Khatib Jumat Masjid Al-Aqsa Disoraki, Diduga Tak Singgung Hamas

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para jamaah Palestina salat Jumat di depan Kubah Batu (Dome of Rock) yang terletak di sisi lain Masjid Al-Aqsa pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadan, 31 Mei 2019. (Anadolu Agency/Daily Sabah]

    Para jamaah Palestina salat Jumat di depan Kubah Batu (Dome of Rock) yang terletak di sisi lain Masjid Al-Aqsa pada hari Jumat terakhir bulan suci Ramadan, 31 Mei 2019. (Anadolu Agency/Daily Sabah]

    TEMPO.CO, - Jemaah salat Jumat di Masjid Al-Aqsa berang dan mendesak Mufti Yerusalem, Sheikh Mohammed Hussein, turun dari mimbar karena diduga tidak menyinggung Hamas dan serangan Israel ke Gaza dalam khotbahnya.

    Sebuah video yang beredar online menunjukkan jemaah meneriaki Hussein dan memaksanya turun dari mimbar, suatu tindakan yang jarang terjadi di Masjid Al-Aqsa. "Keluar, keluar, keluar, anjing-anjing otoritas keluar," teriak para jemaah seperti dikutip dari The New Arab, Sabtu, 22 Mei 2021.

    Para jemaah meneriakkan slogan untuk mendukung Hamas dan mengecam Hussein karena afiliasinya dengan Otoritas Palestina (PA). Hussein dianggap sebagai perwakilan PA paling senior di kompleks Masjid Al-Aqsa. 

    Hussein merupakan penduduk Yerusalem timur yang memegang KTP yang dikeluarkan Israel. Ia sering muncul di samping Presiden PA Mahmoud Abbas di acara-acara publik.

    Para pengunjuk rasa menuduh Hussein "mengabaikan" Hamas dan Jalur Gaza dan memaksanya untuk menghentikan khotbahnya. "Kami adalah orang-orang Mohammed Deif," teriak ratusan jemaah yang marah saat pengawal membawa mufti itu menjauh dari masjid.

    Deif adalah komandan tertinggi sayap militer Hamas, Brigade Izz ad-Din al-Qassam.

    Baca juga: EKSKLUSIF, Warga Palestina Skeptis Gencatan Senjata dengan Israel Bakal Awet

    Sumber: THE NEW ARAB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.