Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Amerika Masukkan Turki Dalam Daftar Negara Pengguna Tentara Anak-anak

image-gnews
Anak-anak di belakang sebuah truk ketika mereka melarikan diri dari kota Ras al Ain, Suriah 9 Oktober 2019. Tentara Turki juga mulai menggempur pangkalan dan depot amunisi dari milisi YPG Kurdi. Serangan artileri, yang juga menargetkan posisi senapan dan sniper YPG, ditujukan ke lokasi yang jauh dari daerah perumahan. REUTERS / Rodi Said
Anak-anak di belakang sebuah truk ketika mereka melarikan diri dari kota Ras al Ain, Suriah 9 Oktober 2019. Tentara Turki juga mulai menggempur pangkalan dan depot amunisi dari milisi YPG Kurdi. Serangan artileri, yang juga menargetkan posisi senapan dan sniper YPG, ditujukan ke lokasi yang jauh dari daerah perumahan. REUTERS / Rodi Said
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Amerika memperbarui daftar negara yang melibatkan anak-anak dalam operasi militernya. Negara yang baru saja ditambahkan adalah Turki. Menurut Pemerintah Amerika, Turki telah merekrut tentara anak-anak selama setahun terakhir dam menempatkan mereka dalam Divisi Sultan Murad di Suriah dan Libya.

"Dengan segala hormat ke Turki, ini pertama kalinya anggota NATO masuk dalam daftar pencegahan tentara anak-anak. Sebagai anggota NATO, Turki memiliki kesempatan untuk merespon isi ini, soal perekrutan dan penggunaan tentara anak-anak di Suriah dan Libya," ujar Kementerian Luar Negeri Amerika dalam keterangan persnya, Kamis, 1 Juli 2021.

Selama ini, Turki memang kerap melakukan operasi lintas batas di Suriah dan Libya. Di Suriah, misalnya, Turki sudah melakukan operasi militer lintas batas sebanyak tiga kali. Di sana, mereka menyasar kelompok teroris ISIS serta milisi Kurdish yang dibekingi oleh Amerika.

Dalam melakukan operasi militer lintas batas itu, Turki kerap menggunakan "jasa" dari kombatan Suriah. Mereka diikutkan dalam barisan tentaranya. Langkah tersebut kerap dipermasalahkan oleh Dewan HAM PBB karena kombatan yang dilibatkan Turki kerap menyerang penduduk sipil, mencuri, ataupun menculik. Turki membantah tuduhan itu.

Seorang anak laki-laki mengenakan bendera Turki berdiri di samping seorang tentara Turki di kota Tal Abyad, Suriah 23 Oktober 2019.[REUTERS / Khalil Ashawi]

Nah, keterlibatan anak-anak belum pernah terungkap sebelumnya. Turki, hingga berita ini ditulis, belum memberikan jawaban atas langkah Amerika.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dengan masuknya Turki ke dalam daftar negara yang melibatkan tentara anak-anak, Turki akan menjadi subjek sanksi. Sanksi yang diberikan bisa berupa pembatalan bantuan militer atau pemberian lisensi komersial untuk perlengkapan militer.

Menurut laporan Reuters, hal yang patut diperhatikan dari langkah Amerika adalah implikasinya terhadap negosiasi pengamanan Afghanistan. Per berita ini ditulis, kedua negara tengah bernegosiasi untuk mengizinkan Turki menjaga bandara di Kabul, Afghanistan setelah tentara Amerika ditarik mundur.

Turki dikabarkan menawarkan bantuannya ke Amerika, namun meminta asistensi finansial dan operasional. Presiden Amerika Joe Biden, dalam pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bulan lalu menjanjikan bakal ada bantuan, namun belum jelas kapan.

Baca juga: Temui Erdogan, Joe Biden Yakin Hubungan AS-Turki Membaik

ISTMAN MP | REUTERS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Aturan Debat Capres AS 2024

23 menit lalu

Gambar kombinasi yang menunjukkan Presiden AS Joe Biden dan kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Kevin Lamarque dan Elizabeth Frantz/File Foto
Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Aturan Debat Capres AS 2024

Joe Biden Vs Donald Trump akan lakukan debat capres AS 2024 pada 27 Juni 2024 waktu setempat. Apa saja aturannya?


Rusia Salahkan Amerika atas Serangan Rudal ke Krimea yang Tewaskan Anak-anak

8 jam lalu

Lynne Tracy. FOTO/Twitter/ @FranceNews24
Rusia Salahkan Amerika atas Serangan Rudal ke Krimea yang Tewaskan Anak-anak

Kementerian Luar Negeri Rusia memanggil Duta Besar Amerika untuk Rusia, Lynne Tracy, sebagai protes atas serangan rudal ke Krimea.


10 Negara Terbesar di Afrika Berdasarkan Luas Wilayah

11 jam lalu

Dari banyaknya negara di benua Afrika, ada 10 negara terbesar dengan wilayah yang sangat luas. Berikut ini informasinya untuk Anda. Foto: Canva
10 Negara Terbesar di Afrika Berdasarkan Luas Wilayah

Dari banyaknya negara di benua Afrika, ada 10 negara terbesar dengan wilayah yang sangat luas. Berikut ini informasinya untuk Anda.


Yaman Serang Tanker dan Kapal Induk Amerika Pelanggar Embargo terhadap Israel

13 jam lalu

Tentara Yaman dan milisi Houthi menyerang kapal yang berhubungan dengan Israel di Laut Hitam. Irna news
Yaman Serang Tanker dan Kapal Induk Amerika Pelanggar Embargo terhadap Israel

Yaman mengklaim telah menembak kapal komersial dan kapal induk USS Dwight D. Eisenhower karena melanggar embargo terhadap Israel.


Gedung Putih Waswas soal Rencana Pidato Benjamin Netanyahu di Kongres Amerika Serikat

19 jam lalu

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato dalam pembukaan kedutaan besar Guatemala, Yerusalem, 16 Mei 2018. [Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu gestures as he speaks during the dedication ceremony of the embassy of Guatemala in Jerusalem, May 16, 2018. [REUTERS/Ronen Zvulun/Pool]
Gedung Putih Waswas soal Rencana Pidato Benjamin Netanyahu di Kongres Amerika Serikat

Benjamin Netanyahu dikhawatirkan akan menggunakan kesempatan pidatonya di Kongres Amerika Serikat untuk mengkritik Joe Biden


Dagestan Diserang Kelompok Bersenjata, Setidaknya 15 Polisi Tewas

23 jam lalu

Pemandangan menunjukkan gumpalan asap membubung, di Derbent, Rusia, 23 Juni 2024. VIDEO OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS
Dagestan Diserang Kelompok Bersenjata, Setidaknya 15 Polisi Tewas

Orang-orang bersenjata menembaki sebuah sinagoge, gereja Ortodoks, dan pos polisi dalam serangan di dua kota Dagestan.


PM Hungaria: Sia-sia Upaya Negara Barat dan NATO Ingin Kalahkan Rusia di Ukraina

2 hari lalu

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Yuri Kochetkov/Pool via REUTERS/File Photo
PM Hungaria: Sia-sia Upaya Negara Barat dan NATO Ingin Kalahkan Rusia di Ukraina

PM Hungaria Viktor Orban menilai upaya Barat dan NATO untuk mengalahkan Rusia dalam perang di Ukraina akan sia-sia dan malah harus membayar mahal


Sekjen PBB Peringatkan agar Lebanon Tidak Menjadi seperti Gaza

2 hari lalu

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. REUTERS/Denis Balibouse
Sekjen PBB Peringatkan agar Lebanon Tidak Menjadi seperti Gaza

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan dunia tidak mampu membiarkan Lebanon menjadi seperti Gaza.


Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

3 hari lalu

Petugas kesehatan menyandikan informasi dan menyiapkan vaksin melawan virus corona (COVID-19) di lokasi vaksinasi keliling di Taguig, Metro Manila, Filipina, 21 Mei 2021. REUTERS/Lisa Marie David
Parlemen Filipina akan Selidiki Operasi Propaganda Anti-vaksin Cina oleh Pentagon

Pentagon menjalankan kampanye propaganda pada 2020- 2021 untuk merendahkan vaksin Sinovac dari Cina di Filipina dan negara lain


Liverpool Berminat dengan Kenan Yildiz, Mengenal Pesepak Bola Asal Turki Ini

4 hari lalu

Aksi pemain Juventus, Kenan Yildiz menjebol gawang Frosinone dalam laga perempat final Coppa Italia di Allianz Stadium, Turin, Italia, 11 Januari 2024. Hasil ini mengantarkan Juventus ke semifnal Coppa Italia dan akan menghadapi Lazio yang lebih dulu lolos dengan menyingkirkan AS Roma 1-0.  REUTERS/Massimo Pinca
Liverpool Berminat dengan Kenan Yildiz, Mengenal Pesepak Bola Asal Turki Ini

Liverpool mengincar pemain muda Juventus Kenan Yildiz