Anak Lapor ke Pengadilan Keluarga karena Kalah Main Ludo dengan Ayahnya

Mainan ludo yang dipajang di meja Recreation Room, Museum Santa Maria, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2019. TEMPO/Bram Setiawan

TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di India melaporkan ayahnya ke pengadilan keluarga setelah kalah dalam permainan Ludo dengan ayahnya.

Perempuan berusia 24 tahun dari Bhopal, Madhya Pradesh, India, mendekati pengadilan keluarga ketika dia dikalahkan beberapa kali dalam permainan Ludo oleh ayahnya, kata Sarita Rajani, penasihat pengadilan keluarga.

"Anak-anak zaman sekarang sudah tidak tahan lagi dengan kekalahan, makanya kasus seperti itu muncul. Mereka perlu belajar menerima kekalahan yang sama pentingnya dengan menang," kata Rajani, dikutip dari The Print, 2 Oktober 2020.
Selama periode lockdown, perempuan muda itu, dua saudara kandungnya, dan ayah mereka sering bermain permainan papan Ludo. Setelah kalah dalam permainan, perempuan muda itu menimbun kebencian terhadap ayahnya, yang meningkat seiring waktu dan keluarganya harus menjalani sesi konseling untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Seorang perempuan muda berusia 24 tahun datang kepada kami dan berkata bahwa ketika dia bermain Ludo dengan saudara kandung dan ayahnya, ayahnya membunuh tokennya (goti) dan dia merasa itu adalah pelanggaran kepercayaan. Dia bilang dia sangat mempercayai ayahnya dan tidak berharap dikalahkan olehnya," kata Rajani.

"Ayahnya mengalahkannya beberapa kali dari waktu ke waktu. Kemarahannya meningkat dan dia berhenti memanggilnya sebagai ayah. Dia telah diberi konseling empat kali sampai sekarang dan situasinya membaik. Kami akan cari solusi yang positif," ujar Rajani.

Rajani mengatakan gadis itu tidak membagikan perasaannya dengan keluarganya dan memutuskan untuk mencari konseling tentang masalah tersebut. Dia mengatakan perempuan muda itu sedang melanjutkan studinya, dan keluarganya tinggal di kota Bhopal. Gadis itu tidak memiliki seorang ibu dan dia adalah anak bungsu dari tiga bersaudara.

Menurut ANI News, ketika ditanya alasan kenapa dia melapor ke pengadilan keluarga Bhopal, dia mengaku mempercayai ayahnya dan tidak menyangka kalau dia curang.

Pengadilan keluarga, yang dibentuk untuk menangani kasus hukum rumah tangga, mengatakan perempuan itu mengaku telah kehilangan kepercayaan terhadap ayahnya dan mengatakan ayahnya harus kalah Ludo demi kebahagiaannya. Sebelumnya hubungan ayah anak itu baik sebelum permainan Ludo membuat hubungan keduanya menegang.

Sarita mengatakan perempuan itu kini lebih tenang dan positif setelah beberapa kali konseling.

Sarita Ranjani mengatakan kasus ini mencerminkan banyak perubahan yang terjadi di masyarakat selama lockdown di mana seseorang kecewa karena berharap terlalu lebih dari setiap orang selama krisis.

Sumber:

https://theprint.in/india/beaten-by-father-in-ludo-mp-woman-goes-to-family-court-with-breach-of-trust-complaint/511433/

https://timesofindia.indiatimes.com/city/bhopal/mp-losing-in-ludo-game-made-daughter-approach-family-court-against-father/articleshow/78348285.cms






Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

4 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


Begini Aturan Permainan Sepak Bola Amputasi

8 hari lalu

Begini Aturan Permainan Sepak Bola Amputasi

Aturan permainan sepak bola amputasi mirip dengan sepak bola pada umumnya. Namun ada beberapa perbedaan, ukuran dan jumlah pemain misalnya.


80 Tebak-tebakan Lucu yang Menghibur untuk Isi Waktu Luang

18 hari lalu

80 Tebak-tebakan Lucu yang Menghibur untuk Isi Waktu Luang

Berikut tebak-tebakan lucu yang bisa Anda mainkan untuk mengisi waktu luang bersama teman dan keluarga


Penjualan Mobil di Cina Agustus 2022 Tembus 1,87 Juta Unit

22 hari lalu

Penjualan Mobil di Cina Agustus 2022 Tembus 1,87 Juta Unit

Penjualan mobil ramah lingkungan di Cina, termasuk mobil listrik, Agustus lalu mencapai 529 ribu unit.


Jokowi Minta Ekonom Berpikir Bak Kancil yang Melompat-lompat

24 hari lalu

Jokowi Minta Ekonom Berpikir Bak Kancil yang Melompat-lompat

"Karena keadaan tidak normal, dibutuhkan pemikiran yang Abunawas, yang kancil-kancil gitu, agak melompat-lompat," kata Jokowi kepada para ekonom.


8 Ide Kencan untuk Menjaga Hubungan Jangka Panjang Tetap Langgeng

27 hari lalu

8 Ide Kencan untuk Menjaga Hubungan Jangka Panjang Tetap Langgeng

Mirip dengan tanaman yang membutuhkan air dan matahari, sebuah hubungan membutuhkan perawatan dan dukungan


Gubernur BI Usul Gerakan Meronda Inflasi untuk Lindungi Rakyat, Apa Maksudnya?

27 hari lalu

Gubernur BI Usul Gerakan Meronda Inflasi untuk Lindungi Rakyat, Apa Maksudnya?

Gubernur Bank Indonesia atau BI, Perry Warjiyo menilai pentingnya gerakan secara nasional untuk pengendalian inflasi pangan.


Ayah Tantri Kotak Dilarikan ke ICU, Tak Sadarkan Diri setelah Jatuh dari Tangga

28 hari lalu

Ayah Tantri Kotak Dilarikan ke ICU, Tak Sadarkan Diri setelah Jatuh dari Tangga

Tantri Kotak mengatakan perasaannya patah karena tidak bisa melakukan banyak hal ketika ayahnya tak sadarkan diri dan dilarikan ke ICU.


Harga Minyak Dunia Anjlok Jadi USD 86,61 per Barel, Dipicu Sentimen Apa Saja?

29 hari lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok Jadi USD 86,61 per Barel, Dipicu Sentimen Apa Saja?

Harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun US$ 2,94 atau 3,3 persen menjadi US$ 86,61 per barel.


Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

29 hari lalu

Covid-19, Aktivitas Warga Shenzhen Dibatasi

Sejumlah area di Shenzhen memutuskan memperpanjang pembatasan aktivitas warga demi meredam wabah Covid-19.