Tentara Amerika di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis membawa pasien terinfeksi virus corona di Chuncheon, Korea Selatan, 22 Februari 2020. Sebanyak 7 orang meninggal akibat virus corona dan ratusan lainnya terinfeksi. Yonhap via REUTERS

    Petugas medis membawa pasien terinfeksi virus corona di Chuncheon, Korea Selatan, 22 Februari 2020. Sebanyak 7 orang meninggal akibat virus corona dan ratusan lainnya terinfeksi. Yonhap via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang tentara Amerika dari United States Forces Korea (USFK) yang ditempatkan di Kota Chilgok, Korea Selatan, dinyatakan positif terkena virus Corona COVID-19.

    Prajurit berusia 23 tahun di Camp Carroll saat ini dikarantina di kediamannya di luar markas, menurut USFK pada Rabu, dikutip dari Yonhap, 26 Februari 2020.

    Chilgok, kota yang terletak sekitar 220 kilometer di tenggara Seoul, berada di dekat Kota Daegu, di mana wabah virus Corona telah menyebar dengan cepat dalam beberapa hari terakhir.

    Ini adalah pertama kalinya seorang anggota kesatuan USFK telah terinfeksi virus, meskipun seorang janda 61 tahun dari anggota USFK yang tinggal di Daegu dinyatakan positif COVID-19 pada hari Senin.

    Tidak segera jelas bagaimana ia tertular virus itu. Dari total 1.146 kasus yang dikonfirmasi di Korea Selatan, 944 pasien, lebih dari 82 persen, adalah penduduk Daegu dan Provinsi Gyeongsang Utara di sekitarnya, menurut statistik resmi.

    Sejumlah petugas menyemprotkan cairan desinfektan setelah mewabahnya virus corona di sebuah pusat perbelanjaan di Daejeon, Korea Selatan, 22 Februari 2020. Total penduduk Korea Selatan yang terinfeksi mencapai 433. Yonhap via REUTERS

    Pejabat kesehatan Korea Selatan dan AS sedang melacak kontak anggota yang terinfeksi untuk menentukan paparan apa yang ditularkan orang lain kepadanya, ketika ia mengunjungi Camp Walker di Daegu pada hari Senin dan tinggal di Camp Caroll dari Jumat hingga Selasa, menurut USFK.

    "USFK menerapkan semua tindakan pengendalian yang tepat untuk membantu mengendalikan penyebaran COVID-19 dan tetap pada tingkat risiko 'tinggi' untuk seluruh semenanjung USFK sebagai langkah bijak melindungi pasukan," kata USFK dalam rilisnya.

    Hal ini juga membatasi perjalanan instalasi semua anggota, serta pertemuan penting bersifat non-misi, dan menerapkan proses yang lebih keras untuk mengakses garnisun di seluruh negeri.

    Dikutip dari CNN, sebelumnya dilaporkan delapan belas tentara Korea Selatan dipastikan terinfeksi, dan kementerian pertahanan negara itu telah memberlakukan pembatasan besar pada tentara yang meninggalkan pangkalan mereka karena kekhawatiran seputar virus.

    Pada jam 9 pagi hari Rabu, Korea Selatan telah melaporkan 1.146 kasus virus Corona yang dikonfirmasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.