Untuk Pertama Kalinya Uni Emirat Arab dan Israel Terhubung via Telepon

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berfoto saat gedung balai kota dinyalakan dengan bendera nasional Uni Emirat Arab menyusul pengumuman kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab, di Tel Aviv, Israel 13 Agustus 2020. [REUTERS / Ammar Awad]

    Seorang pria berfoto saat gedung balai kota dinyalakan dengan bendera nasional Uni Emirat Arab menyusul pengumuman kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab, di Tel Aviv, Israel 13 Agustus 2020. [REUTERS / Ammar Awad]

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk pertama kalinya warga Uni Emirat Arab dan Israel bisa berkomunikasi langsung lewat sambungan telepon pada Ahad setelah kesepakatan kedua negara diumumkan pada Kamis dan membuka peluang kerja sama lebih luas.

    Ketika kemarahan memuncak di negara-negara yang memprotes normalisasi itu, sejumlah kecil warga menyambutnya gembira.

    Salah satunya diaspora Yahudi di Dubai yang senang dengan pembukaan jalur komunikasi dua negara. Mereka kini bisa berkomunikasi via telepon dengan keluarga mereka di Israel.

    "Seperti merasakan mukjizat terus-menerus karena semua halangan ini pupus dan orang-orang pada akhirnya dapat berkumpul dan mulai berbicara," kata Ross Kriel, presiden Dewan Yahudi Emirates, dikutip dari ABC News, 17 Agustus 2020.

    Panggilan telepon langsung dari Israel telah diblokir di Uni Emirat Arab, sebuah federasi sekutu AS dari tujuh kerajaan di Jazirah Arab, sejak didirikan pada 1971.

    Negara-negara Arab menuntut Israel harus terlebih dahulu memberikan konsesi kepada Palestina sebelum terhubung dengan negara Arab.

    Jurnalis Associated Press (AP) telah mencoba melakukan panggilan antarnegara namun tidak berhasil setelah pengumuman kesepakatan Uni Emirat Arab dan Israel pada Kamis.

    Namun pada Ahad sekitar pukul 1:15 siang waktu setempat, jurnalis AP di Yerusalem dan Dubai dapat saling menelepon dari telepon rumah dan telepon seluler yang terdaftar dengan kode negara Israel +972.

    Reuters juga bisa melakukan beberapa panggilan telepon dari UEA ke Israel pada Ahad.

    Satu jam lebih kemudian, para pejabat Uni Emirat Arab mengakui bahwa Menteri Luar Negeri Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan telah menelepon mitranya dari Israel Gabi Ashkenazi. Israel kemudian mengkonfirmasi dengan mengatakan pemblokiran telepon telah dicabut dari pihak Uni Emirat Arab.

    Menteri Komunikasi Israel Yoaz Hendel memberi selamat kepada Uni Emirat Arab karena telah mencabut pemblokiran.

    "Saya mengucapkan selamat kepada Uni Emirat Arab atas pencabutan pemblokirannya," kata Menteri Komunikasi Israel Yoaz Hendel di Twitter, dikutip dari Reuters.

    "Banyak peluang ekonomi sekarang akan terbuka, dan langkah-langkah membangun kepercayaan ini penting untuk memajukan kepentingan negara," tutur Hendel.

    Selain sambungan telepon, situs web berita Israel yang sebelumnya diblokir juga dibuka pada Ahad, seperti Times of Israel, Jerusalem Post dan YNet. Situs daring media Israel kini dapat diakses tanpa menggunakan VPN.

    Sebelum normalisasi, akan muncul pesan otomatis dalam bahasa Arab dan Inggris yang mengatakan panggilan ke nomor +972 tidak dapat disambungkan.

    Beberapa orang di Israel biasanya menggunakan nomor ponsel Palestina dengan +970 nomor, yang bisa tersambung di UEA.

    Israel dan Uni Emirat Arab pada Kamis mengumumkan bahwa mereka membangun hubungan diplomatik penuh dalam kesepakatan yang ditengahi AS. Kesepakatan bersejarah itu memberikan kemenangan kebijakan luar negeri kepada Presiden Donald Trump ketika dia berupaya terpilih kembali pada pilpres AS tahun ini.

    Delegasi Israel dan UEA akan bertemu dalam beberapa minggu mendatang untuk menandatangani perjanjian bilateral yang mencakup sektor-sektor termasuk investasi, pariwisata dan penerbangan langsung, serta pembukaan kedutaan masing-masing.

    Pada Sabtu, kesepakatan bisnis pertama ditandatangani sejak pengumuman normalisasi. Reuters melaporkan perusahaan investasi Emirati APEX National Investment dan Israel Tera Group akan bekerja sama dalam penelitian dan pengembangan terkait Covid-19, termasuk perangkat pengujian.

    Kementerian luar negeri UEA mengatakan negara itu mengharapkan kesepakatan visa dengan Israel segera, dengan mengatakan rincian lebih lanjut akan diumumkan pada waktunya.

    Saat ini warga Israel yang ingin mengunjungi UEA atau warga Uni Emirat Arab yang ingin mengunjungi Israel, bisa datang dengan mendapatkan visa khusus, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri UEA dan Kementerian Dalam Negeri Israel.

    Banyak warga dan pejabat Israel telah mengunjungi Uni Emirat Arab dengan visa khusus untuk acara olahraga dan konferensi internasional, seperti saat Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel datang untuk menyaksikan atlet Israel berkompetisi dalam turnamen judo internasional di Abu Dhabi pada Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.