Indonesia Terima Bantuan 11,7 Juta Dosis Vaksin COVID-19 dari COVAX

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menurunkan kotak vaksin AstraZeneca / Oxford saat negara tersebut menerima gelombang pertama vaksin penyakit virus corona (COVID-19) di bawah skema COVAX, di bandara internasional Accra, Ghana 24 Februari 2021. [REUTERS / Francis Kokoroko]

    Pekerja menurunkan kotak vaksin AstraZeneca / Oxford saat negara tersebut menerima gelombang pertama vaksin penyakit virus corona (COVID-19) di bawah skema COVAX, di bandara internasional Accra, Ghana 24 Februari 2021. [REUTERS / Francis Kokoroko]

    TEMPO.CO, Jakarta - Bantuan vaksin COVID-19 untuk Indonesia dari COVAX akhirnya tiba. Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Indonesia mendapat jatah 11,7 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca dari COVAX. Nah, dari angka tersebut, sebanyak 1.113.600 di antaranya tiba sore ini, Senin, 8 Maret 2021.

    "Pengeriman ini adalah bagian awal, batch pertama dari pemberian vaksin COVID-19 via jalur multilateral...Pengiriman batch pertama kana dilakukan hingga Mei 2021," ujar Retno di Bandara Soekarno-Hatta.

    Retno melanjutkan, pengiraman batch pertama tidak akan menjadi yang terakhir untuk Indonesia. Jika tidak ada halangan, maka pengiriman tersebut akan dilanjutkan dengan batch-batch selanjutnya untuk memastikan seluruh warga Indonesia bisa menerima vaksin.

    Adapun Retno mengapresiasi upaya COVAX, yang diinisiasi WHO, untuk menjamin kesetaraan akses terhadap vaksin COVID-19, Menurutnya, kesetaraan akses harus diperjuangkan karena upaya menekan pandemi COVID-19 tidak akan usai hingga semua orang berhasil divaksinasi.

    "Prinsip kesetaraan akses tersebut terus kami dukung...Upaya multilateral ini sendiri sudah mulai membuahkan hasil. Sejak Februari kemarin, vaksin COVID-19 dari skema multilateral mulai didistribusikan," ujar Retno yang juga co-chair dari COVAX Vaccine Alliance.

    Sebelumnya, WHO sudah mengajak negara-negara di dunia untuk tidak menyumbangkan vaksin COVID-19 ke negara-negara lain dengan skema masing-masing. Menurut mereka, hal itu malah akan membuat penyebaran vaksin COVID-19 tidak merata.

    WHO kemudian menyarankan segala vaksin COVID-19 yang hendak disumbangkan untuk didistribusikan via COVAX. Nanti, tinggal diatur saja ke mana negara tujuannya. Dengan begitu, stok vaksin COVID-19 yang sudah dimiliki COVAX sebelumnya bisa dialihkan ke negara-negara lain. Adapun negara-negara Afrika menjadi fokus utama COVAX pada Februari lalu.

    Di Indonesia sendiri, vaksinasi COVID-19 terus berjalan. Walau angka vaksinasi hariannya masih kecil, di bawah satu juta, angkanya perlahan naik. Menurut data pemerintah, sudah ada 3 juta orang yang menerima dosis pertama vaksin COVID-19 dan 1,1 juta yang menerima dosis kedua. Adapun target sasaran vaksinasi COVID-19 Indonesia adalah 181.554.465.

    Baca juga: Kudeta Militer Myanmar, Retno Marsudi Soroti Peran ASEAN

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.