Dampak Virus Corona, Staf Japan Airlines Bekerja Membantu Kuil

Staf di Japan Airlines untuk sementara diperkerjakan sebagai pemandu di kuil karena wabah virus corona membuat penerbangan terpukul. Youtube.com

TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan penerbangan Japan Airlines Group bekerja sama dengan Balai Kota Munakata, perfektur Fukuoka, Jepang, untuk sebuah proyek dengan mempekerjakan staf Japan Airlines yang sedang dirumahkan sementara karena pengurangan jadwal penerbangan. Para staf tersebut diharapkan bisa berkontribusi pada masyarakat setempat dan merevitalisasi komunitas di Fukuoka.  

  

Kerja sama ini adalah juga sebuah upaya untuk mengambil manfaat bakar para personel maskapai Japan Airlines, ketangkasan mereka dan kreatifitas perusahaan swasta tersebut yang terbiasa mengatasi berbagai masalah.  

Menurut Japan Airlines Co. cabang Fukuoka, wabah virus corona telah membuat maskapai itu harus mengurangi jumlah penerbangan domestiknya sampai 30 persen dari biasanya. Sedangkan jumlah penerbangan internasional yang dikontrak dari luar negeri jumlahnya bahkan nol. Walhasil, karyawan Japan Airlines (JAL) Group yang bertugas di bandara tidak banyak hal yang bisa dikerjakan.

Pemerintah Kota Munakata, Fukuoka, pada tiga tahun lalu sebenarnya telah menanda-tangani kesepakatan dengan JAL, dimana JAL ingin membantu menyelesaikan sejumlah masalah lokal.     

Sejauh ini, sudah ada beberapa projek yang diimplementasikan dalam kerangka kerja ini. Contohnya, staf JAL membantu pemerintah kota melakukan penyiangan, meratakan tanah, menanam bibit di sekitar observatorium kincir angin. Mereka juga ada yang menjadi pemandu di tempat wisata pulau Oshima dan membantu penjualan produk pertanian dan perikanan lokal di bandara, yang biasanya dijual di toko lewat ajang khusus yang dinamai Sora no Eki.

Terhitung mulai 1 Januari – 11 Januari 2021, bakal ada 31 staf perempuan JAL yang dikirim ke kuil Munakata Taisha untuk bertugas sebagai miko atau pembantu kuil. Langkah ini diambil setelah mendengar kabar kuil di sana mengalami kesulitan merekrut miko. Walhasil makapai tersebut mengajukan proposal untuk mengirimkan staf dengan kemampuan customer service yang tinggi ke sana. Staf yang dikirim juga termasuk mereka yang biasa bekerja di lapangan.

JAL pun menandatangani kontrak jangka pendek untuk mengirim staf ke kuil Munakata Taisha, yang membutuhkan banyak pembantu karena banyak orang datang ke kuil dari biasanya di tengah ujian wabah virus corona ini.      

            

Sumber: https://www.asiaone.com/asia/japan-airlines-staff-temporarily-serve-shrine-maidens






Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

1 hari lalu

Jepang Akan Anggap Covid-19 Sebagai Flu Biasa Musim Semi Ini, Apa Dampaknya?

Sebelumnya, Jepang bahkan mengumumkan akan mempertimbangkan untuk melonggarkan rekomendasi penggunaan masker.


NATO Memperkuat Kemitraan dengan Jepang

2 hari lalu

NATO Memperkuat Kemitraan dengan Jepang

Sekjen NATO Jens Stoltenberg kunjungan kerja ke Jepang untuk memperkuat kemitraan di tengah perang Ukraina yang masih berkecamuk.


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

2 hari lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Sulawesi Utara dan Jayapura, Kekang Chip Cina

3 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Sulawesi Utara dan Jayapura, Kekang Chip Cina

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Senin 30 Januari 2023, diisi dua berita kejadian gempa.


Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

3 hari lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.


Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

3 hari lalu

Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

Sanksi baru itu dirancang untuk membatasi akses perusahaan Cina ke teknologi pembuatan chip utama dari ASML, Nikon, dan Tokyo Electron.


KBRI Tokyo Tawarkan SDM Indonesia pada Perusahaan Jepang

4 hari lalu

KBRI Tokyo Tawarkan SDM Indonesia pada Perusahaan Jepang

Saat ini, ada 44 ribu pekerja Indonesia dengan status magang dan 10 ribu tenaga kerja terampil di Jepang.


Bergaya Kawaii, Mengenal Penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu

4 hari lalu

Bergaya Kawaii, Mengenal Penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu

Penyanyi dan model Jepang, Kiriko Takemura atau Kyary Pamyu Pamyu lahir pada 29 Januari 1993


Musim Semi Segera Tiba, Kapan Waktu Terbaik Kunjungi Jepang untuk Lihat Bunga Sakura?

4 hari lalu

Musim Semi Segera Tiba, Kapan Waktu Terbaik Kunjungi Jepang untuk Lihat Bunga Sakura?

Bulan April biasanya menjadi salah satu waktu yang paling diminati wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Sebab, saat itu bunga sakura bermekaran.


Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

4 hari lalu

Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

Tenaga Kerja Asing manakah terbanyak di Indonesia? TKA Cina di urutan pertama, disusul dari Jepang dan Korea Selatan. Berapa jumlahnya?