WHO Serukan Asia Tenggara Segera Bertindak Atasi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pelintas batas yang masuk dari Sarawak Malaysia mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa, 17 Maret 2020. Pemerintah Malaysia memberlakukan lockdown untuk menghentikan laju infeksi virus Corona di negara tersebut. ANTARA/Agus Alfian

    Sejumlah pelintas batas yang masuk dari Sarawak Malaysia mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa, 17 Maret 2020. Pemerintah Malaysia memberlakukan lockdown untuk menghentikan laju infeksi virus Corona di negara tersebut. ANTARA/Agus Alfian

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kesehatan Dunia, WHO menyerukan tindakan agresif segera dilakukan di kawasan Asia Tenggara untuk mengendalikan penularan secara cepat virus Corona.

    Penularan virus Corona yang demikian cepat  mendorong negara-negara di Asia Tenggara menerapkan langkah-langkah drastis dari menutup perbatasan bagi kedatangan orang asing, jam malam, menutup sekolah hingga membatalkan sejumlah acara penting.

    "Kita perlu segera melakukan segala upaya untuk mencegah virus menjangkiti lebih banyak orang," kata Poonam Khetrapal Singh, direktu regional WHO Asia Tenggara.

    Menurut Universitas Johns Hopkins, Malaysia merupakan negara dengan jumlah infeksi virus Corona tertinggi di Asia Tenggara dengan 673 kasus.

    The Star kemarin melaporkan, sejumlah negara yang terjangkit virus Corona terkait dengan acara tablig akbar yang berlangsung dari 27 Februari hingga 3 Maret 2020 di masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur.
    Sekitar 16 ribu orang menghadiri acara ini, dan 14.500 di antaranya merupakan warga Malaysia. Mereka berasal dari 28 negara termasuk Indonesia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

    Kemarin, sebanyak 95 kasus baru COVID-19 terkonfirmasi dari orang-orang yang mengikuti pertemuan itu. Dengan begitu total kasus virus Corona dari kegiatan ini sebanyak 338 kasus.Sejak Senin, warga Malaysia dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mengendalikan penularan virus mematikan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?