Naik Lagi, Pasien Meninggal karena Corona di Inggris Jadi 33.086

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasien terinfeksi virus corona George Gilbert, 85 dan istrinya Domneva Gilbert, 84, saling berpegangan tangan saat kunjungan singkat karena dirawat di tempat terpisah, keduanya dalam uji TACTIC-R, di rumah sakit Addenbrooke di Cambridge, Inggris, Kamis (21/5/2020). (REUTERS/POOL)

    Pasien terinfeksi virus corona George Gilbert, 85 dan istrinya Domneva Gilbert, 84, saling berpegangan tangan saat kunjungan singkat karena dirawat di tempat terpisah, keduanya dalam uji TACTIC-R, di rumah sakit Addenbrooke di Cambridge, Inggris, Kamis (21/5/2020). (REUTERS/POOL)

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pasien meninggal karena virus corona di rumah sakit - rumah sakit Inggris pada Jumat siang, 26 Juni 2020, bertambah 70 orang. Dengan begitu, jumlah pasien meninggal menjadi 33.086 orang.

    Lembaga Kesehatan di Inggris NHS mengkonfirmasi ada 67 pasien meninggal karena virus corona yang rata-rata usianya 52 tahun – 98 tahun.

    Terdapat tambahan dua pasien meninggal di daerah Wales sehingga total pasien virus corona yang wafat di daerah itu menjadi 1.497 orang.

    Pengunjung mengantre saat masuk supermarket Sainsburys di tengah penyebaran virus Corona di Watford, Inggris, 19 Maret 2020. Hingga kini, Inggris belum mengambil kebijakan lockdown sebagai upaya menekan penyebaran virus Corona. REUTERS/Paul Childs

    Jumlah kematian karena virus corona di wilayah Northern Ireland juga bertambah menjadi 548 orang. Sedangkan di Scotlandia dilaporkan tidak ada laporan baru pasien yang meninggal karena virus corona.

    Sebelumnya pada Kamis, 25 Juni 2020, ada 63 pasien meninggal virus corona sehingga jumlah pasien virus corona yang tidak dapat diselamatkan menjadi 33.016.

    Dikutip dari mirror.co.uk, Departemen Kesehatan Inggris akan mengumumkan data secara total pasien meninggal karena virus corona. Sebelumnya Departemen Kesehatan Inggris memprediksi angka kematian karena virus ini bisa sampai 43 ribu. Proyeksi tersebut muncul di tengah-tengah peringatan kalau lockdown akan diberlakukan lagi jika kasus-kasus baru virus corona naik.    

    Kantor Perdana Menteri Inggris juga memperingatkan masyarakat Inggris bahwa lockdown bisa diperketat lagi menyusul kekhawatiran adanya gelombang kedua virus corona setelah banyak orang berkumpul di pantai-pantai.

    Juru bicara Perdana Menteri Inggris memperingatkan ribuan masyarakat yang ingin berjemur di pantai agar menjauhi pantai Bournemouth dan tidak membuat kegaduhan di sana. Sebab Pemerintah Inggris memiliki wewenang untuk menutup pantai-pantai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.