Selasa, 22 September 2020

Sekolah Swasta Kenya Ubah Ruang Kelas Jadi Peternakan Ayam karena Lockdown

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak ayam berkeliaran di ruang kelas yang dijadikan peternakan karena lockdown virus corona (Covid-19) menyebabkan sekolah swasta kehilangan pendapatan, Wang'uru, Kenya, 28 Agustus 2020.[REUTERS]

    Anak ayam berkeliaran di ruang kelas yang dijadikan peternakan karena lockdown virus corona (Covid-19) menyebabkan sekolah swasta kehilangan pendapatan, Wang'uru, Kenya, 28 Agustus 2020.[REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruang kelas diubah menjadi peternakan ayam ketika lockdown virus corona memaksa sekolah di Kenya tutup.

    Ruang kelas sekolah swasta Roka Preparatory, yang di masa normal dipenuhi riuh siswa-siswi, kini dijejali ayam yang berkeliaran dan berkokok.

    Kelasnya dijadikan kandang ayam, sementara lapangan sekolah yang dulunya dipakai bermain sepakbola, sekarang disemai bibit bayam. Alih fungsi sekolah ini terpaksa dilakukan untuk menambah pendapatan sekolah yang hilang selama krisis virus corona.

    Koridor sekolah Roka Preparatory sepi sejak Maret 2020 ketika Kenya menutup sekolahnya tiga hari setelah kasus pertama Covid-19 terdeteksi, menurut laporan Reuters.

    Pada 9 September, Kenya mencatat 35.460 kasus virus corona, 607 kematian, dan 21.557 pasien yang sembuh, kata kementerian kesehatan. Kenaikan mulai melambat pada Agustus tetapi tidak jelas apakah itu karena tingkat tes Covid-19 yang lebih rendah atau karena kekurangan alat tes.

    Penutupan sekolah berarti menghilangkan pendapatan sekolah, terutama sekolah swasta, yang bisa memaksa sekolah ditutup permanen.

    "Saya harus memikirkan bagaimana menggunakan ruang kelas karena terlihat menyeramkan," kata James Kung'u, kata kepala sekolah swasta Roka kepada Reuters, dikutip 11 September 2020.

    James Kung'u juga mengurus sayuran di ladang yang terletak di sekitar 100 kilometer timur laut ibu kota Kenya, Nairobi, untuk menambah pundi sekolah.

    "Ketika Anda bangun pagi, dan melihat kelas-kelas kosong, itu sangat mengecewakan," ujar Kung'u, yang mengepalai sekolah swasta dengan 530 murid.

    Kung’u mengatakan telah mengubah fungsi lahan Roka menjadi peternakan dan pertanian agar sekolah tidak bangkrut. Sekolah ini telah kehilangan 20 juta shillings (sekitar Rp 2 miliar), tetapi masih bisa membayar sebagian gaji para guru.

    Menurut Asosiasi Sekolah Swasta Kenya, 11.400 sekolah dasar dan menengah swasta Kenya mendidik sekitar 2,6 juta siswa.

    Peter Ndoro, ketua asosiasi, mengatakan sekitar 150 sekolah sudah gulung tikar. Dia mengatakan sebagian besar dari 158 ribu guru yang bekerja di sekolah swasta sedang cuti tanpa digaji.

    Ada beberapa sekolah yang mampu memberlakukan pembelajaran jarak jauh, tetapi tidak semua murid maupun guru yang terhubung ke internet, dan akhirnya mereka harus mencari cara kreatif untuk menghasilkan uang.

    Sekolah diharapkan tutup setidaknya hingga Januari. Kementerian pendidikan Kenya mengatakan bahwa sekolah dapat dibuka kembali ketika jumlah kasus Covid-19 menurun secara substansial.

    FERDINAND ANDRE | REUTERS

    Sumber:

    https://uk.reuters.com/article/uk-health-coronavirus-kenya-schools/chickens-roost-in-kenyas-empty-classrooms-amid-covid-19-shutdown-idUKKBN26116P


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.