Warga Korea Selatan Siap-siap Pemilu Kepala Daerah

Presiden Korea Selatan terpilih Moon Jae-in, menyapa para pendukungnya saat akan meninggalkan rumahnya di Seoul, Korea Selatan, 10 Mei 2017. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 10 juta pemilih di Korea Selatan akan memberikan hak suara mereka dalam pemilu untuk memilih Wali Kota Seoul dan Wali Kota Busan pada Jumat, 2 April 2021. Beberapa daerah lainnya di Negeri Gingseng juga akan menyusul melakukan pemilihan kepala daerah.     

Pemilu ini dilakukan saat Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan partainya, yakni Partai Demokrat, sedang bergumul dengan harga rumah di negara itu yang tidak terkendali. Kondisi ini memperdalam kesenjangan di Korea Selatan. Saat yang hampir sama, hubungan Korea Selatan dan Korea Utara memburuk sehingga membuat perubahan politik yang lebih luas menjelang pemilu presiden pada Maret 2022 mendatang.

Baca juga: Aturan Social Distancing di Korea Selatan Diperpanjang 

Presiden Korea Selatan terpilih Moon Jae-in, mengucapkan terima kasih saat menyapa para pendukungnya di Gwanghwamun Square, Seoul, 9 Mei 2017. Moon menjabat sebagai Kepala staf Presiden Roh Moo-hyun dari 2003-2008. REUTERS/Kim Kyunghoon

Hasil survei terakhir memperlihatkan partai oposisi Korea Selatan, Partai Rakyat Berkuasa, unggul di Seoul dan Busan. Itu bisa berarti untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, Partai Demokrat akan kehilangan kekuasaan di Seoul, yang berpopulasi 52 juta jiwa.

Sebuah survei yang dipublikasi pada Kamis, 1 April 2021, memperlihatkan pemilih dari semua kalangan usia mendukung Partai Rakyat Berkuasa. Dukungan diberikan pada kalangan usia 20 tahun-an, 30 tahun-an dan 60 tahun-an atau bahkan lebih tua.   

“Jika partai Presiden Moon kalah, itu akan menjadi sebuah kekalahan telak yang akan membawa sebuah kematian politik baginya dan mengeleminasi setiap momentum untuk mendorong agenda politiknya,” kata Kim Hyung-joon, ilmuwan bidang politik dari Universitas Myongji di Seoul.    

Menurut Kim, jika hasil survei itu menjadi kenyataan maka itu bukan berarti kandidat dari oposisi akan menjadi Presiden Korea Selatan yang selanjutnya. Melainkan kekuatan politik baru bisa muncul bahkan di kantong kekuasaan agar kelompok Presiden Moon tetap terkendali dan mencoba untuk membedakannya.

Presiden Moon berkuasa di Korea Selatan pada 2017. Ketika itu, Moon menjanjikan lapangan pekerjaan dan menyediakan tempat bagi semua warga negara Korea, di mana kalangan para pekerja keras bisa membeli rumah dengan harga terjangkau dan membangun biduk rumah tangga. Akan tetapi yang terjadi beberapa pekan ini, ada kemarahan yang menganggap kebijakan ekonominya gagal, termasuk caranya menangani pandemi Covid-19.   

       

Sumber: Reuters






Spesifikasi Kapal Induk AS, USS Ronald Reagan yang Berlabuh di Korea Selatan

16 jam lalu

Spesifikasi Kapal Induk AS, USS Ronald Reagan yang Berlabuh di Korea Selatan

Kapal induk AS bertenaga nuklir USS Ronald Reagan milik Amerika Serikat merapat di pelabuhan Busan, Korea Selatan. Apa keistimewaannya?


Harga Kimchi Naik Dampak Perubahan Cuaca

17 jam lalu

Harga Kimchi Naik Dampak Perubahan Cuaca

Harga kimchi di Korea Selatan dampak dari gelombang panas yang ekstrim dan intensitas hujan hingga menyebabkan banjir yang menyapu pertanian kol.


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

1 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Korea Utara Tembak Satu Rudal Balistik ke Laut

1 hari lalu

Korea Utara Tembak Satu Rudal Balistik ke Laut

Militer Korea Selatan melaporkan Korea Utara menembakkan sebuah rudal balistik ke arah timur laut wilayah Korea Utara pada Minggu, 25 September 2022.


Kemendagri Sosialisasi Surat Edaran terkait Wewenang Penjabat Kepala Daerah

2 hari lalu

Kemendagri Sosialisasi Surat Edaran terkait Wewenang Penjabat Kepala Daerah

SE Nomor 821/5492/SJ mengatur penyederhanaan prosedur dalam mengambil keputusan terkait masalah ASN.


Tekan Korea Utara, Kapal Induk AS Tiba di Korea Selatan

4 hari lalu

Tekan Korea Utara, Kapal Induk AS Tiba di Korea Selatan

Kapal induk AS USS Ronald Reagan tiba di Korea Selatan untuk bergabung dalam latihan militer yang ditujukan sebagai peringatan bagi Korea Utara


Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

4 hari lalu

Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

Kepala daerah perempuan ini dinilai berhasil memimpin daerahnya, meskipun mereka harus menghadapi banyak kendala.


Bupati Bengkalis Kasmarni: Perempuan Harus Berani Tunjukkan Kemampuan

4 hari lalu

Bupati Bengkalis Kasmarni: Perempuan Harus Berani Tunjukkan Kemampuan

Bupati Bengkalis Kasmarni meminta kaum perempuan bisa maju menjadi pemimpin meski banyak tantangan yang menghadang


Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

4 hari lalu

Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut tidak ada kecurangan vertikal pada Pemilu 2009.


Minta Kepala Daerah Fokus Kerja untuk Rakyat, Megawati: Tidak Lakukan Dansa Politik Pemilu 2024

4 hari lalu

Minta Kepala Daerah Fokus Kerja untuk Rakyat, Megawati: Tidak Lakukan Dansa Politik Pemilu 2024

Megawati mengingatkan para kader untuk berfokus melakukan kerja riil di masyarakat, alih-alih melakukan dansa politik jelang Pemilu 2024