Daging Barbekyu Gratis Khas Rumania untuk Orang yang Disuntik Vaksin Covid-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria memanggang gulungan daging cincang tradisional Rumania yang disebut 'mici' di Bucharest, Rumania, 11 Juni 2021. [Foto Inquam/Octav Ganea via REUTERS]

    Seorang pria memanggang gulungan daging cincang tradisional Rumania yang disebut 'mici' di Bucharest, Rumania, 11 Juni 2021. [Foto Inquam/Octav Ganea via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumania punya cara unik untuk membujuk orang-orang agar bersedia disuntik vaksin Covid-19, yakni dengan memberikan daging barbekyu tradisional gratis kepada orang yang sudah divaksin.

    Salah satu warga Rumania yang disuntik adalah Mioara Neacsu. Ia langsung pergi ke kedai barbekyu yang ramai di pasar Obor Bucharest untuk megambil seporsi mici gratis, panganan jalanan tradisional khas Rumania.

    Pasar ini terkenal dengan mici, daging giling barbekyu berbentuk sosis, yang biasanya dimakan hangat dengan roti dan mustard.

    Selama tiga hari sejak Jumat, pemilik barbekyu menawarkan mici gratis kepada siapa saja yang mendapatkan suntikan vaksin corona di unit vaksinasi yang didirikan di pasar.

    "Mici memang lekat dengan pasar Obor akhir-akhir ini, (kalau) kamu dengar kata mici, kamu pasti langsung teringat Obor," kata manajer gerai makanan Adrian Rebenciuc, dikutip dari Reuters, 15 Juni 2021.

    "Bagi kami itu hal yang sangat bagus. Kami bahkan lebih bahagia karena orang-orang juga datang untuk divaksinasi di sini," katanya.

    Titei Constantin, 77 tahun, memegang kupon untuk 3 mici, gulungan daging cincang panggang tradisional, yang diterima setelah divaksinasi Covid-19, di Bucharest, Rumania, 11 Juni 2021. [Foto Inquam/Octav Ganea via REUTERS]

    Neacsu, seorang pensiunan berusia 60 tahun yang baru saja menerima vaksin, ingat makan mici di pasar Obor saat masih kecil.

    "Sudah lama saya tidak makan mici, sebenarnya saya penasaran ingin mencicipinya, saya dengar mici sangat dipuji karena enak," ujarnya.

    "Tapi sejujurnya, saya tidak datang untuk mici, saya datang khusus untuk vaksin Johnson & Johnson dan kemungkinan mendapatkannya tanpa lama," katanya.

    Keraguan menyebar di tengah ketidakpercayaan yang mengakar pada lembaga negara, kampanye informasi yang salah, dan edukasi vaksin yang lemah.

    "Setelah semua yang terjadi, semua rumah sakit dan semua orang yang meninggal, saya berharap lebih banyak orang akan tertarik untuk mendapatkan vaksin. Tapi...orang-orang itu rumit," kata Neacsu.

    Pada hari Jumat, pusat vaksinasi keliling Obor telah menarik antrean, tetapi tidak semua orang yakin.

    "Saya tidak menyangka akan melihat orang divaksinasi demi mendapat tiga mici, kami jadi bahan tertawaan. Makanya negara ini jadi begini," kata Mirela Nuta, seorang pedagang pasar berusia 53 tahun. "Mengingat semua yang saya baca, saya memutuskan untuk tidak divaksinasi saat ini," katanya.

    Dengan vaksin yang jauh melampaui permintaan, negara bagian Uni Eropa, Rumania, telah membuka pusat vaksinasi cepat di pasar, bandara, dan gedung konser, dan mengirim dokter dari pintu ke pintu di desa di mana akses medis tetap menjadi perhatian.

    Rumania telah gagal mencapai target untuk memvaksinasi 5 juta orang pada bulan Juni, dengan baru seperlima dari total populasi 4,47 juta orang yang sudah disuntik vaksin Covid-19.

    Baca juga: Restoran Serbia Berikan Makanan Gratis untuk Orang yang Disuntik Vaksin Covid-19

    REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.