Buku Ini Ungkap Klub 48 Kendaraan Cina Pengaruhi Inggris

Grup 48 merupakan kumpulan ratusan elit Inggris yang berperan sebagai perpanjangan tangan Cina di Inggris. [DAILY MAIL]

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah buku hasil riset yang baru terbit mengungkap satu organisasi diberi nama Klub 48 berisikan ratusan elit Inggris yang dipakai Cina untuk mempengaruhi kebijakan Inggris.

Buku berjudul Hidden Hand: Exposing How The Chinese Communist Party Is Reshaping The World mengungkap pengaruh Cina di Inggris sangat luas dan tak terhentikan dengan mengeksploitasi Klub 48 sebagai jaringan Beijing untuk mengundang para elit Inggris.

Daily Mail, 5 Juli 2020, melaporkan Lord Heseltine sebagai pendiri dan pelindung. Heseltine membenarkan hubungannya dengan klub yang merupakan jaringan untuk orang-orang yang terlibat dalam perdagangan dengan Cina.

Di situs resmi Klub 48 juga mencantumkan nama mantan perdana menteri Inggris Tony Blair sebagai tamu terhormat. Begitu juga mantan menteri dalam negeri Jack Straw dan sejumlah petinggi partai politik dan pengusaha ternama di negara itu.

Klub ini memiliki 650 anggota yang membantu perusahaan-perusahaan Inggris masuk ke pasar Cina, Situs klub 48 ini menyebut misinya adalah memainkan peran vital dalam mencairkan defisit budaya antara Cina dan dunia.

Secara khusus klub ini berhubungan dekat dengan mantan perdana menteri Cina Hu Jintao.

Penulis buku yang mengungkap inflitrasi Cina ke Inggris melalui Klub 48, Clive Hamilton, profesor etika publik di Universitas Charles Sturt di Ausralia, mendapat banyak reaksi tajam dari para elit Inggris.

Juru bicara Blair menegaskan dia menghadiri satu acara yang diadakan klub sebagai pembicara untuk orang muda Inggris dan pengusaha Cina tahun 2010.

Melalui juru bicaranya, Blair menjelaskan dia diundang seorang teman berbicara di forum itu tanpa bayaran.

"Itu pertama dan satu-satunya saat Blair melakukan hal yang berhubungan dengan organisasi ini," kata Blair.

Straw sempat mengatakan tidak pernah mendengar klub yang ditulis di buku itu. Beberapa hari kemudian, ketika fotonya muncul saat menerima penghargaan dari klub itu, Straw berujar: "Saya sepenuhnya lupa mengenai itu, itu 13 tahun lalu."

Dia juga mengaku saat menjabat sebagai menteri dalam negeri pernah menghadiri makan malam di acara Klub 48 pada tahun 2007 dan menjadi tamu. Namun dia membantah melakukan lobi untuk Cina.

"Saya tentunya tidak pernah melobi untuk pemerintah Cina," ujarnya.

Hamilton menegaskan bahwa buku ini didasarkan pada penelitian yang cermat, sehingga setiap tanggapan akan ditanggapi dengan kuat.

"Buku ini didokumentasikan dengan cermat. Kami mendukung penelitian kami," tegas Hamilton.

Klub 48 melakukan kegiatan seminar, makan malam dengan anggota, memberikan layanan konsultasi untuk perusahaan-perusahaan Inggris untuk masuk ke pasar Cina.

Buku ini juga mengungkap peran Huawei, raksasa telekomunikasi Cina, yang mendonasikan 50 ribu pound sterling kepada All-Party Parliamentary Group untuk Bisnis Asia Timur pada 2011.

Huawei juga menyumbangkan 8.600 pound sterling pada 2012 dan 2013 ke partai Tory serta 11.250 pound sterling ke Teman-teman Konservatif Cina.

Tak hanya Klub 48, buku Hidden Hand ini juga mengungkap kelompok lain, United Front Work Department yang merekrut 120 ribu pelajar Cina untuk studi di sejumlah universitas di Inggris untuk mempromosikan Cina. Para pelajar ini dikerahkan untuk menghadang demonstrasi anti Cina di Inggris.






Inggris Belum Berencana Kurangi Penggunaan Energi

37 menit lalu

Inggris Belum Berencana Kurangi Penggunaan Energi

Inggris tidak meminta masyarakatnya untuk menggunakan lebih sedikit energi karena yakin bahwa mereka memiliki pasokan yang sangat kuat dan beragam.


Kaspersky Temukan Penginstal Tor Browser Terinfeksi Didistribusikan via YouTube

21 jam lalu

Kaspersky Temukan Penginstal Tor Browser Terinfeksi Didistribusikan via YouTube

Kaspersky mengatakan sebagian besar pengguna yang terkena dampak berasal dari Cina.


Xi Jinping Diprediksi Akan Lebih Menekan Taiwan Jika Terpilih Jadi Presiden

23 jam lalu

Xi Jinping Diprediksi Akan Lebih Menekan Taiwan Jika Terpilih Jadi Presiden

Taiwan memprediksi pemaksaan dan intimidasi dari Cina akan meningkat begitu Presiden Xi Jinping mengambil masa jabatan ketiganya.


Bahlil Singgung Krisis Ekonomi di Inggris dan Lonjakan Inflasi di AS: Jika Tidak Waspada ...

1 hari lalu

Bahlil Singgung Krisis Ekonomi di Inggris dan Lonjakan Inflasi di AS: Jika Tidak Waspada ...

Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyatakan krisis di Inggris adalah contoh potensi musibah ekonomi secara global.


Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

2 hari lalu

Tuduh Barat Dalangi Demo, Iran Kembali Panggil Dubes Inggris

Iran memanggil duta besar Inggris untuk kedua kalinya sejak protes nasional meletus bulan lalu, karena menilai Barat memprovokasi demo


4 Oktober Hari Hewan Sedunia, Sejak Kapan?

2 hari lalu

4 Oktober Hari Hewan Sedunia, Sejak Kapan?

4 Oktober diperingati sebagai Hari Hewan Sedunia, untuk mencintai, menghargai, dan menghormati seluruh spesies hewan. Begini asal usulnya.


Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

3 hari lalu

Inggris Dukung Indonesia Kecam Pencaplokan Ukraina oleh Rusia

Inggris menyambut baik pernyataan penolakan Indonesia tentang referendum palsu Rusia dan pencaplokan secara ilegal wilayah kedaulatan Ukraina.


Inggris Janji Akan Terus Dukung Ukraina

3 hari lalu

Inggris Janji Akan Terus Dukung Ukraina

Inggris memiliki ketahanan strategis untuk mendukung Ukraina sampai perang dengan Rusia dimenangkan


Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

4 hari lalu

Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

Eropa dihantui wabah sifilis sehingga membuat bintang film dewasa berhenti bekerja. Mereka menuntut dibentuknya serikat pekerja bintang film panas. .


Raja Charles III Disebut Tak Akan Hadiri Pertemuan United Nations COP27

4 hari lalu

Raja Charles III Disebut Tak Akan Hadiri Pertemuan United Nations COP27

Sumber di Kerajaan Inggris menyebut Raja Charles III bakal absen dari United Nations COP27 summit, namun hal ini belum dikonfirmasi Kerajaan.