Istri Penemu Antivirus McAfee Salahkan Amerika atas Kematian Suaminya

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • John McAfee. REUTERS/Darrin Zammit Lupi

    John McAfee. REUTERS/Darrin Zammit Lupi

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri dari penemu software antivirus John McAfee, Janice McAfee, menyalahkan Pemerintah Amerika atas kematian suaminya. Menurutnya, andai Pemerintah Amerika tidak memaksa suaminya diekstradisi, McAfee tidak akan bunuh diri di selnya, Barcelona, Spanyol, pada hari Rabu kemarin, 23 Juni 2021.

    Diberitakan sebelumnya, McAfee tengah menghadapi gugatan terkait penggelapan pajak dan penipuan mata uang kripto. Beberapa jam sebelum ia ditemukan tewas, Pengadilan Spanyol memastikan ia akan diekstradisi ke Amerika untuk melanjutkan proses hukumnya di sana. McAfee menolak hal itu atas alasan yang belum dan mungkin tak akan pernah terungkap.

    "Saya menyalahkan Pemerintah Amerika atas tragedi ini. Gara-gara gugatan berbau politis itu, suami saya meninggal. Sebelum ia wafat, saya sejatinya berniat mengajukan banding atas putusan ekstradisi Pengadilan Tinggi Spanyol," ujar Janice sambil menahan tangis di depan Lapas Brians 2, Barcelona, Jumat, 25 Juni 2021.

    Masalah bunuh diri itu sendiri masih diragukan oleh Janice. Dikutip dari kantor berita Reuters, Janice meminta adanya penyelidikan menyeluruh perihal kematian suaminya yang dikenal kontroversial itu|.

    John McAfee. REUTERS/Jorge Dan Lopez

    Menurut keterangan Kepolisian Barcelona, kematian McAfee dipastikan akibat aksi gantung diri. Namun, hal yang membuat kematiannya dicurigai adalah McAfee ditemukan seorang diri di selnya sementara ia tinggal dengan seorang napi lain.

    "Kata-kata terakhirnya, beberapa jam sebelum meninggal, adalah 'aku cinta kamu dan aku akan telepon kamu nanti malam'. Itu bukan kata-kata orang yang akan bunuh diri."

    "Dia adalah seorang pejuang yang yakin semuanya akan berjalan sesuai rencana. Saya ragu dia melakukan semua ini. Saya yakin akan mendapat jawabannya," ujar Janice menegaskan.

    Pengacara McAfee, Javier Villalba, mengatakan pihak keluarga tengah menanti hasil otopsi McAfee. Namun, untuk berjaga-jaga, mereka telah meminta dirinya untuk mengajukan otopsi independen. "Kemungkinan bakal ada gugatan setelah investigasi rampung," ujarnya.

    Secara terpisah, Kedutaan Besar Amerika di Spanyol menyatakan terus memantau perkembangan kasus kematian McAfee. Mereka memastikan mendukung investigasi penyebab kematian dan siap memberikan segala bantuan yang diperlukan oleh keluarga McAfee.

    "Sebagai rasa hormat terhadap keluarga korban, kami tidak akan berkomentar lebih lanjut," ujar Kedutaan Besar Amerika perihal kematian John McAfee.

    Baca juga: Jejak John McAfee di Industri Teknologi, dari Anti Virus Hingga Cryptocurrency

    ISTMAN MP | REUTERS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.