Kapal Tarik Coba Bebaskan Kapal Kontainer yang Tersangkut di Terusan Suez

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KRI Bima Suci melintasi Terusan Suez dalam perjalanan dari Port Said, Mesir menuju Jeddah, Arab Saudi, di Mesir, 11 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    KRI Bima Suci melintasi Terusan Suez dalam perjalanan dari Port Said, Mesir menuju Jeddah, Arab Saudi, di Mesir, 11 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Terusan Suez tertutup. Gara-garanya, sebuah Kapal kontainer sepanjang 400 meter tersangkut di sana, menghalangi kapal-kapal lain untuk lewat. Sekarang, delapan kapal tarik (tugboat) Mesir mencoba membebaskan kapal berbobot 224 ribu ton tersebut.

    Dikutip dari kantor berita Reuters, kapal bernama Ever Given itu sudah terjebak di terusan Suez sejak Selasa kemarin. Menurut laporan Otoritas Kanal Suez (SCA), Ever Given bisa sampai terjebak di sana gara-gara cuaca buruk seperti badai pasir yang menerpa terusan Suez. Untuk saat ini, kata SCA, mereka belum bisa memperkirakan kapan Terusan Suez akan terbuka lagi.

    "Ever Given terjebak pada Selasa pagi karena kehilangan kendali yang disebabkan cuaca buruk dan badai pasir. Kami terus berupaya untuk memastikan navigasi reguler bisa terus berlanjut di sana," ujar SCA dalam keterangan persnya, Rabu, 24 Maret 2021.

    Dalam kondisi normal, Terusan Suez adalah salah satu kanal terpenting di dunia. Kurang lebih 12 persen transaksi perdagangan dunia menggunakan kanal tersebut karena posisinya yang strategis, menghubungkan Eropa dan Asia. Adapun untuk Mesir, terusan Suez tetaplah salah satu sumber pemasukan terbesar mereka.

    Sekarang, dengan terusan Suez terblokir Ever Given, yang disebut salah satu kapal kontainer terbesar di dunia, perdagangan dunia menjadi terhambat. SCA meminta para pemegang kepentingan untuk bisa memahami bahwa segala transaksi akan terlambat gara-gara insiden ini.

    "Namun, kami bisa menjamin pergerakan navigasi di kanal tersebut akan kembali seperti semula," ujar SCA sambil menambahkan bahwa Ever Given terjebak di titik selatan terusan Suez, berdekatan dengan pelabuhan Laut Merah.

    Dua pejabat Pemerintah Mesir menyatakan telah mengalihkan sebagian lalu lintas di Suez ke jalur lain. Namun, mereka tidak bisa memprediksi apakah hal itu akan signifikan untuk mengurangi gangguan di Suez selama Ever Given masih terjebak.

    Tidak ada korban dalam insiden ini. Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM), selaku manajer teknis dari Ever Given, mengklaim telah mengecek kondisi para awak di terusan Suez. Mereka, kata BSM, tak ada satupun yang cedera atau mengalami polusi.

    "Semua awak selamat dan utuh, Tidak ada laporan untuk cedera ataupun polusi," ujar BSM dalam keterangan persnya soal terusan Surez.

    Baca juga: Hebat, Militer Mesir Berhasil Bangun Terusan Suez Baru

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.