Varian Baru Covid-19 dari India Terdeteksi di Malaysia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang antre untuk membayar di supermarket, sehari sebelum pemberlakuan situasi darurat di tengah wabah penyakit virus corona di Kuala Lumpur, Malaysia, 12 Januari 2021. REUTERS / Lim Huey Teng

    Orang-orang antre untuk membayar di supermarket, sehari sebelum pemberlakuan situasi darurat di tengah wabah penyakit virus corona di Kuala Lumpur, Malaysia, 12 Januari 2021. REUTERS / Lim Huey Teng

    TEMPO.CO, Jakarta - Malaysia mendeteksi kasus pertama varian baru Covid-19 dari India. Menteri Kesehatan Malaysia Adham Baba pada Minggu, 2 Mei 2021 mengatakan temuan itu terjadi beberapa hari setelah Malaysia memberlakukan larangan penerbangan dari India.

    Menurut Adham, varian baru Covid-19 dari India atau yang bernama B.1.6.1.7. terdeteksi di bandara Internasional Kuala Lumpur.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan virus ini sebagai varian yang menarik, yang diduga lebih mudah menular, menyebabkan penyakit lebih parah atau tubuh menjadi kebal terhadap vaksin.

    “Kami sarankan masyarakat agar tetap tenang. Semua upaya untuk menjaga kesehatan masyarakat akan berlanjut demi memutuskan rantai penularan dan memastikan keamanan publik,” kata Adham, tanpa memberi tahu tanggal persis varian baru Covid-19 dari India terdeteksi.

    Sebelumnya pada Rabu, 28 April 2021, Malaysia melarang penerbangan dari dan menuju India. Malaysia juga melarang masuknya pelancong yang baru dari India demi mencegah varian baru Covid-19.

    Baca juga: Ilmuwan Beri Peringatan Varian Baru Covid-19 India Sejak Awal Maret

       

    Sumber: Reuters       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.