PM Scott Morrison Dukung Masker Wajah Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang terlihat berjalan di depan Gedung Opera Sydney dan Jembatan Pelabuhan Sydney setelah lockdown untuk mencegah virus corona (Covid-19) dilonggarkan di Sydney, Australia, 23 Juni 2020. [REUTERS / Loren Elliott / File foto]

    Orang-orang terlihat berjalan di depan Gedung Opera Sydney dan Jembatan Pelabuhan Sydney setelah lockdown untuk mencegah virus corona (Covid-19) dilonggarkan di Sydney, Australia, 23 Juni 2020. [REUTERS / Loren Elliott / File foto]

    TEMPO.COSydney – Otoritas Australia melaporkan jumlah korban meninggal harian akibat paparan Covid-19 mencapai 14 orang pada Kamis.

    Ini merupakan korban harian terbanyak akibat infeksi virus Corona di Australia.

    Otoritas juga mencatat 700 kasus baru Covid-19 pada Kamis, 30 Juli 2020.

    “Mayoritas kasus baru harian Covid-19 ini berada di negara bagian Victoria,” begitu dilansir Reuters pada Kamis, 30 Juli 2020.

    Pemerintah Victoria telah mewajibkan semua warga untuk memakai masker wajah saat berada di luar rumah.

    Ini membuat total korban meninggal akibat Corona di Australia mencapai 190 orang dengan setengah jumlah korban terjadi di Victoria.

    Ini merupakan negara bagian terpadat kedua di Australia setelah New South Wales.

    Australia sempat membanggakan dirinya mampu mengatasi pandemi Covid-19 secara cepat.

    Namun, gelombang kedua Covid-19 justru terjadi di Victoria selama sekitar satu bulan terakhir. Ini membuat otoritas Victoria menerapkan lockdown di ibu kota Melbourne.

    Sedangkan kasus baru juga bermunculan di Ibu Kota Sydney, New South Wales, yang merupakan negara bagian terpadat di Australia.

    “Kita telah melakukan lockdown (Melbourne) selama beberapa pekan tapi tidak mendapat hasil yang diinginkan. Maka, langkah lanjutan diperlukan,” kata PM Australia, Scott Morrison, kepada media. 

    Premier Victoria, Daniel Andrews, mengatakan semua warga wajib memakai masker wajah Covid-19 atau Corona saat berada di luar rumah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.