Trump: Tembok Saya di Mexico Berhasil Halangi Corona

Presiden AS Donald Trump menunjuk ke kerumunan ketika ia memasuki gedung kampanye pemilu pertamanya dalam beberapa bulan di tengah wabah penyakit virus corona, di BOK Center di Tulsa, Oklahoma, AS, 20 Juni 2020.[REUTERS / Leah Millis]

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika, Donald Trump, kembali membuat pernyataan kontroversial. Kali ini soal dinding perbatasan yang ia bangun untuk mencegah masuknya imigran gelap dari Mexico. Trump mengklaim tembok tersebut berhasil mencegah masuknya virus Corona ke Amerika.

"Tembok ini menghentikan COVID-19. Tembok menghentikan apapun," ujar Trump ketika meninjau pembangunan sisi baru tembok tersebut, Selasa waktu Amerika, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Rabu, 24 Juni 2020.

Trump tengah mencoba untuk membangkitkan kembali momentumnya menjelang Pilpres Amerika pada November nanti. Kampanye di Tulsa, yang berlangsung pekan lalu, ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Efeknya tidak sesuai target, diperparah dengan jumlah pendatang yang tak maksimal.

Kejadian di Tulsa membuat Trump memindahkan fokusnya ke Arizona. Arizona adalah salah satu kantung suara penting selain salah satu titik virus Corona terparah di Amerika.

Tembok perbatasan Amerika dan Mexico menjadi amunisi Trump untuk menggaet dukungan, sama seperti kampanyenya dulu. Ia ingin menyakinkan warga Arizona bahwa tembok tersebut berhasil mengamankan mereka dari imigran gelap maupun Corona.

"Perbatasan kita tidak pernah seaman sekarang," ujar Trump saat bertemu dengan Gubernur Arizona, Doug Ducey.

Trump menjanjikan 724 kilometer tembok pembatas sudah terbangun sebelum akhir tahun. Namun hal itu ia sampaikan sebelum pandemi Corona terjadi. Berbagai pihak ragu target akan dicapai walau Pemerintah Amerika sudah menggelontorkan uang US$6,1 miliar untuk kontrak pengerjaannya.

ISTMAN MP | AL JAZEERA






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

6 jam lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

6 jam lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

23 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Amerika cukup jauh hingga lebih dari 10 jam karena perbedaan letak astronomis.


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

2 hari lalu

CDC Temukan Kasus Stroke Pada Lansia Penerima Vaksin Booster Pfizer

Dalam temuannya, CDC menyatakan lansia penerima vaksin booster Covid-19 Pfizer kedua kalinya berpotensi terkena stroke.


Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

2 hari lalu

Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

Selain membunuh, terduga pelaku juga didakwa mencuri barang-barang milik mahasiswa Arab Saudi itu.


Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

2 hari lalu

Kraken Masuk Indonesia, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Booster

Pakar mengatakan apapun varian COVID-19, termasuk XBB.1.5 atau Kraken, protokol kesehatan belum berubah dan vaksin masih bermanfaat.