Covid-19 di Malaysia yang mencetak rekor baru.

    Berikut rangkuman tiga berita di atas yang tayang pada Senin, 12 Juli 2021.

    1. Turis Indonesia Dilarang Masuk ke-6 Negara, dari Singapura Hingga Arab Saudi

    Sebanyak enam negara melarang penerbangan dari Indonesia. Kebijakan ini terbit menyusul tingginya kasus covid-19 di dalam negeri.

    Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kemarin, Minggu 11 Juli 2021, jumlah kasus Covid-19 bertambah 36.197 dalam 24 jam terakhir. Jumlah pasien yang terjangkit Covid-19 kini sebanyak 2.527.203 orang terhitung sejak Maret 2020.

    Enam negara yang melarang masuk pelancong dari Indonesia di antaranya Uni Emirat Arab, Singapura, Taiwan, Hong Kong, Oman dan Arab Saudi.

    Larangan itu keluar ketika Indonesia sedang bergulat dengan wabah Covid-19 gelombang kedua dan ancaman varian Delta yang sangat menular. Untuk berita selengkapnya silakan baca di sini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.