Selasa, 22 September 2020

Trump Sebut sudah Lama Tidak Bicara dengan Xi Jinping

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan saat makan malam di Mar-a-Lago, April 6, 2017, in Palm Beach, Florida.

    Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping berjabat tangan saat makan malam di Mar-a-Lago, April 6, 2017, in Palm Beach, Florida.

    TEMPO.COWashington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan hubungannya dengan Presiden Cina, Xi Jinping, melemah di tengah merebaknya pandemi Corona atau Covid-19.

    Trump mengatakan dia sudah lama tidak berbicara dengan Xi.

    “Saya dulunya punya hubungan sangat bagus dengannya,” kata Trump kepada Fox Sports Radio seperti dikutip Reuters pada Selasa, 11 Agustus 2020.

    Trump menyebut Fase Satu perjanjian dagang, yang disepakati pada 2019 dan diteken pada awal 2020.

    “Saya dulu punya hubungan bagus sekali dengan Presiden Xi. Saya suka dia, tapi saya tidak merasa sama sekarang,” kata Trump.

    Dia mengatakan perasaannya berubah terkait Covid-19.

    “Saya tentunya merasa berbeda. Saya dulu punya hubungan sangat bagus dengannya. Dan sekarang saya sudah lama tidak bicara dengannya,” kata dia.

    Trump akan mengikuti pemilu Presiden AS pada 3 November 2020 untuk bisa memenangkan periode kedua sebagai Presiden.

    Dia menjadikan isu menantang Cina sebagai bagian dari isu kunci pada kampanye Presiden 2016. Trump menyebut hubungan baik dengan Xi saat periode pertama sebagai Presiden.

    Pandemi Covid-19 merebak pada Desember 2019 dan menyebar ke berbagai negara termasuk AS. Amerika menempati urutan teratas jumlah kasus dan korban jiwa yaitu masing-masing lebih dari 5,1 juta kasus dan lebih dari 164 ribu kasu kematian seperti dilansir situs Johns Hopkins University. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.