Muhyiddin Yassin, dari Era Mahathir Hingga Najib

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendengarkan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam konferensi pers menyusul deregistrasi sementara Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) di Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia 5 April 2018. [REUTERS / Lai Seng Sin]

    Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendengarkan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam konferensi pers menyusul deregistrasi sementara Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) di Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia 5 April 2018. [REUTERS / Lai Seng Sin]

    TEMPO.CO, Jakarta - Tan Sri Muhyiddin bin Haji Muhammad Yassin atau Muhyiddin Yassin, 72 tahun, dipilih Raja untuk menjadi perdana menteri Malaysia menggantikan Mahathir Mohamad yang mengundurkan diri pada 24 Februari lalu.

    Penunjukkan Muhyiddin Yassin mengakhiri krisis politik Malaysia setelah Mahathir tak kunjung menyerahkan jabatannya kepada Anwar Ibrahim, presiden Partai Keadilan sesuai kesepakatan internal koalisi Pakatan Harapan.

    Anwar bersama Mahathir mendirikan Koalisi Pakatan Harapan untuk menjegal Najib Razak maju lagi sebagai perdana menteri dalam pemilu dua tahun lalu.

    Raja menyakini pilihannya akan diterima semua pihak. Minggu besok pagi, Muhyiddin akan mengucapkan sumpah sebagai Perdana Menteri Malaysia kedelapan.

    Muhyiddin yang lahir tanggal 15 Mei 1957 telah malang melintang dalam dunia politik Malaysia sejak tahun 1970-an.

    Muhyiddin yang berasal dari Johor, meraih gelar sarjana ekonomi dan studi Melayu di Universitas Malaya kemudian bekerja di sejumlah perusahaan BUMN Malaysia.

    Karir politiknya dimulai pada tahun 1978 sebagai anggota parlemen Pagoh di Johor. Dia kemudian bergabung dengan United Malay Nationals Organisation atau UMNO sebagai anggota hingga menempati posisi wakil ketua UMNO saat ini. 

    Karir politik Muhyiddin terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Menteri Besar di Johor dari tahun 1986 hingga 1995. Di periode ini, Mahathir menjabat perdana menteri yang pertama kali.

    Muhyiddin kemudian naik panggung politik di tingkat federal dan menduduki sejumlah posisi di kabinet.

    Muhyiddin berhasil selamat saat bersilancar di tengah transisi pemerintahan dari Mahathir dengan mantan Perdana Menteri Abdullah Badawai. Begitu juga ketika krisis politik di masa Perdana Menteri Najib Razak yang memaksanya mundur dan digantikan oleh Mahathir.

    Warisan yang dikenang warga Malaysia dari seorang Muhyiddin adalah ketika dia menjabat sebagai menteri pendidikan di masa Perdana Menteri Najib Razak. Muhyiddin menghapus penggunaan bahasa Inggris dalam mengajar matematika dan ilmu pengetahuan.

    Menurut Muhyiddin, matematika dan ilmu pengetahuan perlu diajar dalam bahasa yang mudah dipahami pelajar, dalam hal ini bahasa Melayu di sekolah-sekolah nasional, Mandarin di sekolah Cina, dan Tamil di sekolah-sekolah Tamil.

    Di masa PM Najib Razak, Muhyiddin menjabat sebagai wakil ketua perdana menteri dari April 2009 Hingga Juli 2015.

    Meski dekat dengan Najib, Muhyiddin tetap vokal mengkritik mega skandal korupsi program 1MDB yang digagas Najib. PM Najib kesal lalu memecat Muhyiddin.

    Setelah itu, Muhyiddin bergabung dengan Mahathir membentuk partai Bersatu sebelum pemilu 2018. Setelah menang pemilu, Mahathir menunjuk dirinya sebagai menteri dalam negeri dan bertanggung jawab pada keamanan dalam negeri.

    Tak lama berselang, Muhyiddin didiagnosa menderita tumor tahap satu di pankreas nya. Dia dirawat di Rumah Sakit Mount Elizabeth. Dia kini sudah pulih dan melakukan sejumlah perjalanan.

    Badai politik dimulai pekan lalu saat Anwar mendesak Mahathir untuk mundur sebagai perdana menteri setelah penyelenggaran APEC yang digelar di Malaysia pada November mendatang.

    Sejumlah partai dalam koalisi kemudian mundur, berupaya membentuk satu koalisi baru bersama oposisi untuk tetap mempertahankan kekuasaan Mahathir. Namun, Mahathir malah memilih mengundurkan diri sebagai perdana menteri Malaysia, dan menolak terlibat dengan UMNO yang pernah dipimpinnya.

    Namun Raja menunjuk Mahathir sebagai perdana menteri interim hingga terpilih perdana menteri defenitif. Raja hari ini memilih Muhyiddin Yassin sebagai perdana menteri Malaysia menggantikan Mahathir.

     THE STAR | CNA| MALAYMAIL | MOTHERSHIP.SG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.