Raja Malaysia Tolak Berlakukan Keadaan Darurat Covid-19

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. REUTERS

    Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah hari Minggu, 20 menolak memberlakukan status darurat Covid-19 seperti disarankan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

    "Raja berpendapat bahwa saat ini Yang Mulia tidak perlu memberlakukan keadaan darurat negara atau wilayah tertentu di negara ini," kata Ahmad Fadil Syamsuddin, pengawas Keluarga Kerajaan membaca kutipan pernyataan istana seperti dikutip dari Channel News Asia.

    "Meski begitu, Yang Mulia mau mengingatkan para politisi untuk segera menghentikan politiking yang dapat menganggu stabilitas pemerintah," ujar Syamsuddin.

    Raja Malaysia, menurut Syamsuddin, juga berpendapat anggota parlemen tidak perlu melanjutkan aksi-aksi tidak bertanggung jawab yang dapat membahayakan stabilitas pemerintah.

    Sebelumnya, Muhyiddin menyarankan kepada Raja untuk memberlakukan status darurat.

    Kasus Covid-19 di Malaysia telah melonjak lebih dari 25 ribu kasus, dengan rekor lompatan harian 1.228 kasus baru yang dilaporkan pada Sabtu, 24 Oktober 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ciri-ciri Berbohong, Perhatikan Bahasa Tubuh Bukan Kata-katanya

    Bahasa tubuh bisa mencerminkan apakah orang tersebut sedang berbohong atau tidak. Berikut ciri-cirinya