Para Pemimpin ASEAN Coba Bujuk Militer Myanmar Hentikan Kekerasan

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zunar, kartunis Malaysia, yang mengkritik peristiwa di Myanmar lewat kartun. Foto/Zunar

    Zunar, kartunis Malaysia, yang mengkritik peristiwa di Myanmar lewat kartun. Foto/Zunar

    TEMPO.CO, - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang berlangsung di Jakarta dimulai siang ini. Dalam pertemuan itu para pemimpin Asia Tenggara akan mencoba membujuk militer Myanmar mengakhiri kekerasan. Pemimpin militer Jenderal Min Aung Hlaing pun telah tiba di Jakarta.

    Pertemuan yang digelar di Gedung Sekretariat ASEAN berlangsung tertutup. Dua orang sumber Reuters mengatakan para pemimpin akan bicara dengan harapan mendorong diskusi terbuka.

    Inisiatif yang sedang dipertimbangkan oleh ASEAN termasuk jeda dalam kekerasan untuk mengizinkan pasokan medis dan makanan masuk ke Myanmar, dan penunjukan utusan khusus untuk mendorong dialog antara rezim militer dan lawan-lawannya di Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), kata sumber tersebut dikutip dari Reuters, Sabtu, 24 April 2021.

    Myanmar telah berada dalam krisis sejak kudeta 1 Februari 2021. Unjuk rasa yang berlangsung hampir setiap hari dibalas dengan tindakan keras oleh junta hingga menewaskan ratusan orang.

    Tidak ada negara di luar ASEAN yang hadir dalam pertemuan ini, meskipun beberapa negara peserta dan utusan khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, akan bicara di sela-sela acara tersebut.

    Seorang juru bicara pemerintah bayangan Myanmar, yang dibentuk oleh anggota parlemen yang digulingkan dan beberapa kelompok etnis yang menentang militer, mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok itu telah melakukan kontak dengan para pemimpin ASEAN. Sayangnya tetapi belum secara resmi diundang ke KTT.

    Baca juga: Pemerintah Sipil Myanmar Surati Interpol untuk Tangkap Jenderal Min Aung Hlaing

    Sumber: REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.