Tentara Israel Diduga Mengambil 7 Sapi Milik Peternak Lebanon

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Israel berdiri di dekatn sebuah tank yang dikerahkan di dekat perbatasan dengan Gaza, di Israel selatan 29 Maret 2019. Pawai Akbar Kepulangan dimulai pada 30 Maret 2018, untuk mengenang pembunuhan enam pengunjuk rasa oleh aparat keamanan Israel pada saat protes penyitaan tanah pada tahun 1976 lalu. REUTERS/Amir Cohen

    Tentara Israel berdiri di dekatn sebuah tank yang dikerahkan di dekat perbatasan dengan Gaza, di Israel selatan 29 Maret 2019. Pawai Akbar Kepulangan dimulai pada 30 Maret 2018, untuk mengenang pembunuhan enam pengunjuk rasa oleh aparat keamanan Israel pada saat protes penyitaan tanah pada tahun 1976 lalu. REUTERS/Amir Cohen

    TEMPO.CO, - Sejumlah peternak di sebuah desa di Lebanon dekat perbatasan dengan Israel kesal karena sapi-sapi mereka yang sedang merumput diduga diambil oleh tentara Israel.

    Para penggembala dari desa perbatasan Wazzani mengatakan tentara Israel membawa tujuh ekor sapi saat berpatroli melintasi zona abu-abu pada Ahad kemarin antara pagar pembatas kedua negara dan 'Garis Biru' atau perbatasan yang diakui secara internasional. Mereka mengklaim biasa menggembalakan sapi dengan bebas di daerah itu selama beberapa tahun.

    Peristiwa ini berpotensi menjadi perselisihan baru antara kedua negara. Lebanon dan Israel masih dalam keadaan perang formal dan telah lama memperebutkan perbatasan darat dan laut mereka.

    Pasukan Pertahanan Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    "Selama dua puluh tahun dan lebih sapi-sapi ini ada di sana, dari masa kakek nenek kakek nenek kami dan ini adalah pertama kalinya seseorang mengambil mereka," kata warga desa Kamal al-Ahmad, yang kehilangan tiga sapi dalam insiden tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa, 26 Januari 2021.

    Baca juga: Bocah Lebanon Nekat Selamatkan Ayamnya di Tengah Tembakan Tentara Israel

    Sapi-sapi milik peternak ini bernilai sekitar US$ 2 ribu atau Rp 28,2 juta per ekornya. Hilangnya sapi-sapi itu membuat para peternak semakin menderita di tengah krisis keuangan yang sedang berlangsung di Lebanon.

    Daerah dekat sungai tempat penggembalaan sapi Wazzani hanya berjarak sekitar 200 meter dari Israel.

    Kedua negara tidak setuju atas tembok perbatasan yang mulai dibangun Israel pada 2018.

    Pasukan penjaga perdamaian PBB memantau perbatasan sejak militer Israel menarik diri dari Lebanon selatan pada tahun 2000 dan mengakhiri pendudukan selama 22 tahun.

    "Kami mengetahui dugaan insiden tersebut dan kami berhubungan dengan kedua pihak terkait dengan masalah ini," kata juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) Andrea Tenenti, kepada Reuters melalui telepon.

    Israel dan Lebanon juga berada dalam sengketa maritim atas sebuah wilayah di laut di tepi tiga blok energi lepas pantai Lebanon.

    REUTERS

    https://www.reuters.com/article/idUSKBN29V1RU?il=0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.