Roma Larang Kereta Kuda Berkeliling di Pusat Kota

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta kuda terlihat di depan Colosseum kuno Roma di pusat kota Roma, Italia, 17 Maret 2016. [REUTERS / Stefano Rellandini]

    Kereta kuda terlihat di depan Colosseum kuno Roma di pusat kota Roma, Italia, 17 Maret 2016. [REUTERS / Stefano Rellandini]

    TEMPO.CO, Jakarta - Kota Roma melarang kereta kuda yang populer di kalangan turis dari jalan-jalan kota, sebagai upaya perlindungan hewan, kata Wali Kota Roma Virginia Raggi pada Rabu.

    "Kereta kuda tidak boleh berkeliling di jalanan, di lalu lintas, tapi hanya di dalam taman bersejarah," tulis Raggi di Facebook.

    Kereta kuda beratap terbuka, yang dikenal sebagai botticelle, adalah bisnis yang menguntungkan dengan beberapa operator tur mengenakan biaya lebih dari 100 euro per orang untuk tur ke monumen kota, menurut Reuters, 3 Desember 2020.

    Kelompok perlindungan hewan telah lama mengeluh tentang bisnis tersebut, dan mengatakan kuda menderita di musim panas karena mereka terpaksa menarik beban berat di atas jalan berbatu yang licin.

    "Anda tidak akan pernah lagi melihat kuda yang lelah di jalan-jalan kota selama jam-jam terpanas di bulan-bulan musim panas, karena kami secara tegas melarangnya," kata Raggi.

    Sais kereta kuda, yang berjuang untuk tetap bertahan karena krisis virus corona, mengatakan bahwa langkah Raggi akan menjadi pukulan telak bagi mereka.

    "Menjaja kereta kuda di taman tidak akan pernah sama dengan menarik kereta di pusat kota," kata Angelo Sed, ketua asosiasi kusir kereta kuda.

    Sumber:

    https://uk.reuters.com/article/uk-italy-horses/rome-bans-horse-drawn-carriages-from-city-streets-idUKKBN28C2SG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.