Pegawai RS Singapura Tak Sengaja Disuntik 5 Dosis Vaksin COVID-19

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menujukkan vaksin Covid-19 dari Sinovac dan alat jarum suntik sebelum melakukan vaksinasi penyuntikan dosis kedua CoronaVac pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 28 Januari 2021. Rumah Sakit Jati Sampurna melakukan Penyuntikan dosis kedua vaksin COVID-19 untuk para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bertugas setelah sebelumnya mendapatkan vaksinasi penyuntikan dosis pertama pada 14 Januari 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas menujukkan vaksin Covid-19 dari Sinovac dan alat jarum suntik sebelum melakukan vaksinasi penyuntikan dosis kedua CoronaVac pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 28 Januari 2021. Rumah Sakit Jati Sampurna melakukan Penyuntikan dosis kedua vaksin COVID-19 untuk para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bertugas setelah sebelumnya mendapatkan vaksinasi penyuntikan dosis pertama pada 14 Januari 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pegawai Rumah Sakit Mata Singapura, Singapore National Eye Centre, mendapat pengalaman tidak enak. Pada 14 Januari lallu, dirinya tanpa sengaja telah disuntik 5 dosis vaksin COVID-19. Dikutip dari Channel News Asia, pemicunya adalah kelalaian petugas vaksinasi di rumah sakit tersebut.

    "Kesalahan tersebut berhasil diidentifikasi beberapa menit kemudian ketika pegawai terkait istirahat di ruang yang telah disediakan," ujar RS Mata Singapura, dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 7 Februari 2021. 

    Sebagaimana diketahui, jumlah dosis yang seharusnya diterima oleh pasien COVID-19 adalah dua. Dua dosis itupun diberikan secara terpisah dengan dosis kedua diberikan sebulan setelah penyuntikan dosis pertama. Dengan kata lain, lima dosis vaksin COVID-19 jelas berlebihan.

    RS Mata Singapura melanjutkan, para dokter senior langsung diperingatkan begitu peristiwa terkait teridentifikasi. Untungnya, kata mereka, pegawai itu tidak mengalami gejala atau efek samping apapun.

    Sebagai tindakan antisipasi, pegawai itu untuk sementara waktu sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Singapura. Menurut laporan RS Mata Singapura, kondisinya stabil sehingga dalam waktu dua hari ia langsung dilepaskan.

    "Para staf kami terus memantau perkembangan kondisinya," ujar RS Mata Singapura.

    Perihal kenapa pegawai bisa lalai memberikan lima dosis vaksin COVID-19, RS Mata Singapura mengklaim ada miskomunikasi. Selain, mereka juga mengatakan kurangnya latihan menjadi penyebabnya.

    "Staf yang saat itu menangani pembagian vaksin tiba-tiba dipanggil untuk mengurus hal lain. Staf yang menggantikannya tidak mengecek lagi apakah pembagian vaksin sudah pas atau belum," ujar RS Mata Singapura.

    Atas hal yang terjadi, RS Mata Singapura meminta maaf. Selain itu, evaluasi dilakukan untuk memastikan kejadian salah suntik vaksin COVID-19 tersebut tidak terulang.

    Baca juga: Cina Setujui Vaksin Covid-19 Sinovac Dijual untuk Masyarakat Umum

    ISTMAN MP | CHANNEL NEWS ASIA

    https://www.channelnewsasia.com/news/singapore/singapore-national-eye-centre-5-doses-covid-19-vaccine-error-14126784


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.